Radarjombang.id - Seorang pencuri ayam jago di Desa Brambang, Diwek, Jombang tertangkap warga Senin (5/5) dini hari.
Pelaku babak belur setelah dihajar massa karena sempat mencoba sembunyi.
Aksi pencurian ayam itu, berlangsung di kandang milik Walid Komsa Komarudin, 21, warga Desa Brambang, Diwek.
Sementara pelakunya, adalah Nio Edy Saputra, 42, warga Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Jombang.
"Tahunya pertama itu karena ayamnya berisik di belakang, sehingga langsung dicek," terang Walid.
Setelah itu, ayah Walid yang mendengar suara berisik dari kandang ayam belakang rumahnya mengecek dan menemukan ayam bangkok milik korban sudah diambil pelaku.
"Saat orang rumah keluar, ayam sudah dibawa pelaku lari ke kebun," imbuhnya.
Tahu ayamnya dicuri, Walid langsung meminta bantuan tetangganya. Warga yang datang langsung mengepung kebun belakang rumah Walid yang disinyalir jadi tempat persembunyian pelaku.
Nio akhirnya berhasil ditangkap warga sekitar pukul 03.00 WIB. Ia sempat menjadi bulan-bulanan warga hingga wajahnya babak belur.
"Pelaku ditangkap di belakang rumah, sempat dihakimi massa," terangnya.
Tidak berlangsung lama, petugas dari Polsek Diwek tiba di lokasi. Pelaku kemudian diamankan polisi ke mobil patroli untuk menghindari amukan massa.
Kapolsek Diwek AKP Edy Widoyono mengatakan, pelaku beraksi seorang diri. Dia masuk ke kandang ayam dengan melalui kebun belakang rumah dan mengambil ayam jago milik korban.
"Kerugian korban Rp 2,5 juta. Karena ayam yang diambil ini jenis ayam bangkok yang bagus," ungkapnya.
Saat ini, pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Diwek. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. (riz)
Editor : Anggi Fridianto