Account Executive Jasa Keuangan Kantor Pos Jombang Yoppy Yudhistriawan mengatakan, berdasarkan data resi selama Ramadan pengiriman paket naik signifikan. ”Mulai dari awal puasa sampai hari ini (kemarin, Red) naik dibanding hari-hari biasa, karena sekarang mencapai 30.000 resi atau kenaikan kisaran 30 persen,” katanya.
Dikatakan, jika hari-hari biasa dalam satu bulan pengiriman paket mencapai 23.000. Selama bulan puasa justru naik begitu banyak. Diperkirakan kenaikan terus bertambah, seiring menjelang hari H pelayanan, baik antar dan terima masih buka. ”Jadi ini dari berbagai macam, ada surat menyurat, ada berupa paket barang dan sebagainya,” imbuh dia.
Menurutnya, jasa pengiriman paket ketika Lebaran setiap tahun naik. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kenaikan juga terjadi. ”Rata-rata selalu naik, mungkin yang pertama banyak yang kirim barang ke keluarga atau mudik sekiranya tidak bisa membawa barang, banyak dipaketkan,” ujar Yoppy.
Kondisi itu berbanding terbalik dengan pengiriman kartu ucapan Lebaran yang cenderung turun. Bahkan tahun ini, belum diketahui ada tidaknya pengirim kartu ucapan lebaran. ”Kalau untuk kartu Lebaran lebih ke perangko, jadi kami belum bisa memastikan apakah sudah ada yang masuk atau belum,” ujar dia.
Meski demikian, biasanya masih ada beberapa pelanggan setia yang mengirim kartu ucapan. Namun, pengirim bukan dari kalangan pribadi. ”Biasanya dari kantor atau instansi karena memakai perangko, beda dengan yang paket kepingin cepat sampai pakai barcode,” pungkas Yoppy. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW