Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Berawal Dari Iseng Daftar Beasiswa, Pemuda Diwek Jombang Ini Justru Bisa Kuliah di Al Azhar Mesir

Wenny Rosalina • Sabtu, 8 Februari 2025 | 14:32 WIB
Fiqi Wahyudi, Pemuda Diwek Jombang yang kini jadi mahasiswa di Al Azhar Kairo Mesir
Fiqi Wahyudi, Pemuda Diwek Jombang yang kini jadi mahasiswa di Al Azhar Kairo Mesir

RadarJombang.id - Mengenyam pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo Mesir bukan menjadi salah satu target yang dicanangkan Fiqi Wahyudi dalam hidupnya.

Namun, setelah menjalani perkuliahan di Mesir, ia mengaku sangat bersyukur. Sebab, baginya Mesir merupakan kiblat ilmu.

”Iseng daftar beasiswa, eh malah keterima, alhamdulillah,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Putra pasangan Mashudin dan Munawaroh merupakan warga Kedawong, Kecamatan Diwek yang kini tinggal di Madinatun Nasr Kairo Mesir.

Ia kuliah di Fakultas Syariah dan Qonun Prodi Syariah Islamiyah mulai tahun 2021.

Sebelum ke Mesir, ia menempun sekolah di MI Miftahul Ulum Kedawong, kemudian lanjut di MTs Terpadu Almunawaroh Ngemplak Ngudirejo, Diwek dan MA Al Munawaroh.

Sejak 2021, ia kuliah di Kairo, Mesir, menggunakan beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur.

Mesir menjadi tempat tujuannya untuk belajar karena Mesir menjadi kiblat ilmu. Selain itu banyak ulama yang lahir dari Mesir.

Meski berangkat dari iseng daftar, ia tetap mempersiapkan diri, minimal dengan menguasai ilmu bahasa, utamanya bahasa Arab.

Karena telah memiliki bekal yang cukup dalam kemampuan berbahasa Arab, ia merasa perkuliahannya relatif lancar.

Sebab, seluruh mata kuliah yang diberikan disampaikan dalam bahasa Arab.

”Kalau metode belajarnya sama saja dengan Indonesia, mungkin dari cara mengajar saja bahasanya pakai bahasa Arab, itulah kenapa kemampuan bahasa Arab sangat penting,” kata warga Kedawong yang bercita-cita sebagai bisnismen tersebut.

Selain kemampuan bahasa Arab, mahir membaca dan memahami kitab kuning juga menjadi salah satu hal yang harus dimiliki calon mahasiswa Universitas Al Azhar.

Hafalan Alquran untuk dapat beasiswa minimal harus hafal 4 juz. Namun Fiqi telah hafal 30 Juz. ”Saya insya Allah sudah 30 juz,” jelas.

Ada tiga tahapan tes yang harus dilalui sebelum dinyatakan diterima beasiswa dan bisa kuliah di Mesir.

Tes tahap pertama adalah seleksi administrasi, mulai dari akta kelahiran, ijazah, rekomendasi dari pondok pesantren.

”Setelah dinyatakan lulus saya baru menyetorkan berkas-berkas itu,” jelas pria yang hobi bermain sepak bola tersebut.

Tahap kedua adalah tes baca kitab kuning gundul, tentang kaidah-kaidah bahasa Arab dari segi nahwu sorof balagho.

Yang ketiga adalah tes tulis sekitar 90 butir soal, mencakup kaidah bahasa Arab secara teks tertulis. ”Kalau di bahasa Inggris seperti TOEFL,” tambahnya.

Pada tes ketiga juga ada tes lisan, sebagai bukti bisa atau tidak bisa memahami apa yang sedang dibicarakan menggunakan bahasa Arab. ”Yang ngetes orang Arab langsung,” jelasnya.

Untuk mendapatkan beasiswa itu, Fiqi juga harus menunggu cukup lama, karena terkendala Pandemi Covid-19 menjelang tes kedua.

”Ini tahun terakhir saya di sini, di sini tidak ada skripsi atau tugas akhir untuk S1, untuk S2 baru ada, untuk menentukan kelulusan hanya ujian tulis dan lisan saja di sini,” jelasnya.

Selain menjalani perkuliahan, Fiqi juga memiliki banyak kegiatan, salah satunya talaqqi atau belajar Alquran langsung dengan para syekh yang terkenal di Mesir.

Ia mengaku senang bisa merasakan tinggal di Mesir. Di sana, ia mampu merasakan suhu atau cuaca yang ekstrem.

Jika musim panas, bisa mencapai 50 derajat celcius, jika musim dingin bisa di bawah 10 derajat celcius.

”Itu sih yang bikin aktivitas di luar rumah lebih berat,” jelasnya.

Salah satu culture shock yang ia alami ketika awal-awal tinggal di Mesir adalah minimnya rambu lalu lintas di jalanan. ”Nyetir ngawur aja di sini,” pungkasnya. (wen/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#mesir #Jombang #pemuda #diwek #al azhar #Beasiswa