JOMBANG - Sebuah truk muatan jerami ambruk di jalur arteri Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Senin (17/7) siang. Akibatnya, semua muatannya berserakan di jalan. Penyebabnya, karena truk ini nekat berjalan dengan muatan overload.
“Kejadiannya sekitar pukul 13.00, kecelakaan tunggal dan tidak ada korban jiwa,” terang Ipda Anang Setiyanto, Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang.
Ia menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat truk nopol AG 8753 PH sedang berjalan dari arah selatan. Truk yang disopiri Heri Susanto, 45, warga Sonoagung, Prambon, Nganjuk itu sedang membawa muatan jerami.
“Truk membawa tiga orang penumpang, dua di antaranya di atas truk. Seluruhnya warga Nganjuk, muatan overload,” lanjutnya.
Truk yang berjalan pulang ke Nganjuk itu baru menemui kendala saat melintas di simpang tiga Jatipelem. Saat jalanan menikung ke arah kanan atau ke arah barat, truk berjalan miring.
Ditambah muatan yang overload, sopir akhirnya kehilangan kendali. “Truk akhirnya ambruk ke sisi kanan dan di tengah, sehingga muatannya juga bertebaran di jalanan,” imbuhnya.
Dari foto yang didapat Jawa Pos Radar Jombang, muatan jerami itu sempat menutup sebagian jalan dan menganggu pengguna jalan lain.
Beruntung, tak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Truk mengalami kerusakan ringan. Kedua penumpang di dalam truk juga selamat.
“Termasuk dua penumpang yang naik di atas bak truk juga berhasil menyelamatkan diri dan tidak luka,” pungkasnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW