JOMBANG – Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah mobil dan dua motor terjadi di Jalur Arteri Nasional Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak Senin (26/6) siang. Satu pengendara motor harus dirawat di rumah sakit akibat kejadian itu.
“Kejadianya berlangsung sekitar puul 14.30, tiga kendaraan yang terlibat, tidak ada korban jiwa,” terang Ipda Anang Setiyanto, Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang,
Anang menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat sebuah sepeda motor Honda GL nopol S 5107 OO berjalan dari arah selatan ke utara. Sepeda motor ini, dikendarai Ugik Akhmad Hanafi, 26, warga Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak. “Sepeda motor ini berjalan terlalu dekat dengan kendaraan di depannya,” lanjutnya.
Di depan motor ini, tengah berjalan mobil Toyota Avanza nopol AG 1866 BO yang disopiri Sumianto, 58, warga Desa/Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. “Saat mobil melaju pelan, sepeda motor di belakang yang tidak bisa menjaga jarak kemudian menabrak bagian belakang mobil,” sambung Anang.
Usai menabrak bagian belakang mobil Avanza, Ugik beserta motornya pun terjatuh di aspal. Nahas, dari arah belakangnya, melintas sepeda motor Honda Vario nopol W 6081 VQ yang sedang dikendarai Sujoko, 42, warga Sukomanunggal, Surabaya. “Karena tidak dapat menghindar lagi, sepeda motor GL akhirnya tertabrk Vario itu,” lontarnya.
Akibat kejadian itu, kendaraan milik Ugik menderita kerusakan paling parah. Ia, juga mengalai luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. ‘Korban luka satu orang, sementara pengemudi mobil dan pengendara motor vario selamat,” tambahnya.
Dari hasil olah kejadian perkara, polisi menduga kecelakaan itu disebabkan sepeda motor Honda GL yang tak bisa menjaga jarak aman saat berkendara. “Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, kendaraan yang terlibat kini diamankan di mako,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW