Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sebulan Penyidikan Berjalan, Identitas Korban Mutilasi di Jombang Masih Buram

Ainul Hafidz • Senin, 4 September 2023 | 14:20 WIB

 

mayat korban mutilasi di Jombang saat dievakuasi ke RSUD Jombang
mayat korban mutilasi di Jombang saat dievakuasi ke RSUD Jombang

JOMBANG –  Sebulan berlalu, penyidikan polisi soal temuan mayat korban mutilasi yang ditemukan di saluran air Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang belum juga membuahkan hasil.

”Sampai sekarang belum ada update. Kalau ada perkembangan nanti kami rilis,” singkat Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto kepada Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (3/9). 

Sebelumnya Aldo menegaskan, pihaknya masih terus melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap identitas korban dan pelaku.

”Sampai saat ini identitas korban maupun pelaku serta motif pelaku masih dalam penyelidikan. Belum diketahui,” kata AKP Aldo, Minggu (13/8).

Meski tak menjelaskan secara detail langkah-langkah penyelidikan itu, Aldo menegaskan pihaknya terus bekerja keras mengungkap kasus.

”Kita masih terus berupaya dengan melakukan serangkaian upaya penyelidikan maupun penyidikan,” imbuhnya.

Aldo menyebut, pengungkapan kasus ini memang menemui sejumlah kendala. Utamanya terkait petunjuk untuk mengungkap identitas korban.

”Tentu karena pertama tidak adanya (bagian) kepala, kondisinya (mayat) juga sudah membusuk, ini menghambat pelacakan identitas korban,” lanjutnya.

Selain itu, minimnya saksi dalam kejadian itu. Lokasi pembuangan mayat, disebut Aldo, berada di pinggir jalan terbuka yang merupakan akses penghubung antarkecamatan, bahkan jalan alternatif penghubung antarkabupten.

”Lokasinya juga kebanyakan sawah di kiri kanan dan tidak ada saksi yang melihat langsung,” lanjutnya.

Kendati demikian, polisi akan terus melakukan penyidikan dan berupaya mengungkap identitas korban.

Sejauh ini, dari hasil pendalaman sejumlah warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga belum ada yang cocok.

”Sampai hari ini sudah diperiksa seluruh pelapor, dan dinyatakan tidak identik atau juga tidak masuk kriteria,” kata Aldo Febrianto (28/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno digegerkan dengan penemuan dua karung di sungai berisi potongan tubuh manusia, Jumat (4/8) malam.

Karung berisi potongan tubuh manusia itu pertama kali ditemukan Sunawan, 45, pencari ikan. Penemuan itu selanjutnya dilaporkannya ke pemerintah desa dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Saat dilakukan olah TKP, kondisi mayat mengenaskan. Kondisi tubuhnya tak lagi utuh dan sudah mengalami pembusukan. Karung pertama berisi  potongan tangan kanan dan kiri.

Sedangkan karung kedua berisi bagian badan sampai kaki. Bagian kepala korban tidak ditemukan di dalam kedua karung.

Selain itu, dari hasil otopsi, diketahui bagian organ dalam (ginjal) juga tidak ditemukan. Polisi tidak menemukan kartu identitas korban, kondisi mayat bugil.

Dari hasil otopsi, polisi memastikan korban berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berumur 25-50 tahun.

Tinggi badan sekitar 145-148 cm. Korban memiliki kulit sawo matang dengan rambut hitam halus sepanjang 33 cm.

Polisi juga sudah menyebar ciri-ciri korban ke masyarakat luas termasuk berkoordinasi dengan Polda Jatim dengan harapan mendapatkan petunjuk identitas korban dan pelaku. Selain itu, polisi juga sudah melakukan tes DNA. (fid/naz/riz).

Editor : Achmad RW
#mayat #mutilasi #Mojowarno #Jombang #japanan