JOMBANG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang juga terus berupaya memfasilitasi dan mengembangkan potensi perindustrian.
Selama 5 tahun kepemimpinan Bupati Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah, sektor industri banyak digarap.
Di antaranya pembangunan sentral IKM slag aluminium, sentra IKM Kuningan hingga menggiatkan pameran produk. Sejumlah fasilitasi bidang industri terus dilakukan.
”Misalnya dalam pembangunan industri halal di Jombang yang hingga hari ini masih terus dilakukan dari hulu sampai hilir juga tengah kita persiapkan ini,” ungkap Kepala Disdagrin Jombang Suwignyo.
Di hulu, proses ini dimulai dari pelatihan kepada jagal halal yang dihrapkan akan memproses dan menyembelih hewan secara halal.
Proses ini, berlanjut pada produk turunan dan olahan dari daging halal itu.
”Kita awali nanti dari sertifikasi halal pada makanan-makanan khas kita, seperti kikil Mojosongo itu nanti,” imbuhnya.
Selain itu, industri logam yang selama ini menghasilkan limbah B3 di Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Kesamben juga terus dibina.
Pemkab melalui DAK dari pemerintah pusat, bahkan telah membangun dua pabrik sentra IKM slag alumimium hingga tahun 2022 lalu.
”Kehadiran dua pabrik itu diharapkan akan menjadi solusi bagi pengurangan dampak pembuangan limbah B3 dan pengendalian produksinya,” lontarnya.
Ada pula pengembangan industri batik yang juga terus digencarkan. Prosesnya melalui event Jombang Batik Festival, yang akan berlangsung mulai 22-24 September nanti.
”Dalam event ini stakeholder khususnya perajin batik akan terlibat dan menunjukkan potensinya kepada seluruh warga di Kabupaten Jombang. Dan kita buat tak sekadar pameran produknya juga harus sangat kreatif,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW