RadarJombang.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Miagan, Kecamatan Mojoagung memiliki cara tersendiri dalam menggerakkan perekonomian masyarakat tanpa melupakan tradisi.
Salah satunya, Pmdes Miagan menggelar potensi dan ruwat desa di Alun alun Karang Bulak. Puluhan lapak warga berjualan setiap hari.
“Tujuan utamanya untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat, jadi warga dapat menambah penghasilan sambil mengikuti rangkaian acara,” kata Kepala Desa Miagan Antok Budi Subagyo.
Alun alun Karang Bulak merupakan lapangan desa yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kreto Makmur yang sebelumnya bernama Alun-alun Cemara.
“Setelah diadakan penelusuran sejarah desa, ditemukan dulu tanah lapang digunakan prajurit kerajaan berlatih sehingga disebut Karang Bulak,” terangnya.
Gelar potensi dan ruwat desa digelar rutin setiap tahun menjelang bulan suci Ramadan.
Beragam rangkaian acara digelar, mulai dari bazar produk unggulan desa dan UMKM digelar di acara ini.
Tak lupa juga pentas seni dan budaya, pertunjukan musik, senam, mancing bersama serta beragam agenda lain.
“Tahun ini temanya guyup rukun mbangun desane,” tambah Antok.
Sinergi dengan berbagai pihak juga dijalin Pemdes Miagan demi suksesnya kegiatan.
Di puncak acara, para pengunjung berebut tumpeng raksasa berisi hasil bumi berupa aneka buah dan sayur.
Baca Juga: Pemdes Dukuhmojo, Mojoagung Jombang, Ubah Taman Desa Lebih Asri dan Ramah Anak
Tumpeng raksasa ini, sebelumnya telah diarak mengelilingi Desa Miagan.
“Selain sebagai bentuk sukacita dan rasa syukur, kegiatan ini juga untuk melestarikan tradisi warisan nenek moyang,” pungkasnya. (dwi/bin/riz)
Editor : Achmad RW