Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kali Marmoyo Jombang Penuh Eceng Gondok,  Jembatan Sementara di Desa ini Terancam

Ainul Hafidz • Sabtu, 9 September 2023 | 15:55 WIB
Kondisi jembatan Kali Marmoyo di Desa  Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang yang penuh eceng gondok
Kondisi jembatan Kali Marmoyo di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang yang penuh eceng gondok

JOMBANG – Kondisi eceng gondok yang memenuhi Kali Marmoyo di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu membuat warga resah.

Permukaan sungai dipenuhi tanaman eceng gondok itu, dihawatirkan akan mengancam bangunan jembatan Kudubanjar.

”Waktu jembatan putus dulu itu (2019, Red) salah satunya juga karena banyak sampah dan eceng gondok nyangkut di tiang jembatan,” ujar Harianto salah satu warga sekitar.

Harianto menerangkan, pemandangan seperti ini hampir selalu terjadi saat musim kemarau. Tanaman eceng gondok tersangkut di kolong jembatan dan berkembang biak dengan cepat.

Akibat dipenuhi eceng gondok, aliran air sungai pun tak bisa lancar. ”Kondisi ini diperparah dengan timbunan sampah yang ikut tersangkut di kolong jembatan,” imbuhnya.

Sebenarnya warga sudah beberapa kali kerja bakti membersihkan tanaman air itu.

Namun, saking banyaknya eceng gondok hasilnya pun tak maksimal, apalagi sifat tanaman ini bisa berkembang biak dengan cepat.

”Akhir Juli kalau tidak salah sudah kerja bakti dibersihkan bareng-bareng, ternyata tumbuhnya cepat,” imbuh dia.

Warga berharap, kondisi ini mendapat perhatian dari pihak terkait.

Sebab, jika musim penghujan tiba, keberadaan eceng gondok bisa menghambat aliran air dan mengancam keberadaan jembatan yang baru saja diperbaiki ini.

”Sekarang mungkin masih aman, pas musim hujan debit airnya naik bisa merusak jembatan,” kata Harianto.

Sementara itu, Kades Kudubanjar Gatot Kuswanto mengakui, perkembangbiakan eceng gondok di Kali Marmoyo begitu cepat.

Meski sudah beberapa kali dibersihkan warga,  namun hasilnya tak maksimal.

”Iya masih banyak, sudah pernah kami bersihkan terus muncul lagi,” kata Kuswanto.

Salah satu penyebabnya, menurut Kuswanto, selain musim kemarau kondisi aliran sungai juga tak mengalir.

Mengakibatkan pertumbuhan tanaman air, baik eceng gondok maupun kangkung tumbuh subur.

”Kadang-kadang ketika air naik musim hujan, kami khawatir nyangsang ke tiang jembatan,” imbuh dia.

Meski demikian, sementara ini pihaknya membiarkan tanaman itu tumbuh subur.

”Kita coba semprot obat rumput, siapa tahu mati. Biar nanti pas airnya naik tidak seperti dulu,” ujar Kuswanto.

Seperti diketahui, pada akhir Desember 2019 lalu, jembatan Kudubanjar yang melintang di atas Kali Marmoyo putus.

Diduga kontruksi jembatan tak mampu menahan derasnya terjangan arus sungai bersamaan hujan deras yang mengguyur wilayah setempat.

Agar akses warga tak terputus, pemkab melakukan penanganan dengan membangun jembatan darurat. (fid/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#kali marmoyo #Jombang #eceng gondok