JOMBANG - Dua warga Trowulan Mojokerto tewas dalam kecelakaan di jalur alternatif Jombang-Malang di Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro, Kamis (6/7) pagi. Kedua pengendara Honda SUpra Fit itu, terlindas dumptruk setelah gagal menyalip.
Dari data yang dihimpun, kecelakaan ini berlangsung sekitar pukul 06.00. Kecelakaan itu melibatkan Honda Supra Fit nopol S 3107 NBK, motor Honda Vario nopol N 1981 LF dan sebuah dumptruck.
“Supra itu dari timur, mau menyalip dumptruck di depannya,” terang Cahyadi, 47 saksi mata di lokasi.
Saat berjalan dengan kecepatan tinggi itu, kedua pengendara Supra yakni Mokhamad Sari Taufiq, 37 dan Danang Budi Handika, 37, tak melihat lalu lintas di depannya. Dua warga Trowulan Mojokerto itu kebingungan. “Waktu nyalip ada Vario dari arah berlawanan,” lontarnya.
Sepeda motor Vario itu dikendarai Muhammad Rizky Ismail, 21, warga Bumiaji Batu, berupaya mengindari tabrakan. Banting kiri sampai akhirnya masuk sawah. Sepeda motor yang dikendarai rusak, tapi penumpangnya selamat.
Nahas, pengendara Supra Fit yang juga berusaha menghindari tabrakan, justru menyenggol truk hingga terjatuh. Keduanya, terlindas truk hingga mengelami luka parah dan meninggal di lokasi kejadian.
“Keduanya meninggal setelah terlindas truk, setelah itu truk tidak berhenti, jalan terus ke barat,” tambahnya.
Jasad keduanya dievakuasi ke rumah sakit. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan petugas.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto membenarkan tabrak lari itu. “Betul, jadi kejadiannya tabrak lari, anggota masih mengumpulkan informasi dan melakukan pelacakan truk yang melarikan diri,” pungkasnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW