Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Hore! Alokasi Pupuk Subsidi untuk Petani di Kabupaten Bertambah Ribuan Ton, Totalnya Jadi Segini

Ainul Hafidz • Sabtu, 4 Mei 2024 | 17:32 WIB
Budi, petani asal Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang saat memberi pupuk tanamannya.
Budi, petani asal Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang saat memberi pupuk tanamannya.

RadarJombang.id – Alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah untuk Jombang pada musim kemarau (MK) satu bakal bertambah.

Ini setelah turun aturan baru yang mengatur penambahan jatah pupuk subsidi.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Jombang M Rony mengatakan, aturan terbaru pemerintah pusat itu memang menyebut alokasi pupuk subsidi ke daerah.

”Jadi sesuai Permentan 1/2024 yang mengatur penambahan,” katanya kemarin.

Ia menyampaikan, alokasi tambahan pupuk subsidi yang didapat pada Mei atau saat MK satu. Untuk semua jenis pupuk aik Urea, NPK, NPK FK dan POG.

Pupuk Urea misalnya, lanjut dia, yang semula mendapat jatah 14.703 ton, kini menjadi 25.128 ton atau tambahannya 10.425 ton.

Sedangkan pupuk NPK semula mendapat jatah 10.094 ton bakal menerima 21.575 ton.

Begitu juga pupuk jenis NPK Formula Khusus (FK) disebut, bakal menerima tambahan 15 ton, dari semula 2 ton menjadi 17 ton.

”Selain itu, Jombang juga mendapat Pupuk Organik Granul (POG) 5.642 ton,” sebutnya.

Dalam aturan itu, lanjut Rony, petani yang masuk dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) juga akan mendapat alokasi pupuk subsidi.

”Sekarang kita sudah mulai mendata dengan KPH Perhutani selaku pemangku hutan,” bebernya.

Baca Juga: Polemik Pabrik Pupuk Caplok JUT di Jombang: Petani Tetap Minta JUT Difungsikan Seperti Sedia Kala

Menurut dia, pendataan memang diperlukan untuk memastikan petani mana saja yang menggarap di lahan hutan.

”Tahun-tahun sebelumnya tidak dapat, tetapi sekarang sudah boleh. Jadi memastikan petani mana yang jadi penggarap ini masih kita data,” pungkas Rony. (fid/bin/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#Jombang #alokasi #bertambah #Pupuk bersubsidi