RadarJombang.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Jatiduwur, Kecamatan Kesamben tahun ini menjadi pemenang lomba Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna Desa (Posyantekdes) terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.
Lomba ini berhasil dimenangkan setelah inovasi produksi mesin pencacah multiguna.
Selain itu, ada juga dan inovasi asap racun tikus (Asti), sebuah smoke bomb alias bom asap untuk pembasmi tikus yang terbukti ampuh.
“Jadi Posyantekdes kami rintis bersama pendamping desa sejak setahun terakhir, kebetulan di Jombang tidak banyak yang punya selain Desa Jatiduwur,” terang Kades Jatiduwur Subardi (4/5).
Ia menjelaskan, posyantekdes fokus dalam dua produk.
Pertama, produk mesin pencacah multiguna yang dibuat warga dengan kegunaan beragam.
“Mulai mencacah pakan sederhana untuk ternak hingga mencacah limbah untuk kebutuhan kompos. Pakan lain juga bisa,” ungkapnya.
Saat ini yang jadi fokus utama adalah inovasi smoke bomb alias bom asap yang digunakan untuk pembasmi tikus.
Bom asap ini dinamai asap racun tikus (Asti).
Subardi mengatakan, meski namanya bom, Asti bukanlah bom yang meledak, namun hanya mengeluarkan asap.
Bahannya, racikan arang, belerang dan sendawa atau KNO 3 alias kalium nitrat.
“Bentuknya seperti mercon memang, pemakaiannya juga dibakar kemudian dimasukkan sarang tikus dan ditutup tanah," lanjutnya.
Dengan itu, pembasmian tikus tidak memakan waktu seperti pakai josmo ataupun pengemposan.
"Tidak perlu capek-capek ngempos lagi, harganya juga lebih ekonomis," lontarnya.
Inovasi Asti disebut Subardi terus disempurnakan dan diujicoba.
Terlebih, permintaan produk sudah mulai banyak dari petani dan beberapa pemerintah desa lain di sekitar Kesamben.
“Penghargaan ini mendorong kami untuk terus mengembangkan inovasi ke depan. Kami berharap nanti ada kemudahan ijin hingga bisa produksi, dan bentuk pemberdayaan masyarakat juga,” pungkasnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW