Kepala BPKAD Jombang M Nashrulloh mengatakan, hingga saat ini masih banyak aset pemkab yang baru diproses sertifikatnya. ”Jadi tahun ini masih jalan, kebetulan tahun lalu juga masih ada sisa yang belum selesai kita lanjutkan tahun ini,” kata Nashrulloh dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jombang (18/2).
Meski tak disebutkan secara rinci, menurut Nashrulloh sisa berkas tahun lalu tinggal penerbitan sertifikat saja. ”Sisa tahun lalu sebenarnya tinggal penerbitan (sertifikat) saja, sehingga bisa dilanjutkan tahun ini,” imbuh dia.
Tahun ini sudah ada ratusan berkas yang siap diajukan ke Kantor Pertanahan Jombang. ”Tahun ini kita nambah lagi, karena sudah ada sekian ratus berkas yang sudah siap untuk dikirim,” ujar Nashrulloh.
Dijelaskan, sertifikasi aset pemkab memang menjadi perhatian serius pihaknya. Selain masih banyak aset yang belum bersertifikat juga menjadi salah satu atensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ”Jadi ada tambahan lagi kemarin tanggal 10 (Februari), insya Allah dilanjutkan terus. Karena berkas juga sudah siap,” kata Nashrulloh.
Data dihimpun, tahun lalu ada sekitar 1.058 bidang belum bersertifikat. Hingga September, sebanyak 245 bidang sudah terbit sertifikat, dan sebanyak 661 berkas diajukan ke Kantah (Kantor Pertanahan) Jombang. Sementara capaian 2021, ada 308 bidang bersertifikat, dan 2020 lalu ada 556 bidang terbit sertifikat. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW