Radarjombang.id - Momentum libur panjang dan Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan warga untuk berziarah.
Seperti terlihat Minggu (16/9) kemarin, ribuan peziarah memadati kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur yang terletak di kompleks Ponpes Tebuireng.
Pantauan di lokasi, kepadatan sudah terasa sejak memasuki parkiran kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur.
Tampak deretan puluhan bus dan kendaraan elf terparkir rapi. Iring-iringan peziarah dari parkiran menuju kompleks makam tampak memanjang.
Para peziarah yang datang dari berbagai daerah itu bergantian keluar masuk kompleks makam. Samsul Arifin, 57, salah satu rombongan peziarah asal Kabupaten Lamongan mengatakan, dirinya datang bersama rombongan majelis pengajian di tempat tinggalnya untuk ziarah ke makam Gus Dur.
”Iya, kalau ke sini rutin setiap tahun. Seperti tahun-tahun lalu, setelah dari sini ke wisata religi makam Troloyo,” ujar dia.
Ia mengaku, tujuan utama dirinya bersama rombongan adalah untuk ziarah lantaran kecintaannya terhadap ulama.
”Kebetulan momentumnya Maulid Nabi Muhammad, pungkasnya.
Diwawancara sebelumnya, Pengasuh Ponpes Tebuireng Putri KH Fahmi Amrullah Hadziq (Gus Fahmi) menjelaskan, pada hari biasa, jumlah peziarah setiap hari yang datang berkisar di angka 3.000 orang per hari.
Namun, saat akhir pekan maupun hari libur bisa bertambah tiga kali lipat jumlahnya. ”Kalau hari besar bisa meningkat tiga kali lipat,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Dijelaskan, Kawasan Wisata Religi Gus Dur tak hanya bermanfaat untuk warga muslim. Namun juga memberi dampak perekonomian bagi masyarakat sekitar.
”Karena banyak yang berjualan di sepanjang jalan menuju makam Gus Dur,” tambahnya.
Selain itu, keberadaan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari Jombang yang berada satu kompleks dengan kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur juga berdampak positif bagi peziarah.
Salah satunya, meningkatkan pengetahuan seputar Gus Dur dan perjuangan KH Hasyim Asy'ari.
”Didukung koleksi dan barang-barang peninggalan Mbah Hasyim sebagai bahan edukasi untuk peziarah,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Achmad RW