Selasa, 25 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Wonderland Wonosalam
icon featured
Wonderland Wonosalam

Hasil Panen Raya Buah Manggis Asli Desa Jarak Wonosalam Melimpah

02 Desember 2021, 08: 50: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Hasil Panen Raya Buah Manggis Asli Desa Jarak Wonosalam Melimpah

Share this      

JOMBANG - Selain kualitasnya yang siap bersaing, hasil panen buah manggis petani di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam sangat produktif.

Dari hitungan per 1.000 pohon, setiap tahunnya bisa menghasilkan panen mencapai sekitar 150 ton setiap tahunnya. ”Potensi manggis di Desa Jarak memang sangat besar,” terang Kades Jarak Agus Darninto kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Lebih lanjut Agus menerangkan, di wilayah sendiri, ada sekitar 1.000 pohon manggis usia produktif. Itu tersebar di tujuh wilayah dusun yang ada di Desa Jarak. ”Ada sekitar 1.000 pohon produktif. Usianya rata-rata sekitar lima tahun,” terangnya.

Baca juga: Berkembang ke Beberapa Desa, Jadi Komoditas Unggulan

Hasil Panen Raya Buah Manggis Asli Desa Jarak Wonosalam Melimpah

Satu pohon lanjut dia, bisa menghasilkan sekitar 1 kuintal manggis per tahunnya. Belum lagi ditambah pohon manggis yang usianya masih di bawah lima tahun. ”Dengan potensi itu, kita rutin mengadakan sedekah desa tumpengan manggis sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas melimpahnya panen manggis,’’ jelas dia.  Dari tujuh dusun di Desa Jarak, ada sekitar 6-12 hektare yang saat ini pohon manggisnya mulai masak.

Setiap ada manggis yang matang, petani hanya menjual di tingkat lokal saja. ”Sejauh ini kami baru bisa mencukupi permintaan lokal. Sementara permintaan keluar kota belum bisa,’’ jelas Agus.

Harga jual manggis tahun ini cenderung stabil, bahkan ada kenaikan dari tahun lalu meski tidak terlalu signifikan. ”Alhamdulillah meningkat meski tidak banyak. Saat ini harga jual kisaran Rp 10 ribu/kg,’’ tandasnya.

Sayangnya, pengelolaan manggis di Desa Jarak belum bisa dikatakan optimal. Salah satunya pemanfaatan kulit manggis. ”Ratusan ton kulit manggis terbuang sia-sia setiap panen. Padahal, kulit manggis bisa dimanfaatkan menjadi olahan yang lebih bermanfaat,” imbuhnya.

Karenanya, dia berharap ada dukungan dari pemerintah sehingga petani manggis di Desa Jarak lebih berdaya. ”Selama ini belum dikelola dengan baik, untuk itu kami ingin pendampingan dinas terkait agar kulit manggis di desa kami dapat dikelola dengan maksimal,’’ pungkasnya. 

(jo/ang/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia