RadarJombang.id – Kondisi jalan nasional di sejumlah titik di Kabupaten Jombang dikeluhkan warga.
Kondisinya penuh lubang yang membahayakan pengendara.
Bahan tak jarang, keberadaan lubang ini memicu kecelakaan bagi pengguna jalan.
Salah satu titik kerusakan terparah bisa dilihat di Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito. Hingga Sabtu (21.2) siang kondisi jalan penuh lubang.
Kondisi yang sama bisa ditemukan hingga Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito.
Bahkan deretan lubang menganga ini juga masih bisa ditemukan hingga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung.
’’Selama musim hujan ini kerusakannya makin menjadi-jadi, makin banyak lubangnya dan makin dalam,’’ kata Udin, 38, warga Sumobito.
Kondisi jalan itu sangat membahayakan. Terutama karena lubang jalannya menyebar.
’’Tidak bisa dipilih lagi jalannya, karena di jalur cepat banyak, di tengah juga banyak, di pinggir apalagi,’’ tambahnya.
Kondisi itu kerap menjebak pengendara. Puluhan kecelakaan terjadi disebabkan kondisi jalan tersebut.
’’Sudah puluhan kali terjadi kecelakaan, kasihan pengguna jalan,’’ ujarnya.
Kondisi serupa juga terlihat di Jl Gatot Subroto Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang.
Di jalur satu arah ini, lubang terlihat menyebar merata di sejumlah titik.
’’Lubangnya dari kejauhan tidak terlalu terlihat, sehingga pengendara motor sering terjatuh,’’ terang Nizar, 28, warga Mojongapit.
Perbaikan selama ini hanya terlihat dilakukan tambal sulam. Kondisi itu membuat kerusakan terus berulang.
’’Sebetulnya yang rusak tetap tempatnya. Tapi karena cuma tambal sulam, bukannya makin bagus malah kayak makin banyak polisi tidur,’’ ucapnya. (riz)
Editor : Achmad RW