RadarJombang.id - Pengasuh PP Al Muhsinin, Tugu, Kepatihan, Habib Muhammad bin Salim Assegaf, menjelaskan pentingnya minta doa kepada orang saleh.
’’Sejak zaman dahulu, tradisi minta doa kepada orang saleh sudah ada,’’ tuturnya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Selasa (16/7).
Habib Muhammad mencontohkan Ummu Sulaim. Dia membawa anaknya, Anas bin Malik, yang berusia 10 tahun sowan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam untuk minta doa.
Nabi lantas mendoakan; Ya Allah, berikanlah ia harta dan keturunan serta berkahilah hidupnya.
Alhasil, Anas akhirnya berumur panjang. ’’Anas bin Malik wafat dalam usia 110 tahun,’’ terangnya.
Hartanya banyak, anaknya juga banyak. ’’Anaknya 125. Dari jumlah itu, yang perempuan hanya dua,’’ tambahnya.
Setiap kali khatam Quran, Anas selalu mengumpulkan anak-anaknya untuk diajak doa bersama.
Anas banyak meriwayatkan hadis Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.
Di antaranya, pesan Nabi kepadanya; Setiap ketemu orang ucapkanlah salam, karena itu bisa memanjangkan umur.
Setiap masuk rumah, ada orang atau tidak, ucapkanlah salam. Karena itu menjadikan rumah berkah.
Kerjakan salat Duha meskipun dua rakaat. Karena salat Duha itu tanda orang baik dan kembali kepada Allah SWT.
Sejak usia 10 tahun, Anas diserahkan ibunya kepada Nabi.
Ibunya berkata; Ya Rasulullah, tidak ada seorang pria dan wanita pun dari kaum Ansor yang menghadapmu kecuali mereka memberikan hadiah kepadamu.
Aku tidak memiliki apa-apa untuk dijadikan hadiah selain anak ini. Ambillah ia dan jadikanlah ia pembantumu, ya Rasulullah.
Nabi menerima Anas dengan wajah yang menunjukkan kebahagiaan. Anas mendampingi Nabi selama 10 tahun.
Anas bercerita: Rasulullah manusia yang paling baik akhlaknya. Beliau manusia yang paling lapang dada dan penyayang.
Beliau pernah menyuruhku untuk membeli sesuatu dan aku pun keluar untuk membelinya.
Di tengah jalan, aku berniat untuk bermain bersama anak-anak di pasar dan aku tidak melakukan apa yang diperintahkan Rasululullah.
Hingga aku merasakan ada seorang pria yang berdiri di belakangku dan ia mengelus pundakku, lalu aku pun menoleh ke belakang, ternyata Baginda Nabi.
Beliau tersenyum seraya berujar: ‘Wahai Anas, apakah engkau sudah melakukan apa yang aku suruh?
Baca Juga: Binrohtal 2.194, 4 Jenis Manusia di Dunia Dalam Menjalani Hidup
Aku merasa grogi dan berkata: ‘Baik, aku akan melakukannya sekarang, ya Rasulullah.
Nabi sangat lapang dada. Anas berkata; Demi Allah, aku sudah membantu Nabi 10 tahun lamanya.
Atas apa yang aku lakukan, beliau tidak pernah berkata: ‘Mengapa engkau lakukan ini?’
Dan beliau tidak pernah berkata atas apa yang tidak aku kerjakan: Mengapa engkau tidak mengerjakannya?
Baca Juga: Binrohtal 2.193, Inilah 3 Golongan Besar Umat Nabi Muhammad di Akhirat Nanti
Salah satu nasihat Nabi kepada Anas: Anakku, apabila engkau mampu berada di pagi dan sore hari tanpa ada dengki di hatimu pada siapa pun, maka lakukanlah.
Karena yang demikian termasuk sunahku. Barangsiapa yang menghidupkan sunahku, maka ia telah mencintaiku.
Barangsiapa yang mencintaiku, maka kelak ia akan berada di surga bersamaku. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW