Bagaimana tidak, Erwin baru saja memodikfikasi motornya, yakni Yamaha RX-S. Modifikasi yang dilakukan bisa dibilang anti-mainstream, yakni mengubah motor Yamaha RX-S menjadi motor trail.
Modifikasi ala Erwin ini bukan lagi restorasi atau penambahan aksesori saja, tapi sudah pada tahap mengubah bentuk motor.
Meskipun sudah berganti menjadi motor trail, tapi basis dasarnya tetap dari Yamaha RX-S lansiran 1984.
Hanya saja, bodi, rangka dan kaki-kaki motor dirombak total. Erwin pun menceritakan asal mula ide modifikasi Yamaha RX-S jadi motor trail ini. ”Saya sebenarnya tidak suka motor pabrikan. Jadi saya ingin beda, makanya bodi, rangka sampai kaki-kaki saya rombak total. Saya mulai mengerjakan sepeda ini tahun 2008 lalu. Mulai dari nol,” ujar Erwin.
Dari tampilannya saja sudah tidak terlihat lagi wujud identik Yamaha RX-S. Selain bodinya yang dirombak total, Erwin juga meng-custom rangka asli motor Suzuki Satria 2 tak, yang gunanya untuk mendukung bentuk baru motor trailnya. "Rangka custom, mulai dari segitiga terus ke belakang pakai pipa seamless. Bikin dudukan bodi dan kaki-kaki baru," sambung Erwin.
Karena konsepnya motor trail, ia pun juga mengubah total pada bagian kaki-kaki motornya. "Kaki-kaki rombak total, mulai dari sokbreker depan upside down limbah moge dan belakang Ride It Mono tabung udara," bebernya.
Agar lebih gesit saat terabas medan hutan. Tentu bagian mesin tak luput dari sentuhan Erwin. Mulai dari pengapian dan sampai jeroan mesin juga dirombak. "Pengapian pakai Yamaha YZ 125. Silinder Blok Yamaha RX King, Karburator ukuran 30 reamer 32," pungkas Erwin. Editor : M Nasikhuddin