Salah satunya, terpantau di Dusun Kayen, Desa Kayangan Kecamatan Diwek, Sabtu (15/6) siang.
Saking parahnya, jalan tersebut mirip makadam.
Pantauan di lokasi, kondisi kerusakan jalur alternatif ini mengalami kerusakan parah.
Bahkan sebagian jalan sudah tidak terlihat aspal.
”Bahaya sekali, sudah tidak bisa dipilih lagi jalannya, paling susah kalau mau papasan sama kendaraan lain,” ungkap Jaelani, 43, warga sekitar.
Tak hanya di titik itu, lubang jalan juga terpantau di sisi utara dari titik selatan di desa tersebut.
Kondisinya juga hampir sama yakni memutus seluruh lebar aspal.
“Kalau hujan tidak kelihatan karena tertutup air, jadi rentan menjebak pengguna jalan juga,” lontarnya.
Ia berharap, perbaikan secepatnya dilakukan di seluruh titik yang mengalami kerusakan itu.
Mengingat lalu lintas harian jalan tersebut cukup tinggi karena digunakan warga sebagai alternatif ke beberapa satuan pendidikan dan fasilitas umum lainnya.
”Ini juga kan jalan untuk anak sekolah, jadi ya tentu harapannya bisa segera ditambal lah paling tidak,” pungkasnya.
Baca Juga: PJU Jalan Kabupaten di Jombang Ambruk, Dibiarkan terletak di Depan Ruko Kosong
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi menyampaikan, jalan tersebut bukan wewenangnya.
”Setelah kami cek, itu bukan jalan kabupaten sehingga bukan kewenangan kami. Bisa jadi itu kewenangan desa,’’ ujar dia.
Karena bukan kewenangan Pemkab, Bayu mengatakan penanganannya ada di pemerintah desa.
”Kalau melihat statusnya bisa jadi wewenang Pemdes,’’ pungkasnya. (yan/ang/riz)
Editor : Achmad RW