alexametrics
31.1 C
Jombang
Wednesday, May 25, 2022

Fathmah Muthi’ah, Qori Nasional yang Ingin Jadi Qori Internasional

NAMA Fathmah Muthi’ah cukup populer belakangan. Setelah dirinya sukses berpartisipasi sebagai juri kehormatan Lomba Tartil Virtual yang diadakan Jawa Pos Radar Jombang, baru-baru ini.

Dara muda kelahiran Medan, 14 September 1999 ini sering menjuarai lomba tartil maupun qori tingkat nasional.  Perempuan yang sedang menempuh pendidikan Institute Ilmu Quran Jakarta ini menarget bisa tembus kejuaraan qori tingkat internasional.

Ning Fathmah, sapaan akrabnya, merupakan anak keempat dari enam bersaudara pasangan H Fadhlan Zainuddin dan Hj Mahmuda. Ia tinggal bersama keluarganya di Jl M Yakub Lubis gang Saudara, Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam belajar qori maupun tilawah, ia jalani sejak duduk di bangku SD. Ilmunya didapatkannya dari sang ayah, yang kebetulan seorang qori. ”Mulai belajar tilawah itu sejak SD dari ayah langsung,’’ ujarnya saat diwawancara Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (14/5).

Sejak kecil, Fathmah belajar qori bersama kakak dan adiknya. Selain itu, ia juga berguru ke beberapa ustad dan ustadzah di Medan. ”Saya belajar qori atau tilawah setiap habis magrib, biasanya habis salat itu langsung mengaji bergilir dari kakak dulu, kemudian ke adik. Tapi tak jarang, kami rebutan untuk mengaji ke buya (ayah, Red),’’ tambahnya.

Baca Juga :  Wanita Harus Sigap dan Bertanggung Jawab

Lantaran belajar tilawah sejak SD, Fathmah mengikuti lomba tilawah kali pertama juga saat masih duduk di bangku SD 2010 lalu. Berkat bimbingan langsung dari ayah, ia berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi Sumatera Utara saat itu. ”Kemudian 2013 Alhamdulillah bisa lolos nasional,’’ jelas dia.

Saat ini, Fathmah tengah menempuh pendidikan sarjana di Institute Ilmu Quran Jakarta. Sembari kuliah, ia sering diminta menjadi juri ataupun instruktur tilawah privat di wilayahnya. ”Saya ingin mengejar cita-cita yang belum tercapai, yakni berlanjut ke kancah internasional. Karena terakhir, saya ikut lomba di Pontianak 2019 juara 3 tingkat nasional,’’ paparnya.

Ia lantas memberikan tips kepada adik-adik yang kini fokus belajar tilawah ataupun qori. Selain konsisten latihan, adapula beberapa pantangan yang harus diperhatikan. Misalnya, menghindari makanan dingin baik es atau minuman kemasan lain. Termasuk menghindari makan makanan berminyak. ”Kadang kalau mau tampil saya dibuatkan minuman air sereh,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Ingin Prestasi Lebih Tinggi

Fathmah menempuh pendidikan dasar di SDS Budi Mulia Medan lulus 2011. Kemudian melanjutkan ke MTsN 2 Medan lulus 2014 dan MAN 1 Medan lulus 2017. Kini, ia tercatat sebagai mahasiswa IIQ Jakarta.

Ada beberapa lomba yang pernah diikuti Fathmah. Di antaranya juara 3 MTQ (AKSIOMA) tingkat nasional di Malang 2013, juara harapan 2 STQ Nasional di Bangka Belitung Tilawah anak 2013, juara 1 MTQ Provinsi Sumut 2014 dan 2016 cabang syarhil quran, juara 2 MTQ Nasional 2018 di Medan cabang tahfizh 5 juz dan tilawah, juara 1 Qori Indonesia RTV 2019, juara 3 STQ nasional 2019 di Pontianak cabang Tahfizh 5juz dan tilawah, juara 2 MTQ Provinsi Banten 2021 cabang tilawah remaja dan juara 1 MTQ Kota Tangsel 2022 cabang tilawah remaja.






Reporter: Anggi Fridianto
- Advertisement -

NAMA Fathmah Muthi’ah cukup populer belakangan. Setelah dirinya sukses berpartisipasi sebagai juri kehormatan Lomba Tartil Virtual yang diadakan Jawa Pos Radar Jombang, baru-baru ini.

Dara muda kelahiran Medan, 14 September 1999 ini sering menjuarai lomba tartil maupun qori tingkat nasional.  Perempuan yang sedang menempuh pendidikan Institute Ilmu Quran Jakarta ini menarget bisa tembus kejuaraan qori tingkat internasional.

Ning Fathmah, sapaan akrabnya, merupakan anak keempat dari enam bersaudara pasangan H Fadhlan Zainuddin dan Hj Mahmuda. Ia tinggal bersama keluarganya di Jl M Yakub Lubis gang Saudara, Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam belajar qori maupun tilawah, ia jalani sejak duduk di bangku SD. Ilmunya didapatkannya dari sang ayah, yang kebetulan seorang qori. ”Mulai belajar tilawah itu sejak SD dari ayah langsung,’’ ujarnya saat diwawancara Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (14/5).

Sejak kecil, Fathmah belajar qori bersama kakak dan adiknya. Selain itu, ia juga berguru ke beberapa ustad dan ustadzah di Medan. ”Saya belajar qori atau tilawah setiap habis magrib, biasanya habis salat itu langsung mengaji bergilir dari kakak dulu, kemudian ke adik. Tapi tak jarang, kami rebutan untuk mengaji ke buya (ayah, Red),’’ tambahnya.

Baca Juga :  Alquran Jadi Bagian Hidup

Lantaran belajar tilawah sejak SD, Fathmah mengikuti lomba tilawah kali pertama juga saat masih duduk di bangku SD 2010 lalu. Berkat bimbingan langsung dari ayah, ia berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi Sumatera Utara saat itu. ”Kemudian 2013 Alhamdulillah bisa lolos nasional,’’ jelas dia.

- Advertisement -

Saat ini, Fathmah tengah menempuh pendidikan sarjana di Institute Ilmu Quran Jakarta. Sembari kuliah, ia sering diminta menjadi juri ataupun instruktur tilawah privat di wilayahnya. ”Saya ingin mengejar cita-cita yang belum tercapai, yakni berlanjut ke kancah internasional. Karena terakhir, saya ikut lomba di Pontianak 2019 juara 3 tingkat nasional,’’ paparnya.

Ia lantas memberikan tips kepada adik-adik yang kini fokus belajar tilawah ataupun qori. Selain konsisten latihan, adapula beberapa pantangan yang harus diperhatikan. Misalnya, menghindari makanan dingin baik es atau minuman kemasan lain. Termasuk menghindari makan makanan berminyak. ”Kadang kalau mau tampil saya dibuatkan minuman air sereh,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Ingin Prestasi Lebih Tinggi

Fathmah menempuh pendidikan dasar di SDS Budi Mulia Medan lulus 2011. Kemudian melanjutkan ke MTsN 2 Medan lulus 2014 dan MAN 1 Medan lulus 2017. Kini, ia tercatat sebagai mahasiswa IIQ Jakarta.

Ada beberapa lomba yang pernah diikuti Fathmah. Di antaranya juara 3 MTQ (AKSIOMA) tingkat nasional di Malang 2013, juara harapan 2 STQ Nasional di Bangka Belitung Tilawah anak 2013, juara 1 MTQ Provinsi Sumut 2014 dan 2016 cabang syarhil quran, juara 2 MTQ Nasional 2018 di Medan cabang tahfizh 5 juz dan tilawah, juara 1 Qori Indonesia RTV 2019, juara 3 STQ nasional 2019 di Pontianak cabang Tahfizh 5juz dan tilawah, juara 2 MTQ Provinsi Banten 2021 cabang tilawah remaja dan juara 1 MTQ Kota Tangsel 2022 cabang tilawah remaja.






Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/