Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Fams Organizer Jombang, Tampilkan Konsep Beda di Setiap Acara

Achmad RW • Minggu, 5 Juni 2022 | 15:03 WIB
Photo
Photo
JOMBANG - Kehadiran penyelenggara acara atau event organizer (EO) memang diperlukan. Penyedia jasa profesional yang mengatur keberlangsungan acara ini yang akan mengatur kegiatan berjalan sesuai rencana. Mulai acara ulang tahun, peresmian kantor, gathering sampai dengan lamaran dan pernikahan.

Nah, Fams Organizer Jombang mampu menunjukkan itu dengan performa baik. Meski baru berdiri 2018 lalu dan sempat terhenti selama pandemi Covid-19, EO ini mampu bangkit. Bahkan, dalam setahun ini sudah banyak order yang berhasil diselesaikan dengan lancar dan kemasan acaranya keren.  ”Dulu awal berdiri namanya Fams Wedding Organizer,” kata David Bachtiar owner Fams Organizer.

Kali pertama ia mendirikan EO atas permintaan temannya yang akan menikah. Permintaan itu untuk menghandel semua prosesi pernikahan. ”Karena acara pernikahan di teman saya sukses, maka ada teman lagi yang meminta mengurus pernikahan juga. Dari situlah muncul ide membuat EO,” kenangnya.

Sejak saat itu, beberapa order acara pernikahan diterimanya. Lambat laun, acara yang dihendel bukan hanya pernikahan, tapi juga ulang tahun dan acara seremonial kantor. Ia menjelaskan, tim yang dikomando memiliki 20 anggota. Mereka terbagi dalam tim official dan tim freelance. Jika order ramai, dalam satu hari ia bisa memandu tiga acara sekaligus. Tak heran, sistem honor yang diterapkan adalah gaji bulan untuk tim official. Gaji bulanan tersebut belum termasuk bonus dan fee event.

Sedangkan untuk tim freelance disiapkan honor di setiap acara, bergantung tugas dan tanggungjawab yang sudah dikerjakan. "Misal dalam sebulan tidak ada job, masih ada kegiatan lain seperti pendampingan prewedding, meeting atau kegiatan lain menjelang event," lontarnya.

Ia mengaku, usaha yang digelutinya sempat jatuh bangun. Saat pandemi Covid-19 merebak, semua order dibatalkan. Bahkan, ia harus mengembalikan uang muka dari konsumen karena pesta pernikahan yang batal digelar. ”Ya, jadinya rugi, belum lagi harus tetap membayar operasional lain-lainnya,” imbuh David.

Namun, ia bersama tim tidak patah semangat. Pertengahan 2020, David mulai mengonsep acara akad nikah. Sebab, saat itu, resepsi pernikahan belum diperbolehkan. Di setiap momen akad nikah, konsep yang disiapkan berbeda. Termasuk acara lain seperti ulang tahun dan kantor. Sehingga Fams Organizer dituntut terus berkreasi. ”Jadi kami tidak hanya menggarap acara pernikahan. Melainkan gathering family, kantor dan ulang tahun,” bebernya.

Selama ini, kesulitan EO yang dihadapinya seputar ide konsep acara. David ingin, Fams Organizer mampu menampilan konsep berbeda di setiap acara. ”Ini yang menurut saya sulit karena setiap event tidak sama, agar tidak membosankan,” kata pria 27 tahun ini.

David mengungkapkan, pengalaman yang cukup seru dan menantang saat ia menggarap acara HUT Jawa Pos Radar Jombang ke-8. Konsep sewindu harus digarap lebih seru dan berbeda.

Terlebih, tamu yang dihadirkan datang dari  berbagai kalangan. Mulai bupati, wakil bupati, sekda dan Forkopimda lengkap, pejabat OPD, pemimpin bank, direktur perusahaan, camat, guru, kepala sekolah, LSM, perangkat, wartawan sampai dengan masyarakat biasa dan pemilik UMKM. ”Jadi bagaimana bisa menyatu semua. Memang jadi tantangan tersendiri. Tapi Alhamdullilah acara berjalan lancar dan sukses,” pungkas David bangga. (yan/bin) Editor : Achmad RW
#wo #pesta #party planner #pernikahan #Jombang #EO #acara kantor #fams organizer