Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Renungan Minggu 78: Jangan Sampai Pudar Semangatmu!

M Nasikhuddin • Senin, 21 Februari 2022 | 00:35 WIB
PENDETA GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Petrus Harianto STh
PENDETA GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Petrus Harianto STh
PENDETA GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya menjaga semangat. ’’Pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa. Seperti kekuatanku pada waktu itu, demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk,’’ tuturnya mengutip Yosua 14:11.

Tidak sedikit orang yang mengalami kegagalan dalam hidup bukan karena mereka bodoh atau tidak berpendidikan. Namun karena mereka tidak memiliki semangat dalam menjalani hidup. Sedikit saja mengalami masalah atau kesulitan langsung mengeluh, mengasihani diri sendiri, kecewa dan kehilangan semangat. Perhatikan apa yang Amsal 18:14 katakan: "Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?".

Seberat apapun tantangan yang dihadapi janganlah sampai semangat kita pudar. Mengapa? Karena kita punya Tuhan yang tak pernah meninggalkan kita. Ia begitu peduli dengan keadaan kita. Janji-Nya bagi umat-Nya, Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Ayat di atas adalah kisah tentang Kaleb, yang tetap memiliki semangat hidup luar biasa sekalipun sudah berumur 85 tahun. Ia berkata,  "...Aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; Seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk."  Ia tetap bersemangat dalam menjalani kehidupan karena ia senantiasa mengarahkan pandangannya kepada janji-janji Tuhan. Kaleb yakin akan janji Tuhan yang pasti digenapi. Orang yang memegang dan mengimani janji Tuhan dalam hidupnya takkan mudah mengeluh dan berputus asa. Ia akan terus bersemangat sampai janji Tuhan tergenapi dalam hidupnya.

Kaleb berusia 40 tahun saat diutus Musa untuk mengintai tanah Kanaan, dan ia terus memegang teguh apa yang Musa katakan.  "Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya. Sebab engkau tetap mengikuti Tuhan, Allahku, dengan sepenuh hati."  (Yosua 14:9).

45 tahun telah berlalu, Tuhan pun menggenapi janji-Nya. Yosua memberikan Hebron menjadi pusakanya.

Saya pernah mengalaminya di saat harus menjalani pendidikan di Sekolah Alkitab untuk memenuhi panggilan Tuhan. Satu hal yang memampukan saya sehingga bisa menyelesaikan pendidikan selama dua kali sembilan bulan, yaitu semangat dari Roh Kudus. Ada banyak tantangan dan ujian yang harus dihadapi. Tapi saya tetap berpegang teguh pada janji Tuhan, kalau Tuhan yang panggil maka Tuhan yang memampukan dan memberikan kekuatan, Haleluya !!!

Menghadapi tantangan hari-hari ini pun, jangan sampai pudar semangat kita. Tetaplah percaya dan bersemangat, Tuhan pasti tolong kita semua. "Teguhkanlah pada hamba-Mu ini janji-Mu, yang berlaku bagi orang yang takut kepada-Mu."  Mazmur 119:38. ’’Tuhan Yesus memberkati,’’ pungkasnya. Editor : M Nasikhuddin
#berita jombang #Renungan Minggu