RadarJombang.id – Hingga kemarin, proyek inpres jalan daerah ( IJD ) di ruas Jatigedong Jatibanjar Kecamatan Ploso Jombang belum dimulai.
Lamanya waktu pekerjaan IJD itu, dikhawatirkan membuat proyek tidak bisa selesai tepat waktu, khususnya pada rekonstruksi jembatan.
’’Yang mengkhawatirkan memang jembatannya, karena pasti butuh waktu lebih lama daripada pekerjaan jalan. Tapi tentu kementerian nanti punya cara agar selesai tepat waktu,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang Agung Setiadji, kemarin.
Pada laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) kementrian PUPR, di ruas Jatigedong-Jatibanjar, ada dua item pekerjaan.
Dua kilometer berbentuk preservasi jalan dan 18 meter berupa penggantian jembatan.
’’Jembatan yang diganti ya jembatan yang masih berupa plat besi itu,’’ terangnya.
Agung masih menunggu detail dan eksekusi proyeknya dari kementrian PUPR.
Dikonfirmasi terpisah, pejabat pembuat komitmen (PPK) Provinsi Jatim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur – Bali, Siti Sekar Gondo Arum, menyatakan, hingga kini proyek itu belum berjalan meski lelang selesai.
Baca Juga: Pemenang Proyek IJD Perbaikan Ruas Jatigedong-Jatibanjar Jombang Sudah Ditetapkan, Ini Detailnya
’’Kami masih koordinasikan dengan pusat. Kalau tahun lalu kan lelang selesai langsung bisa tancap gas. Tahun ini agak berbeda, kami harus menunggu dulu uangnya turun,’’ ungkapnya.
Detail pekerjaannya juga masih dibahas. ’’Yang jelas masih kami koordinasikan lagi. Sambil menunggu arahan dari pusat,’’ urainya. (riz/jif/riz)
Editor : Achmad RW