JOMBANG - Anggota Komisi C DPRD Jombang, H Heri Santoso ST, menjelaskan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari Alquran.
’’Alquran isinya motivasi-motivasi. Termasuk motivasi berupa kisah-kisah para nabi. Dan dakwah para nabi pasti bersinggungan dengan kekuasaan/politik,’’ kata anggota fraksi PKS ini.
Ada yang berperan sebagai oposisi seperti Nabi Musa melawan raja Fir’aun dan Nabi Ibrahim melawan raja Namrud.
Ada yang koalisi seperti Nabi Yusuf hingga menjadi bendahara kerajaan.
Bahkan ada yang menjadi pemenang politik alias raja atau penguasa. Seperi Nabi Daud dan Nabi Sulaiman.
’’Nabi kita Muhammad SAW juga berpolitik,’’ ungkap ketua takmir Masjid Al Ikhlas Makarya Binangun, Wadungasri, Waru Sidoarjo ini.
Saat di Madinah, nabi sekaligus menjadi kepala negara.
’’Jadi politik itu termasuk bagian dari sunah nabi,’’ urai direktur PT Pilar Indo Abadi ini.
Makanya kita tidak boleh abai dengan politik. Ketika ada event politik, majulah.
Jika tidak maju, maka dukunglah yang maju. ’’Jangan menjauh dari politik,’’ pesannya.
Minimal, bangunlah komunikasi politik. Menurutnya, sangat bagus jika masyarakat menjalin komunikasi dengan orang-orang yang akan maju dalam hajatan politik.
’’Misalnya membangun komunikasi dengan salah satu caleg. Agar suara mereka terwakili. Sehingga ketika caleg itu terpilih, nantinya bisa menyuarakan aspirasi masyarakat tersebut,’’ tutur wakil rakyat yang terpilih melalui dapil IV yang meliputi Ngoro, Gudo, Perak dan Bandarkedungmulyo ini. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW