JOMBANG - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), sangat mengapresiasi semua potensi yang ada di Jombang. Termasuk potensi pemain bola dan komedian seperti Dika Mbeluk.
’’Dika Mbeluk itu contoh potensi pemain bola sekaligus komedian cilik,’’ kata pengasuh asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.
Dika Mbeluk terkenal berkat perannya dalam film pendek komedi di kanal youtube, Nano Bukan Permen.
Pemilik nama lengkap Muhammad Andyka Purnama ini kelas 9 SMPN 2 Perak. Namun wajah dan tubuhnya imut, mungil, lucu seperti anak kelas 3 SD.
’’Dika juga aktif di SSB. Kalau serius berlatih, dia bisa seperti Lionel Messi,’’ kata Gus Sentot yang kini ketua PSSI dan Perkemi Jombang.
Saat kecil, Messi sempat mengalami gangguan hormon pertumbuhan. Pada usia 13 tahun, Messi bergabung dengan akademi Barcelona yang memberinya penanganan medis. Messi akhirnya tumbuh menjadi pemain nomor satu dunia.
’’Dika juga bisa sukses seperti Ateng, komedian nasional era 90-an yang hanya memiliki tinggi badan 145 centimeter,’’ terang ketua DPC Demokrat Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.
Bendahara ikatan sarjana NU (ISNU) Jombang ini menegaskan, Dika adalah aset Jombang.
’’Dika bisa membantu mempromosikan Jombang. Baik wisata maupun budayanya,’’ ucap alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.
Makanya ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang ini mendorong agar pemerintah perhatian kepadanya. ’’Minimal memfasilitasi kelanjutan studinya. Tahun depan dia lulus SMP, bagaimana agar bisa diterima di SMA yang menjadi impiannya,’’ tegasnya. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW