alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

dr Fatin Hamamah Muzaki, Nikmatnya Bekerja Sesuai Cita-CIta

JOMBANG – Menjadi dokter merupakan bagian dari cita-cita dr Fatin Hamamah Muzaki, SpM sejak kecil. Cita-cita itu juga ia teruskan kepada kedua putranya.

”Saya tidak pernah memaksa, tapi mengarahkan,” ungkap Fatin, ketua Staf Medik Fungsional Mata dan Pengurus Bidang Kredensial Komite Medik RSUD Jombang.

Kepada putri pertamanya dr Farah Nadia, ia mengaku memintanya untuk menjadi seorang dokter. Ia menyesuaikan dengan kemampuan dan minat putrinya itu. ”Sebelum saya arahkan ke kedokteran saya test secara profesional, mampu gak IQnya, minat dan bakatnya, saya juga tanya secara langsung, kebetulan anaknya mau,” jelasnya.

Sementara putra bungsunya dr Rahadi Akbar, ia lebih membebaskan putranya memilih jalan sendiri. Namun lagi-lagi ia berkaca pada yang lebih tua. Melihat sang kakak menempuh kuliah kedokteran, akhirnya ia juga memutuskan untuk sekolah dokter.

Baca Juga :  dr Tri Putri Yuniarti, Tanggungjawab 24 Jam pada Profesi dan Jabatan

Dalam mendidik anak, Fatin lebih banyak memberikan contoh. Ia juga mengurangi jadwal praktiknya untuk bisa mendampingi anak belajar saat masa sekolah. ”Kebetulan mereka di Jombang hanya sampai SMP, SMA mereka sudah sekolah di Malang, lanjut kuliah kedokteran juga di Universitas Brawijaya Malang,” jelasnya.

Sementara Fatin sendiri merupakan wanita kelahiran Sampang, 24 Maret 1964. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Airlangga Surabaya, masuk 1983, dan lulus 1989.

Ia kemudian lanjut inpres ke Bima dan Mataram selama empat tahun, mulai tahun 1991 hingga 1995. Setelah menjalani inpres, ia kembali ke Surabaya. Pada 1996, ia melanjutkan pendidikan spesialis mata hingga tahun 2000.

Ia mengatakan, sebetulnya keinginannya adalah ke radiologi, hanya saja, karena antrean radiologi panjang hingga tiga tahun, dan lebih banyak menerima mahasiswa dari luar Jawa maka ia memutuskan untuk memilih spesialis mata. ”Lalu pilihannya ada dua, spesialis mata atau THT, tapi karena memang saya ingin yang ada operasinya, maka saya pilih spesialis mata,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalin Sinergi untuk Kenalkan Pelukis ke Dunia Luar

Setelah lulus spesialis mata tahun 2000,  pada 2001 ia ditugaskan di RSUD Jombang sampai sekarang. Sejak ditugaskan di Jombang ia menetap di Jalan Cak Durasim nomor 4 Kelurahan Kaliwungi, Kecamatan Jombang.

Namun Fatin tidak berhenti belajar. Istri Ir Rachmad Gunawan ini tetap update ilmu, setidaknya satu minggu harus membaca buku. Namun ia mengaku mendapat lebih banyak ilmu selama pandemi. Sebab webinar lebih sering dilakukan. ”Dari situ saya update ilmu, dari webinar-webinar,” jelasnya.

Selanjutnya….






Reporter: Wenny Rosalina
- Advertisement -

JOMBANG – Menjadi dokter merupakan bagian dari cita-cita dr Fatin Hamamah Muzaki, SpM sejak kecil. Cita-cita itu juga ia teruskan kepada kedua putranya.

”Saya tidak pernah memaksa, tapi mengarahkan,” ungkap Fatin, ketua Staf Medik Fungsional Mata dan Pengurus Bidang Kredensial Komite Medik RSUD Jombang.

Kepada putri pertamanya dr Farah Nadia, ia mengaku memintanya untuk menjadi seorang dokter. Ia menyesuaikan dengan kemampuan dan minat putrinya itu. ”Sebelum saya arahkan ke kedokteran saya test secara profesional, mampu gak IQnya, minat dan bakatnya, saya juga tanya secara langsung, kebetulan anaknya mau,” jelasnya.

Sementara putra bungsunya dr Rahadi Akbar, ia lebih membebaskan putranya memilih jalan sendiri. Namun lagi-lagi ia berkaca pada yang lebih tua. Melihat sang kakak menempuh kuliah kedokteran, akhirnya ia juga memutuskan untuk sekolah dokter.

Baca Juga :  Jalin Sinergi untuk Kenalkan Pelukis ke Dunia Luar

Dalam mendidik anak, Fatin lebih banyak memberikan contoh. Ia juga mengurangi jadwal praktiknya untuk bisa mendampingi anak belajar saat masa sekolah. ”Kebetulan mereka di Jombang hanya sampai SMP, SMA mereka sudah sekolah di Malang, lanjut kuliah kedokteran juga di Universitas Brawijaya Malang,” jelasnya.

Sementara Fatin sendiri merupakan wanita kelahiran Sampang, 24 Maret 1964. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Airlangga Surabaya, masuk 1983, dan lulus 1989.

- Advertisement -

Ia kemudian lanjut inpres ke Bima dan Mataram selama empat tahun, mulai tahun 1991 hingga 1995. Setelah menjalani inpres, ia kembali ke Surabaya. Pada 1996, ia melanjutkan pendidikan spesialis mata hingga tahun 2000.

Ia mengatakan, sebetulnya keinginannya adalah ke radiologi, hanya saja, karena antrean radiologi panjang hingga tiga tahun, dan lebih banyak menerima mahasiswa dari luar Jawa maka ia memutuskan untuk memilih spesialis mata. ”Lalu pilihannya ada dua, spesialis mata atau THT, tapi karena memang saya ingin yang ada operasinya, maka saya pilih spesialis mata,” jelasnya.

Baca Juga :  Hardini Indarwati: Pelayan Pasien Harus Modis, Ramah dan Sabar

Setelah lulus spesialis mata tahun 2000,  pada 2001 ia ditugaskan di RSUD Jombang sampai sekarang. Sejak ditugaskan di Jombang ia menetap di Jalan Cak Durasim nomor 4 Kelurahan Kaliwungi, Kecamatan Jombang.

Namun Fatin tidak berhenti belajar. Istri Ir Rachmad Gunawan ini tetap update ilmu, setidaknya satu minggu harus membaca buku. Namun ia mengaku mendapat lebih banyak ilmu selama pandemi. Sebab webinar lebih sering dilakukan. ”Dari situ saya update ilmu, dari webinar-webinar,” jelasnya.

Selanjutnya….






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/