Sejumlah cermin cembung terpasang di underpass jalan tol Kesamben mulai rusak. Ada yang pecah hingga dibiarkan kosong melompong. Salah satunya, terdapat di Desa Watudakon dan Desa Carangrejo.
Kondisi jembatan Ngesong di Dusun Ngesong, Desa Sengong, Kecamatan/Kabupaten Jombang, makin merana. Hingga dua tahun berjalan, jembatan ngesong itu belum tersentuh perbaikan. Â
Kerusakan fasilitas trotoar di Jl KH Wahid Hasyim terus bermunculan. Diantaranya, adalah neon box. Sudah dua minggu lebih, tulisan penanda nama jalan ini kondisinya padam.
Bukan hanya fasilitas umum pada trotoar dan drainase Jl KH Wahid Hasyim saja yang rusak. Kali ini, Â belasan pohon tabebuya yang ditanam di sepanjang trotoar juga mati.
Penutup bak kontrol Taman Kebonrojo Jombang dibiarkan jebol. Hampir enam bulan ini tak ada penanganan sama sekali. Bila tidak hati-hati, pejalan kaki atau pengunjung taman bisa terperosok.
Lampu lampion yang menghiasi Alun-alun Jombang terhitung sudah beberapa kali rusak. Bahkan, beberapa lampion sudah hilang dan kabelnya putus hingga menggelantung ke bawah.
Proyek rehabilitasi trotoar KH Wahid Hasyim menjadi beban pemkab. Betapa tidak, meski belum lama diserahterimakan, banyak fasilitas trotoar yang rusak. Salah satunya, fasilitas lampu taman.
Kondisi salah satu duiker di Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito jebol. Akibatnya muncul kubangan cukup lebar di permukaan jalan. Untuk meminimalisir bahaya, warga memasang batang pisang sebagai penanda lubang jalan.
Kondisi fasum lampu taman di Jombang kota terpantau rusak, salah satunya, di Jl Dr Soetomo. Di lokasi ini, sejumlah lampu terlihat berkarat bahkan sebagian lampu copot. Ironisnya, lampu taman ini telah lama rusak dan dibiarkan saja.