Seperti pantuan koran ini kemarin (28/11), lubang jembatan berada di pinggir jalan raya. Kondisinya cukup lebar dan dalam. Tentu ini cukup membahayakan pengguna jalan atau bahkan pejalan kaki di pedestrian Jl KH Wahid Hasyim. Kerusakan jembatan ini juga tak elok dipandang. Terlebih, lokasinya berada di kawasan perkotaan.
”Kerusakan jembatan itu tidak lama, dua atau tiga harian,” kata Jono salah seorang warga. Dia tidak mengetahui pasti penyebab jembatan tersebut berlubang cukup dalam. ”Kalau penyebabnya kurang tahu pasti, tapi kayaknya ambrol,” beber dia.
Seharusnya, lubang jembatan itu segera diperbaiki. Selain membahayakan pengguna jalan, juga tak sedap dipandang mata. ”Ya harusnya diperbaiki. Masak di wilayah perkotaan ada jembatan berlubang,” tuturnya.
Sayang, Agung Setiaji Kabid Binamarga Dinas PUPR Jombang, mengaku belum dapat laporan terkait jembatan panengel yang berlubang. Sehingga dirinya juga belum bisa memastikan dampak yang mengakibatkan kerusakan jembatan tersebut. ”Kita akan cek terlebih dahulu,” pungkasnya. (yan/bin/riz) Editor : Achmad RW