RadarJombang.id – Pembatas jembatan kembar di Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan Jombang sudah bertahun-tahun rusak.
Kini, proses perbaikan jembatan itu tengah dilakukan. Aksesnya ditutup sementara.
Seperti yang terlihat hingga Jumat (20/9) siang, jembatan lama ditutup dari kedua sisinya.
Sebuah tulisan dipasang di kedua ujung masuk dan keluar jembatan.
’’Jalan ditutup, ada perbaikan duiker, selain roda dua dilarang masuk,’’ tertulis dalam drum bekas di tengah jembatan itu.
Sepanjang sisi barat pembatas jembatan, juga terlihat telah dibongkar.
Beberapa di antaranya telah dibangun kembali dengan material beton atau cor.
’’Sudah dua mingguan berjalan, sedang diperbaiki pembatasnya,’’ ucap Yusuf, 45, warga di lokasi.
Kondisi pembatas jembatan di atas Sungai Ngotok Ring Kanal itu memang telah rusak berat.
’’Kondisinya sudah ambruk semua pembatasnya, sempat diganti bambu juga,’’ ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang, Agung Setiadji, membenarkan adanya perbaikan jembatan itu.
Baca Juga: Jembatan Tunggorono Jombang Diperlebar, Lalu Lintas Dialihkan Hingga 3 Bulan ke Depan
’’Sebelumnya memang sudah banyak keluhan dan pengaduan. Rusaknya juga sudah lama, namun baru tahun ini bisa kita perbaiki,’’ jelasnya.
Perbaikan akan dilakukan pada seluruh bagian pembatas jembatan yang rusak berat.
’’Seluruhnya diganti nanti, biar kondisinya sama,’’ tambahnya.
Perbaikan juga dilakukan karena fungsi jembatan itu cukup strategis. Jembatan itu merupakan jalur poros antar kecamatan.
’’Masuknya ruas Keplaksari – Rejosopinggir, jadi memang jalur poros,’’ imbuhnya.
Terkait dengan penutupan jembatan, Agung mengharapkan pengguna jalan bersabar.
’’Sementara sabar dulu. Di sana kan jembatannya ada dua. Jadi jembatan yang baru masih bisa digunakan untuk melintas,’’ urainya. (riz/jif/riz)
Editor : Achmad RW