Radarjombang.id – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jombang, Minggu (2/11), pukul 13.00-14.00 WIB, menyebabkan kerusakan di SDN Jombatan 6 Kecamatan Jombang.
Sekolah yang berada di dekat area persawahan itu menjadi lokasi pertama yang terdampak terpaan angin dari arah selatan.
’’Angin kencang merusak bagian atap gudang, kamar mandi, serta rumah penjaga sekolah,’’ kata Kepala SDN Jombatan 6, Nur Salim.
Genting bangunan utama tidak sampai jatuh. Namun atap gudang dan kamar mandi yang menggunakan material asbes terangkat akibat sapuan angin. ’’Atapnya menyingkap ke atas,’’ tambahnya.
Pagar samping sekolah juga roboh. ’’Pagar setinggi dua meter, panjang 50 meter, habis, roboh semua,’’ ucapnya.
Pagar itu berdiri sudah cukup lama. ’’Kata guru senior yang bertugas sejak 2004, tembok itu sudah ada saat beliau ditempatkan di sini,’’ jelasnya.
Angin tiba-tiba datang sangat kencang bersamaan dengan hujan lebat. Pagar sekolah menjadi bagian pertama yang roboh sebelum terpaan angin mengenai bangunan lainnya.
Beruntung saat kejadian sekolah sedang libur. Hanya penjaga sekolah yang berada di lokasi.. Akibat hujan deras dan angin kencang tersebut, juga banyak buku di dalam ruang kelas yang basah.
Siswa dan guru saling gotong royong menjemur buku-buku yang basah.
’’Penjaga langsung lapor saya, lalu saya lapor ke Dinas Pendidikan Jombang. Oleh Kepala Bidang SD diminta mengajukan proposal. Hari ini sudah saya ajukan, harapannya segera ditanggapi,’’ urainya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Rhendra Kusuma, membenarkan adanya laporan kerusakan tersebut.
’’Kami menerima laporan SDN Jombatan 6 kena angin kencang yang merobohkan pagar dan rumah dinas di sekolah. Segera kami tindak lanjuti, kami usulkan untuk perbaikan,’’ ungkapnya.
Sekolah harus mengajukan proposal perbaikan dan akan diupayakan masuk dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026.
’’Sekolah sudah mengusulkan, mudah-mudahan bisa dianggarkan di P-APBD tahun depan. Sampai saat ini belum ada laporan dari sekolah lain,,’’ ucapnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto