Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram Tak Kunjung Beres, DPRD Jombang: TPID Harusnya Gerak Cepat

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 7 Oktober 2024 | 12:38 WIB
Ilustrasi elpiji 3 kilogram yang kini makin langka di Jombang
Ilustrasi elpiji 3 kilogram yang kini makin langka di Jombang

RadarJombang.id - Semakin meluasnya kelangkaan elpiji 3 kilogram di Jombang menuai sorotan dari kalangan DPRD Jombang.

Anggota DPRD Jombang Kartiyono meminta aparat penegak hukum bersama tim pengendali inflasi daerah (TIPD) ini turun untuk melakukan pengawasan pada penyaluran elpiji 3 kilogram.

Terlebih, diketahui kelangkaan elpiji 3 kilogram ini sudah berlangsung cukup lama dan tak kunjung beres.

”Pemerintah harusnya cepat tanggap untuk melakukan pengawasan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang saat dikonfirmasi kemarin.

Dirinya mengungkapkan, adanya kelangkaan dan melambungnya elpiji melon ini menandakan pemerintah belum mampu mengendalikan tata niaga barang bersubsidi tersebut.

”Pengawasannya selama ini seperti apa, tata kelolanya seperti apa,” katanya.

Bahkan, dirinya mendapat informasi adanya dugaan praktik memperjualbelikan elpiji 3 kilogram dalam jumlah massif dijual ke luar daerah Jombang.

”Meski ini saya belum mengetahui secara langsung, akan tetapi TPID harusnya turun ke distributor, agen, dan pengecer,” ungkapnya.

Apakah pendistribusiannya sudah tersalur dengan benar atau sebaliknya.

”Ini bisa tahu yang tidak beres ini mana, apakah agen, distributor, atau pengecer atau ada oknum di luar itu yang nakal,” tuturnya.

Menurutnya, hal ini seharusnya bisa diminimalisir TPID, mengingat di dalam TPID juga terdapat aparat penegak hukum (APH).

Baca Juga: Elpiji 3 Kilogram di Jombang Masih Langka, Ekonom Minta Pemerintah Serius Lakukan Pengawasan

”Apabila ada yang tidak beres dalam pengiriman maka ini menjadi kewenangan APH untuk melakukan penindakan,” bebernya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang bermain untuk mencari keuntungan pribadi di balik kelangkaan elpiji 3 kg di lapangan.

Terlebih kondisi ini dirasakan warga sudah berlangsung cukup lama.

”Pasti apabila kasus ini tidak menyeluruh di semua kabupaten atau kabupaten Jombang saja, sudah dapat dipastikan akan segera menemukan kejanggalan,” tegasnya.

Dirinya mendorong, pemerintah segera menuntaskan permasalahan ini. Dikarenakan elpiji 3 kg ini sangat dibutuhkan masyarakat.

”Terlebih lagi saat ini memasuki masa pilkada, kami sangat menyayangkan apabila ada masalah seperti ini, yang tidak dapat diselesaikan pemerintah,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sulitnya mencari elpiji 3 kilogram (kg) kian merata. 

Bahkan pihak kepolisian juga telah melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk menanggapi kelangkaan elpiji 3 kilogram ini.

Polisi juga mengibau agar tak ada masyarakat yang memancing di air keruh dengan cara menimbun elpiji 3 kilogram.

Pelanggaran hukum berkaitan dengan penyaluran elpiji 3 kilogram, disebut polisi juga bakal ditindak tegas. (yan/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#DPRD #kelangkaan #Elpiji #Jombang #3 kilogram