Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Emilda Deny Listiawan mengatakan, kecelakaan bermula saat As’ad, 55, warga Desa Jombok, Kecamatan Kesamben mengendari motor Suzuki Smash bernopol S 4021 VB dengan membawa gerobak berisi kacamata dagangannya.
Dia melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Mojokerto menuju arah Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Saat melintas di lokasi kejadian, sekitar pukul 07.30, tiba-tiba laju kendaraan penjual kacamata itu mengarah ke kanan. Karena jarak terlalu dekat menjadikan Qoderi ,46, warga Desa Watusumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang berjalan searah di belakangnya tak kuasa menghindar dan menabrak motor As’ad.
Akibat benturan itu, laju motor yang dikemudikan Qoderi berboncengan dengan Dyah Suci Wahyuni ,26, warga Kecamatan Prajurit Kulon jatuh ke lajur kanan. Tak berhenti di situ, motor yang ditumpangi Qoderi selanjutnya tertabrak sepeda motor Yamaha N-Max bernopol S 6647 SG yang dikemudikan Miftakhul Farid, 35, warga Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno yang berjalan dari arah berlawanan.
Kendaraan ini pun lantas terjatuh dan tertabrak Honda Vario bernopol S 2965 VY yang dikemudikan Supiah,50, warga Desa Miji, Kecamatan Kranggan, Mojokerto. ”Pengendara motor Suzuki Smash pada saat belok ke kanan diduga tidak memperhatikan jarak kendaraan. Sehingga gerobak belakangnya tertabrak kendaraan sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah belakang," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/4).
Kerasnya benturan saat kecelakaan beruntun itu, membuat Qoderi terluka parah pada bagian kepala sehingga tewas di lokasi kejadian. Sedangkan penumpangnya, Dyah mengalami patah tulang tangan kanan sehingga dilarikan ke RSUD Jombang.
Sementara pemotor lainnya, Supiah mengalami luka ringan dan telah dirawat di Puskesmas Sumobito."Korban meninggal 1 orang, luka berat 1 dan luka ringan 1 orang," kata Emilda.
Peristiwa kecelakaan beruntun itu telah ditangani Satlantas Polres Jombang. Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan petugas guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, di lokasi lain, kecelakaan beruntun juga terjadi di jalan Raya Peterongan, Jombang (20/4). Tidak ada korban jiwa dari insiden kecelakaan di jalan nasional ini.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Emilda Deny Listiawan mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30. Semula melaju kendaraan mobil Pikap Suzuki bernopol S 8007 WL yang dikemudikan Abd Muid berjalan dari arah barat ke timur.
Saat melintas di Fly Over Peterongan, diduga kurang memperhatikan laju di depan sehingga menabrak traffic cone yang berada di depanya. Seketika motornya oleng dan terhenti.
Nahas dari arah belakang, secara beriringan melaju kendaraan sepeda motor Honda Supra bernopol AG 5035 UY yang dikemudikan Darsono, 50, warga Desa Patihan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk dan kendaraan Mobil Avanza bernopol S 1552 ZC (belum diketahui identitas sopir). Karena jarak terlalu dekat benturan tak terhindarkan.
Polisi yang tiba di lokasi segera mengevakuasi para korban berikut kendaraan. Akibat kejadian ini, motor Darsono ringsek berat. Warga Kabupaten Nganjuk juga mengalami luka patah tulang kaki kanan. ”Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit,” bebernya. Guna proses pemeriksaan lebih lanjut, seluruh kendaraan yang terlibat diamankan di Satlantas Polres Jombang. Editor : Rojiful Mamduh