26.9 C
Jombang
Wednesday, February 8, 2023

Tri Agustin Wahyu Ningrum: Wanita Harus Jadi Support System Terbaik Keluarga

JOMBANG –  Bagi Tri Agustin Wahyu Ningrum SH, keluarga adalah harta yang paling berharga. Meski disibukkan dengan berbagai kegiatan organisasi yang ia ikuti, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Jombang selalu berusaha hadir sebagai ibu yang bisa menjadi support system terbaik untuk keluarga.

”Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga saya, baik suami maupun anak-anak saya,” ujar istri Kepala Dinas DPPKBPPPA Jombang dr Pudji Umbaran ini.

Menurutnya, banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberikan dukungan maupun perhatian kepada keluarga. Salah satunya, rutin mendoakan yang terbaik untuk keluarga setiap selesai menunaikan ibadah salat. ”Setiap usai salat, saya selalu mendoakan baik suami dan anak-anak saya,” tambah perempuan kelahiran Surabaya, 17 Agutus 1970 ini.

Baca Juga :  Ika Fariana Afan, Guru Sekaligus Motivator dan Tempat Curhat Siswa

Selain itu, bentuk dukungan dan perhatian seperti saling mengerti, menyiapkan makanan kesukaan untuk anggota keluarga hingga menyisihkan waktu untuk keluarga juga dilakukan sebagai bentuk kasih sayang. ”Misalnya untuk suami adalah saling memahami. Sebagai contoh ketika suami ada masalah, kita bisa saling membantu untuk memberi saran dan lain-lain. Begitu juga anak, kita berupaya memenuhi kebutuhan dan keinginan anak dengan baik,” jelas anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Salim dan Miratin ini.

Selain memberikan prioritas waktunya kepada keluarga, Agustin tetap bisa membagi waktu untuk bisa aktif dan produktif mengikuti kegiatan di sejumlah organisasi. Ada beberapa organisasi yang ia ikuti. Di antaranya DWP DPPKB PPPA, DWP Kabupaten Jombang, Yayasan Dharma Wanita Jombang, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), TP PKK Kabupaten Jombang. ”Selain itu, saya juga aktif di beberapa kegiatan kemasyarakatan di lingkungan tempat tinggal,” terang alumnus Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Surabaya 1992 ini.

Baca Juga :  Petani Waswas, 1.000 Hektare lebih Lahan di Utara Brantas Dibiarkan Nganggur

Meski aktif di berbagai organisasi, ia tetap bisa membagi waktu bersama keluarga dengan baik. Sejak pagi, ibu empat anak ini tetap bisa mengantarkan anak bungsunya ke sekolah. ”Membagi waktu bersama keluarga tetap bisa, dan tidak ada kendala. Pagi juga masih mangantar anak saya,” papar dia.

Agustin menikah dengan dr Pudji Umbaran usai lulus kuliah sarjana pada 1993. Ia kemudian pindah ke Jombang pada 1996 karena menyesuaikan tugas suaminya, dr Pudji sebagai ASN di Pemkab Jombang. ”Ya waktu itu anak pertama saya masih usia 6 tahun,” pungkas Agustin.






Reporter: Anggi Fridianto

JOMBANG –  Bagi Tri Agustin Wahyu Ningrum SH, keluarga adalah harta yang paling berharga. Meski disibukkan dengan berbagai kegiatan organisasi yang ia ikuti, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Jombang selalu berusaha hadir sebagai ibu yang bisa menjadi support system terbaik untuk keluarga.

”Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga saya, baik suami maupun anak-anak saya,” ujar istri Kepala Dinas DPPKBPPPA Jombang dr Pudji Umbaran ini.

Menurutnya, banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberikan dukungan maupun perhatian kepada keluarga. Salah satunya, rutin mendoakan yang terbaik untuk keluarga setiap selesai menunaikan ibadah salat. ”Setiap usai salat, saya selalu mendoakan baik suami dan anak-anak saya,” tambah perempuan kelahiran Surabaya, 17 Agutus 1970 ini.

Baca Juga :  Ira Purwandari, Wanita Harus Berpendidikan

Selain itu, bentuk dukungan dan perhatian seperti saling mengerti, menyiapkan makanan kesukaan untuk anggota keluarga hingga menyisihkan waktu untuk keluarga juga dilakukan sebagai bentuk kasih sayang. ”Misalnya untuk suami adalah saling memahami. Sebagai contoh ketika suami ada masalah, kita bisa saling membantu untuk memberi saran dan lain-lain. Begitu juga anak, kita berupaya memenuhi kebutuhan dan keinginan anak dengan baik,” jelas anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Salim dan Miratin ini.

Selain memberikan prioritas waktunya kepada keluarga, Agustin tetap bisa membagi waktu untuk bisa aktif dan produktif mengikuti kegiatan di sejumlah organisasi. Ada beberapa organisasi yang ia ikuti. Di antaranya DWP DPPKB PPPA, DWP Kabupaten Jombang, Yayasan Dharma Wanita Jombang, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), TP PKK Kabupaten Jombang. ”Selain itu, saya juga aktif di beberapa kegiatan kemasyarakatan di lingkungan tempat tinggal,” terang alumnus Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Surabaya 1992 ini.

Baca Juga :  Refresh Pikiran dengan Main Musik

Meski aktif di berbagai organisasi, ia tetap bisa membagi waktu bersama keluarga dengan baik. Sejak pagi, ibu empat anak ini tetap bisa mengantarkan anak bungsunya ke sekolah. ”Membagi waktu bersama keluarga tetap bisa, dan tidak ada kendala. Pagi juga masih mangantar anak saya,” papar dia.

Agustin menikah dengan dr Pudji Umbaran usai lulus kuliah sarjana pada 1993. Ia kemudian pindah ke Jombang pada 1996 karena menyesuaikan tugas suaminya, dr Pudji sebagai ASN di Pemkab Jombang. ”Ya waktu itu anak pertama saya masih usia 6 tahun,” pungkas Agustin.






Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/