Radarjombang.id - Keberadaan kerbau di Jombang kian memprihatinkan. Populasinya terus menyusut hingga kini hanya tersisa 52 ekor yang tersebar di dua kecamatan.
Kepala Dinas Peternakan Jombang M. Saleh mengatakan, sebaran kerbau saat ini hanya terdapat di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Mojowarno sebanyak 5 ekor dan Kecamatan Bareng sebanyak 47 ekor.
”Populasi kerbau di Mojowarno 5 ekor, di Bareng 47 ekor. Memang sangat minim,” katanya.
Minimnya populasi kerbau disebabkan rendahnya minat peternak untuk memelihara hewan tersebut. Sebagian besar peternak lebih memilih beternak sapi yang dinilai lebih menguntungkan.
Baca Juga: Masjid Al Ikhlas Kedungmlati, Masjid Tua yang Dibangun dengan Tenaga Kerbau
”Setiap tahun tidak ada peningkatan. Peternak lebih memilih sapi dibandingkan kerbau,” jelasnya.
Selain itu, faktor permintaan pasar juga turut memengaruhi. Daging sapi dinilai memiliki permintaan lebih tinggi dibandingkan daging kerbau, sehingga peternak cenderung beralih ke komoditas tersebut.
”Memang dari permintaan daging juga lebih banyak sapi dibandingkan kerbau. Jadi peminat peternak sangat jarang,” imbuhnya.
Kondisi ini membuat populasi kerbau terus stagnan dan berpotensi semakin menurun jika tidak ada upaya khusus untuk meningkatkan minat peternak
”Tidak heran kalau saat ini jumlah populasi kerbau di Jombang hanya 52 ekor,” pungkasnya. (yan/fid)
Editor : Anggi Fridianto