Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Wonderland Wonosalam
icon featured
Wonderland Wonosalam

Rutin Pakai Pupuk Kompos

11 November 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Rutin Pakai Pupuk Kompos

Share this      

PETANI porang di Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam tak perlu bingung untuk urusan pupuk. Melimpahnya kotoran ternak menjadikan petani memilih pupuk kompos untuk tanaman porang yang mereka tanam.

Mustakim, 40, petani porang Desa Panglungan menceritakan keuntungan menggunakan pupuk kompos menjadikan tanaman lebih subur. ”Kalau pupuk, kami rutin menggunakan pupuk kompos dari kotoran hewan ternak,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Pemupukannya pun tidak ribet. Petani porang cukup memupuk tiga kali dalam satu musim tanam. Begitupun perawatan, petani hanya perlu melakukan penyiangan alias mencabut tanaman gulma yang tumbuh disekitar tanaman porang. ”Serta menambah timbunan tanah itu saja,’’ tambahnya.

Baca juga: Gunakan Durian Masak Pohon

Rutin Pakai Pupuk Kompos

Sejak dua tahun membudidayakan tanaman porang, ia mengaku banyak mendapat untung. Pasalnya, tanaman porang tidak perlu beli bibit lagi.

Penanaman porang dapat dilakukan dengan cara menanam ulang umbi porang, memanfaatkan katak (bibit) yang dihasilkan tanaman serta dari biji spora porang. ”Hasilnya pun cukup menjanjikan. Dari 1 kilo umbi porang yang berisi 5-10 biji bisa menghasilkan 1,1 ton dengan perawatan dan penanaman yang benar,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia