Pelaksanaannya, dilakukan di SDN Wonosalam IV pada Minggu (4/9) pagi, diikuti 350 warga Dusun Mangirejo, Desa/Kecamatan Wonosalam dan Dusun Sumber Arum, Desa Sambirejo. ’’Lokasi baksos yang dipilih termasuk kategori jauh dari fasilitas kesehatan terdekat dengan akses jalan naik turun dan tidak mulus, bahkan ada desa yang tidak ada sinyal juga,’’ kata dr M Sjarifudhin SpM, ketua panitia baksos yang juga ketua IKA-Unair Cabang Jombang.
Timnya juga melakukan home visit, terutama untuk pasien stroke dan patah tulang. ’’Bagi warga yang tidak mampu, datang langsung ke lokasi baksos pemeriksaan kesehatan dan pembagian sembako,’’ jelasnya.
Baksos kali ini diikuti 82 dokter alumni FK Unair angkatan tahun 1997. Terdiri dari dokter umum dan berbagai dokter spesialis. Program ini juga mendapat dukungan dari tenaga apoteker dan alumni fakultas lainnya yang merupakan anggota IKA-Unair Cabang Jombang. Selain bersifat kuratif, baksos kali ini juga dilengkapi dengan upaya preventif berupa edukasi kepada masyarakat dari para dokter spesialis FK Unair angkatan tahun 1997.
Wakil Rektor Unair, Prof dr M Miftahussurur SpPD KGEH FINASIM MKes PhD, yang turut hadir dalam kegiatan kali ini mengapresiasi. ’’Para mahasiswa FK Unair angkatan 1997 ini seperti sedang ’’membayar’’ hutang budi,’’ ucapnya.
Sebab, semasa mahasiswa dulu, mereka bertugas dan belajar di beberapa unit Puskesmas yang ada di Kabupaten Jombang. ’’Semoga kegiatan baksos ini dapat berkesinambungan dengan program pengabdian masyarakat lain dari Unair,’’ sambung Prof Miftahussurur yang juga merupakan alumni FK Unair angkatan 1997. (dwi/jif/riz)
Editor : Achmad RW