Radarjombang.id - Bupati Jombang, Warsubi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Tasyakuran Buka Giling 2026 yang digelar PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Tjoekir, Senin (4/5).
Ia berharap musim giling tahun ini mampu meningkatkan capaian produksi sekaligus menjaga kualitas hasil.
”Atas nama pribadi dan Pemkab Jombang, kami menyambut baik dan mengapresiasi Tasyakuran Buka Giling 2026 PG Tjoekir. Selamat dan sukses atas dimulainya musim giling,” katanya.
Ia berharap seluruh proses produksi berjalan aman dan lancar serta mampu menghasilkan output yang maksimal.
Peningkatan produksi dibanding tahun-tahun sebelumnya menjadi harapan bersama.
”Kita semua tentu berharap pencapaian produksi meningkat. Ini harus diikuti dengan semangat kerja yang lebih tinggi dari karyawan maupun jajaran direksi untuk terus mendorong produktivitas, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” imbuhnya.
Baca Juga: Setahun Kepemimpinan Warsubi–Salmanudin, PG Tjoekir Optimistis Jombang Jadi Lumbung Gula
Warsubi juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengendalian mutu di setiap lini produksi.
Mulai dari tahap penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pemeriksaan saat distribusi harus dilakukan secara ketat.
”Kami berpesan agar sistem pengendalian mutu diperkuat di seluruh lini. Ini bagian dari upaya peningkatan kinerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut Jombang sebagai salah satu daerah penghasil gula utama di Jawa Timur.
”Jombang ini penghasil gula nomor lima di Jawa Timur,” ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pabrik. Seluruh proses produksi harus memenuhi standar keamanan yang berlaku.
Baca Juga: Dipercaya PT SGN, PG Tjoekir Jombang Salurkan 35 Ton Gula untuk Korban Bencana di Sumatera
”Keselamatan kerja dan kesehatan di lingkungan pabrik harus menjadi perhatian utama. Pastikan seluruh proses produksi sesuai standar keamanan,” pesannya.
Ia berharap musim giling PG Tjoekir 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan hasil optimal bagi perusahaan maupun masyarakat. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto