RadarJombang.id - Yulia Puspita Arum saat ini tengah berjuang menyelesaikan studi S2 di Monash University Australia.
Wanita asal Desa Pagerwojo, Perak Jombang ini mengaku sudah sejak lama ingin menjadi mahasiswa dan kuliah di luar negeri salah satunya Australia.
Yulia, juga menyebut telah bercita-cita menjadi seorang dosen dan entrepreneur sudah menggebu untuk melanjutkan jenjang S2 sejak ia baru masuk sebagai mahasiswa baru di UPJB.
Ia sering ikut pameran pendidikan, hingga kenal dekat dengan agen pendidikan sejak 2017.
Ia juga terus aktif untuk bertanya terkait rekomendasi kampus, hingga kiat-kiat agar lulus S2.
”Saya banyak tanya terkait kampus-kampus luar negeri yang kira-kira bisa saya masuki,” jelas alumnus MAN 10 Jombang.
Yulia juga aktif mengikuti lomba-lomba. Tujuannya untuk menabung prestasi agar memudahkan jalannya lolos seleksi beasiswa S2 di luar negeri.
”Apa pun lomba saya ikuti, event-event volunteer,” jelasnya.
Namun, ia menemukan celah untuk bisa mendapatkan beasiswa LPDP dengan mudah, yaitu dengan menjadi penerima beasiswa Bidikmisi saat S1.
Pada 2020, wanita kelahiran Jombang, 1 Juli 1997 lulus dari UPJB. Ia mengaku banyak menghadapi tantangan untuk bisa melanjutkan S2 di luar negeri.
Mulai dari pernikahan, kehamilan anak pertama, hingga kehamilan anak kedua.
”Setelah punya tekad yang bulat, dan saya melanjutkan S2 baru di tahun 2024,” ungkap istri Alex As'adulloh.
Putri pasangan Syamsuddin dan Nuning Rohayani Astariya itu kuliah menggunakan beasiswa LPDP Afirmasi.
Beasiswa itu, didapatkan karena ia merupakan alumni penerima beasiswa Bidikmisi.
Menurutnya, hal yang perlu dipersiapkan untuk mendapatkan beasiswa di kampus luar negeri adalah mengenal beasiswa yang akan dilamar.
Jika melalui jalur prestasi, maka harus memperbanyak prestasi, juga yang diminta adalah pengalaman volunteer, harus dipersiapkan sebanyak-banyaknya sebelum mendaftar.
Selain prestasi, mental, juga finansial yang cukup. Sebab, meski dia mendapatkan beasiswa LPDP Afirmasi, sistem yang digunakan adalah reimbutsement.
”Apa-apa pakai uang kita dulu, baru nanti akan diganti,” katanya. (wen/naz/riz)
Editor : Achmad RW