Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.167, Tipuan Setan yang Harus Diwaspadai

Rojiful Mamduh • Rabu, 22 Mei 2024 | 13:39 WIB

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

RadarJombang.id - Anggota komisi dakwah MUI Jombang, KH Khairil Anam Denanyar, menjelaskan pentingnya mewaspadai tipuan setan.

Hal itu diungkapnya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (20/5).

’’Setan bersumpah di hadapan Allah SWT, Demi keagunganMu dan kemuliaanMu aku tidak henti-hentinya menyesatkan anak cucu Nabi Adam selama ruh masih ada pada dirinya,’’ tuturnya. Sebagaimana disebutkan dalam QS Sod 82-83.

Dengan niat dan tekad itu setan berusaha sekuad tenaga bahkan mati-matian menggoda, merayu manusia agar berbuat dosa.

Semua lini kehidupan manusia tidak ada yang luput dari serangan setan.

’’Dimana saja, kapan saja dan dalam keadaan bagaimana akan selalu di goda oleh setan. Di jalan, di rumah, kamar mandi, di WC bahkan saat hubungan suami istri, setan juga menggoda,’’ terangnya.

Ketika manusia diserang bertubi-tubi oleh setan, maka manusia harus ganti melakukan serangan balik.

Sebab jika tidak, tentu manusia kalah dan akhirnya jadi celaka.

’’Dengan cara apa manusia menyerang setan? Ada pengakuan dari setan sendiri, dia berkata aku merusak manusia dengan perbuatan dosa dan manusia merusak aku dengan istighfar dan kalimat la ilaha illallah. Oleh karena itu perbanyaklah membaca istighfar dan kalimah toyyibah,’’ urainya.

Ada banyak cara yang dilakukan setan dalam menyesatkan anak Adam.  Di antaranya:

Pertama tazyin, atau kamuflase menghiasi perkara seolah baik. 

Baca Juga: Binrohtal 2.164, Berikan yang Terbaik untuk Sedekah Terbaik

Misalnya ketika seseorang mendengar azan pada malam musim dingin dan berkata kepadanya, ’’Tetap santai di tempat tidur, kamu lelah dan letih.’’

Kedua talbis atau menipu. Setan mencoba menipu pikiran manusia dengan meyakinkan dia bahwa larangan sebenarnya diperbolehkan.

Sebagai contoh, seseorang ingin mendapatkan pinjaman berbasis bunga dari bank untuk membeli rumah atau apartemen.

Maka setan mengatakan kepadanya bahwa ini pinjaman diperbolehkan, karena tidak berbuat jahat kepada orang lain.

Ketiga taswif, setan turut berupaya menghasut orang lain agar menunda untuk bertobat.

Setan membuat manusia terus menunda untuk bertobat, dengan mengatakan masa muda merupakan tahap yang terindah, dan tobat bisa dilakukan di lain waktu.

Keempat tahwin, meremehkan hal kecil seperti dosa kecil. Setan mengajak manusia untuk meremehkan dosa-dosa kecil.

Setan menyatakan bahwa orang lain jauh lebih banyak melakukan dosa besar.

Kelima, setan berupaya membuat manusia tidak berada dalam jalan yang lurus. Misal dengan mengatakan, kalau kamu taat, nanti orang lain akan memusuhi dan mengejek.

Keenam at-taiys, membuat manusia putus asa dalam bertobat.  Setan menyatakan, dosamu terlalu besar, sehingga sulit untuk diampuni.

Ketujuh, setan turut hadir pada manusia yang marah. Dia datang melawan pikiran orang yang waras.

Kedelapan, setan menjadikan manusia tinggi angan-angan, mendorong manusia takut akan kemiskinan. Kemudian menghasut manusia kaya dengan jalan yang haram.

Baca Juga: Binrohtal 2.162, Keutamaan Umat Nabi Muhammad SAW

Kesembilan, setan membuat indah keburukan manusia, dan tidak toleran terhadap yang lain.

Dia terus membuat orang lebih fanatik, dan memotivasi manusia agar merendahkan orang lain.

Imam Ghazali menjelaskan, untuk menutup akses setan, kita harus tahu pintu-pintu masuknya.

Di antaranya, pintu amarah dan syahwat. Pintu dengki dan iri hati. Pintu makan minum secara berlebihan.

Pintu cinta dunia, pintu tergesa-gesa, dan pintu buruk sangka kepada sesama umat Islam.

Tipu daya setan sesungguhnya tidak berpengaruh bagi orang takwa yang jiwa dan hatinya bersih. 

Sebagaimana ditegaskan dalam QS Annahl 99. Tipu daya setan juga akan sulit menembus orang yang hatinya bersih dan makanannya halal.

Sebagaimana ditegaskan dalam QS Albaqarah 168. (jif/naz)

 

Editor : Achmad RW
#Diwaspadai #tipuan #Binrohtal #setan