JOMBANG - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), mengunjungi unit pendidikan di PP Abdul Hadi, Mbecek, Ngudirejo, Diwek, Jombang Kamis (30/11).
Gus Sentot yang juga Ketua DPC Demokrat Jombang ini memotivasi agar para santri semangat menjalankan semua tugas di pesantren.
’’Pesantren itu penuh berkah. Apapun tugas kalian di pesantren, jalani dengan ikhlas, pasti membawa berkah,’’ kata pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.
Ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini cerita, dulu ada santri yang bertugas membantu masak di pondok.
’’Setelah pulang, ternyata sukses membuka rumah makan,’’ urai kelahiran 23 Maret 1975 ini.
Ada pula santri yang selalu taat disuruh kiai. ’’Ketika pulang, ternyata menjadi kepala desa. Setelah periodenya habis, kemudian menjadi anggota dewan,’’ ucap bendahara ikatan sarjana NU (ISNU) Jombang ini.
’’Santri yang jadi walikota, bupati, gubernur, banyak. Jadi menteri juga ada. Yang jadi presiden seperti Gus Dur juga ada,’’ urai ketua MPC PP Jombang ini.
Kunci menjadi santri sukses menurutnya hanya satu, manut kiai. Gus Sentot mengaku takjub dengan Pengasuh PP Abdul Hadi, Gus Mahrus.
’’Santrinya 500 semuanya gratis. Sekolahnya MI, SMP dan SMA. Saya saja belum bisa seperti itu,’’ urai alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.
Hal itu menurutnya langkah nyata menyelamatkan generasi muda sekaligus menyongsong Indonesia emas 2045.
’’Makanya sebisanya saya membantu. Diperintah apapun oleh Gus Mahrus saya manut,’’ tegasnya.
(jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW