Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tiga Perkara Istimewa yang Selalu Diminta Nabi Muhammad Dalam Doa Usai Salat

Rojiful Mamduh • Rabu, 25 September 2024 | 12:26 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

RadarJombang.id - Anggota Komisi Dakwah MUI Jombang, KH Khairil Anam, menjelaskan perkara yang istimewa yang selalu diminta nabi muhammad usai salat.

Hal itu, diungkapkannya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (23/9).

’’Ada tiga perkara istimewa yang selalu diminta Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dalam doa usai salat,’’ tuturnya.

 Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdikir padaMu, bersyukur padaMu, dan memperbagus ibadah padaMu.

Pertama, selalu zikir atau ingat Allah SWT. Zikir ibarat ruh yang ada pada badan manusia.

Sehingga manusia yang tidak berzikir ibarat badan tidak ada ruhnya.

’’Kalau tidak ada ruhnya, maka tidak ada manfaatnya. Dengan selalu berzikir maka hidup manusia menjadi bermanfaat dan harapannya menjadi selamat dunia akhirat,’’ terangnya.
Orang yang banyak zikir akan beruntung. Sebagaimana disebutkan dalam QS Aljumuah 10. Dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

Orang yang cerdas atau ulul albab selalu berzikir dalam segala keadaan. Sebagaimana disebutkan dalam QS Ali Imron 191.

Ulul albab yaitu orang-orang yang mengingat Allah SWT sambil berdiri, duduk dan dalam keadaan berbaring.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Tiada yang disesali para penghuni surga kecuali atas waktu yang terlewat tanpa zikir.

Kedua, selalu bersyukur. ’’Bersyukur kelihatannya mudah, kenyataannya susah. Buktinya, sedikit yang bisa bersyukur,’’ terangnya.

Baca Juga: Habib Muhammad Ungkap Inti Dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Sebagaimana disebutkan dalam QS Saba' 13. Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.

’’Bersyukur itu jangan menunggu kalau sudah punya yang megah, mewah dan indah. Yang ada saja kalau mau angan-angan  rasanya tidak ada yang tidak mau bersyukur,’’ bebernya.

Ada seorang raja ingin membangun istana megah dan mewah. Maka dibebaskanlah tanah dari para pemiliknya.

Ada satu rumah reot yang dihuni oleh seorang kakek tua, tidak mau dibebaskan.  Bahkan tekadnya hidup mati tetap di siitu. Para pengawal raja sudah turun semua untuk merayu si kakek, ternyata tidak mempan.

Sang raja akhirnya turun sendiri. Tiba di rumah kakek tua tadi, sang raja melihat si kakek lisannya tak henti-hentinya mengucapakan alhamdulillah.

Sang raja bertanya; Kamu kok tak berhenti mengucapakan alhamdulillah, yang kamu syukuri itu apa?

Rumah kamu reot, tak punya apa apa. Si kakek tua menjawab, aku bersyukur karena mataku masih bisa melihat.

Banyak orang yang matanya tidak bisa melihat. Telingaku masih normal, kakiku masih bisa digunakan untuk jalan. Itu yang aku syukuri.

Sang raja terpukul dengan jawaban si kakek. Kalau kakek itu bisa bersyukur, kenapa saya yang begini ini kok masih merasa kurang saja.

Orang yang bersyukur akan diridai oleh Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam QS Azzumar 7. Dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridai kamu.

Ketiga, memperbagus ibadah. Yakni dengan melaksanakan semua rukun dan sunahnya. Kemudian meniatkannya ikhlas karena Allah SWT. Serta melaksanakan ibadah sesuai ilmunya.

Inilah sebabnya, Rasulullah mewajibkan kita terus mencari ilmu hingga wafat. Karena semakin punya ilmu, maka ibadah kita akan semakin bagus. (jif/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#istimewa #doa #Perkara #Binrohtal #nabi muhammad #salat