Radar Jombang JawaPos.com | Events RSS News Feed https://radarjombang.jawapos.com/rss/67/events http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarjombang-logo1.png http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarjombang-logo1.png Radar Jombang JawaPos.com | Events RSS News Feed https://radarjombang.jawapos.com/rss/67/events id Thu, 07 Feb 2019 20:44:41 +0700 Radar Jombang <![CDATA[HUT Ke-7 SMKN Kabuh, Gelar Karnaval Budaya dan Panggung Kesenian Siswa]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2019/02/07/118246/hut-ke-7-smkn-kabuh-gelar-karnaval-budaya-dan-panggung-kesenian-siswa https://radarjombang.jawapos.com/read/2019/02/07/118246/hut-ke-7-smkn-kabuh-gelar-karnaval-budaya-dan-panggung-kesenian-siswa

JOMBANG – SMKN Kabuh sebagai satu-satunya sekolah kejuruan dengan bidang keahlian Teknik Kimia Indsutri dan Farmasi Industri di Kabupaten Jombang]]>

JOMBANG – SMKN Kabuh sebagai satu-satunya sekolah kejuruan dengan bidang keahlian Teknik Kimia Indsutri dan Farmasi Industri di Kabupaten Jombang, kini berusia tujuh tahun.

Rabu (6/2) kemarin, SMKN Kabuh menggelar sejumlah kegiatan untuk memperingati ulang tahunnya yang ketujuh, mulai dari karnaval budaya, panggung kesenian, dan peragaan busana siswa.

Kepala SMKN Kabuh Panca Sutrisno, S.Pd. M.Si mengatakan, perayaan ulang tahun yang digelar tersebut merupakan yang pertama di SMKN Kabuh.

Tim Paskibra memimpin karnaval budaya memperingati 7 tahun SMKN Kabuh. (Istimewa)

“Selama tujuh tahun berdiri, baru kali ini ada peringatan hari ulang tahun. Kegiatan ini digelar dengan harapan bisa meningkatkan semangat guru, karyawan, dan siswa dalam memajukan sekolah,” katanya.

Di usianya yang tujuh tahun, kata Panca merupakan usia awal bagi suatu lembaga pendidikan untuk mencapai predikat nama baik dan nama besar.

“Kami akan menjaga, mengatur ritme dan strategi, untuk mempertahankan kepercayaan pemerintah dan masyarakat sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mencetak prestasi dan generasi bangsa yang cerdas, inovatif, tanggung jawab, kreatif, dan ulet,” lanjutnya.

Kegiatan perayaan ulang tahun yang digelar, menurut Panca merupakan bentuk rasa syukur terhadap berdirinya SMKN Kabuh sebagai salah satu penunjang pendidikan di Indonesia.

“Untuk merayakannya kami mencoba memeriahkan hari jadi dengan hal-hal yang bermanfaat kepada siswa,” imbuhnya. Pihaknya berharap, SMKN Kabuh berkembang lebih maju sehingga bisa mengisi pembangunan.

Untuk mewujudkannya, SMKN Kabuh terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas sekolah.

Saat ini, di SMKN Kabuh sudah tersedia laboratorium kimia industri, laboratorium farmasi industri, laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biologi, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, dan armada antar jemput siswa. “Perlu sinergi dari berbagai pihak untuk bisa mencapai peningkatan mutu dan kualitas pendidikan,” pungkasnya. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Thu, 07 Feb 2019 20:44:41 +0700
<![CDATA[Ahmad Rifai Pengacara Kondang Bersama Istri Hibur Ribuan Abang Becak]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2019/01/22/115223/ahmad-rifai-pengacara-kondang-bersama-istri-hibur-ribuan-abang-becak https://radarjombang.jawapos.com/read/2019/01/22/115223/ahmad-rifai-pengacara-kondang-bersama-istri-hibur-ribuan-abang-becak

JOMBANG – Ribuan abang becak di Jombang dan sekitarnya, Minggu (20/1) kemarin dimanjakan Ahmad Rifai bersama keluarga tercinta. Para tukang becak yang selama]]>

JOMBANG – Ribuan abang becak di Jombang dan sekitarnya, Minggu (20/1) kemarin dimanjakan Ahmad Rifai bersama keluarga tercinta. Para tukang becak yang selama ini bekerj tak kenal lelah dari pagi hingga malam hari, menikmati hiburan gratis. Mulai dari musik religi, pengajian umum yang disampaikan KH Anwar Zahid dari Bojonegoro, salawatan bersama Habib Anis Syahab hingga undian berhadiah sepeda motor dan umrah untuk 10 orang.

Sejak pagi, ribuan abang becak memenuhi rumah Ahmad Rifai di Desa Mojokrapak. Mereka berbondong-bondong dengan suasana senang dan riang gembira. Iringan musik di panggung menambah suasana indah untuk mengibur mereka. Ahmad Rifai didampingi istri tercinta, Dedek Sutimi dalam sambutannya mengaku sangat terharu dan bahagia melihat keceriaan abang becak yang datang.

Habib Anis Syahab didampingi Ahmad Rifai dan KH Anwar Zahid saat menggelar shalawatan bersama. (istimewa)

“Sengaja kami datang dari Jakarta bersama keluarga tercinta dan kru lengkap untuk sama-sama berbagi kebahagiaan bersama abang becak. Mereka ikhlas dan sabar melakukan pekerjaan mulia. Saya dulu waktu masih pelajar sering gunakan jasa tukang becak. Alhamdulillah hari ini kami berbagi kebahagiaan bersama bapak-bapak. Kami doakan semuanya diberi kesehatan oleh Allah SWT. Istri dan anaknya diberi kesehatan dan kelak anak-anaknya menjadi anak soleh, cerdas ada yang jadi dokter, pengacara, menteri, pilot dan lain sebagainya, berguna bagi agama Nusa dan Bangsa,” ungkapnya.

KH.Anwar Zahid dalam tausiahnya mengatakan hal sama. ”Alhamdulillah saya senang bisa mengaji di rumah Bapak Ahmad Rifai. Apalagi jamaah kali ini semua tukang becak. Pekerjaan bapak-bapak ini disukai Rasul. Insya Allah bapak-bapak akan masuk surga duluan karena keihlasan bekerja demi istri dan masa depan anak-anak,” tegasnya.

Sementara itu dalam acara santunan itu para abang becak dimanjakan Rifai. Selain dihibur artis dangdut, juga ada undian khusus abang becak. Hadiah menggiurkan, mulai uang tunai Rp 1 juta - Rp 1,5 juta untuk 5 pemenang, motor matic hingga umrah gratis untuk 10 orang. Di akhir acara, tak lupa dilakukan potong tumpeng sebagai tanda lahir Yayasan Abang Becak Madzkur Al Amin yang salah satu programnya pemberian beasiswa kepada putra-putri abang becak berprestasi.

Supaidi, salah satu abang becak yang mengikuti acara mengaku bahagia dan terharu dengan Bapak Rifai. “Kami semua tukang becak entah berapa ribu orang ini semua disantuni, diberi makan, dihibur, bahkan dikasih hadiah umrah untuk 10 orang. Ya Allah terima kasih atas berkah yang kami terima melalui Pak Rifai, terimakasih Pak Rifai dan terimakasih kepada semuanya,” pungkasnya.

Peresmian Musala Madzkur Al Amin ke-28

SETELAH santunan, Ahmad Rifai bersama tim menuju Desa Kedungotok untuk melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya musala Madzkur Al Amin ke-28. Walau diguyur hujan deras, namun tak menyurutkan keluarga besar Ahmad Rifai bersama kepala desa dan warga menyaksikan peresmian musala tersebut. Bahkan tidak ada satu jamaah pun yang meninggalkan lokasi.

”Alhamdulillah musala Madzkur al Amin ke-28 sudah selesai pembangunannya. Hari ini kami bersama semua perangkat desa serta jamaah meresmikan. Ini sesuatu yang sangat mulia dan terharu. Monggo musala ini bapak ibu pergunakan dengan baik sebagaimana mestinya. Ramaikan dengan salat berjamaah dengan syiar yang bisa membawa semuanya menuju lebih baik. Saya yakin bapak ibu semua suka kebaikan, menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,” tegasnya.

Saat itu juga Rifai menanyakan kesanggupan para jamaah, semua menjawab kompak. Setelah sambutan tak lupa dilakukan pemotongan pita dan tumpeng yang dilakukan kepala desa bersama Rifai dan partner sebagai tanda diresmikannya musala Madzkur al Amin ke-28. (adv)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Tue, 22 Jan 2019 16:31:06 +0700
<![CDATA[TB Care Aisyiyah Jombang Ikut Berkontribusi Tekan Penyebaran TBC]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/31/111050/tb-care-aisyiyah-jombang-ikut-berkontribusi-tekan-penyebaran-tbc https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/31/111050/tb-care-aisyiyah-jombang-ikut-berkontribusi-tekan-penyebaran-tbc

JOMBANG – Angka temuan penderita TBC (tuberculosis) diprediksi semakin meningkat di Kabupaten Jombang. Hal itu merupakan imbas positif dari program kontak]]>

JOMBANG – Angka temuan penderita TBC (tuberculosis) diprediksi semakin meningkat di Kabupaten Jombang. Hal itu merupakan imbas positif dari program kontak investigasi untuk pasien TBC, dengan gerakan 1-30 (1 indek-30 kontak) dari 1 pasien menyisir mencari 1-30 orang yang dekat dengan pasien yaitu kontak erat dengan kontak serumah.

Ini merupakan salah satu komitmen TB Care Aisyiyah untuk menanggulangi penyebaran penyakit TBC di Kabupaten Jombang. ”Temuan kasus TBC rata rata setiap bulannya 30-40 penderita, ditambah dengan program TB MDR (resisten obat) yang melakukan pengobatan di RSUD Jombang ada 54,” ujar Ida Sukarsih, Koordinator TB Care Aisyiyah Jombang.

Menurut Ida, hal itu seharusnya menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk bisa menekan penyebaran atau penularan penyakit TBC. Dengan adanya peraturan daerah (Perda TBC), pihaknya berharap ini berdampak pada masyarakat untuk memperoleh kemudahan dalam melakukan pengobatan.

Jajaran pengurus TB Care Aisyiyah Jombang foto bersama Bupati Mundjidah Wahab (Istimewa)

Terutama pada pasien TBC untuk kumis tebal (kumuh miskin dan terbelakang), dan masyarakat yang jauh dari fasyankes. Serta mereka penderita TBC MDR yang mendapat stigma negatif masyarakat, tidak punya pekerjaan karena berhenti bekerja, mendapat efek samping obat dan transportasi ke fasyankes setiap hari.

”Untuk menjadikan jombang yang bermartabat dan berdaya saing, harus dimulai dari menaikan derajat kesehatan. Jika masyarakat sehat akan kuat bekerja dan berkarya. Untuk itu lewat komunitas TB Care Aisyiyah, membuat pelatihan pemberdayaan ekonomi dan social lewat sekitar atau lintas OPD,” pungkasnya. (adv/ric)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Mon, 31 Dec 2018 18:02:39 +0700
<![CDATA[Semarak, Mlaku Bareng Launching Jawa Pos Radar Jombang Online]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/31/111022/semarak-mlaku-bareng-launching-jawa-pos-radar-jombang-online https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/31/111022/semarak-mlaku-bareng-launching-jawa-pos-radar-jombang-online

JOMBANG – Kini, warga Jombang punya dimanapun berada punya alternatif berita yang bisa diakses dari manapun dan kapan pun. Ini setelah Jawa Pos Radar Jombang]]>

JOMBANG – Kini, warga Jombang punya dimanapun berada punya alternatif berita yang bisa diakses dari manapun dan kapan pun. Ini setelah Jawa Pos Radar Jombang online telah resmi dilaunching, Minggu (30/12) kemarin.

Bertempat di Warung Apung Rahmawati, launching URL (Uniform Resource Locator) radarjombang.jawapos.com yang dihelat bersama Mlaku Bareng Warung Apung Rahmawati berjalan semarak. Warung Apung yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim (depan Kodim) ini juga sedang memperingati ulang tahunnya yang ke-6.

Sejumlah pejabat seperti Wabup Jombang Sumrambah, Sekda Jombang Akhmad Jazuli, Kabag Ops polres Jombang Kompol Kusen Hidayat hadir dalam acara ini.

Dalam sambutannya,  general manajer Jawa Pos Radar Jombang M. Nur Kholis menyebut adanya  radarjombang.jawapos.com akan membantu masyarakat Jombang dimanapun berada untuk lebih mudah mendapat informasi tentang segala hal mengenai Jombang.

’’Langsung saja klik radarjombang.jawapos.com untuk informasi terbaru dan akurat tentang segala hal tentang Jombang,” terangnya. Bahkan ke depan, menurut M. Nur Kholis tak saja berita, sajian informasi seperti wisata, kuliner, tokoh, hingga serba-serbi menarik yang ada di Jombang bakal terus ditambahkan.

’’Harapan kami radarjombang.jawapos.com akan jadi rumah besar bagi seluruh warga Jombang, dimanapun dia berada. Dan segala informasi apapun ada di sana,” sambungnya.

Sementara itu, Sumrambah juga mengaku sangat mengapresiasi dilaunchingnya media online terpercaya di Jombang ini. ’’Saya mengucapkan selamat atas launching  radarjombang.jawapos.com. Semoga ini dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Juga menjadi kekuatan penyeimbang untuk menuju Jombang yang lebih baik, berkarakter dan berdaya saing,” ucapnya. Diberangkatkan langsung Wakil Bupati Jombang Sumrambah pada pukul 07.00, ribuan peserta masyarakat yang ikut hadir langsung menempuh rute perjalanan yang ditetapkan panitia.

“Ribuan tiket yang disediakan panitia ludes terjual, ini bukti masyarakat sangat antusias dalam kegiatan ini,” terang manajer event Jawa Pos Radar Jombang Arief Hikmawan.

Usai menempuh perjalanan, masyarakat yang hadir dihibur hiburan musik yang telah disediakan. Ratusan hadiah juga disiapkan panitia, puluhan voucher, puluhan hadiah hiburan hingga grandprize satu buah sepeda motor dibagikan kepada peserta yang hadir. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Mon, 31 Dec 2018 14:44:37 +0700
<![CDATA[Menyusuri Tempat Wisata Negeri Jiran (4-Habis); Uniknya Pasar Karat]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/22/109779/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-4-habis-uniknya-pasar-karat https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/22/109779/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-4-habis-uniknya-pasar-karat

JOMBANG – Di Jalan Sultan dan Petaling tidak hanya menawarkan barang baru dan brand terkenal, namun barang bekas. Para pedagang buka hanya di kala pagi hari.]]>

JOMBANG – Di Jalan Sultan dan Petaling tidak hanya menawarkan barang baru dan brand terkenal, namun barang bekas. Para pedagang buka hanya di kala pagi hari. Namanya Pasar Karat, lokasinya ada di gang-gang di Jalan Sultan.

Meski namanya Pasar Karat, jangan dibayangkan barang yang dijual pedagang semuanya berkarat. Sebab hampir semua barang yang dijual merupakan barang bekas dan masih bisa dipakai.

Barang yang dijajakan pun tak hanya pakaian, ada aneka macam alat elektronik, uang kertas dan koin lama dari beragam negara, ada juga alat keperluan dapur, batu akik, dan lainnya. ’’Yang penting barang bisa laku kita jual,’’ kata Safiyah salah seorang pedagang.

Terkadang ada pula pedagang yang menjual barang baru. Menurut perempuan berhijab ini, barang yang dijual  memang kebanyakan adalah barang bekas. Mereka mendapatkan barang itu pun dari beberapa kota. ’’Ada pula kita dapat dari luar (Malaysia),’’ imbuh dia.

Beragam barang yang dia jual, pakaian bekas yang didapat kebanyakan sudah ada pemasoknya. Sama halnya di kota-kota lain pada umumnya, pedagang biasanya hanya tinggal mengambil dan menjual kembali. 

Uniknya, pembeli hanya bisa menemui para pedagang kala pagi hari. Pedagang menggelar dagangannya sejak pagi buta hingga menjelang warga setempat mulai beraktivitas atau sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Setelah itu, seluruh pedagang kembali mengemasi dagangannya. ’’Aturannya seperti itu,’’ sambung dia.

Jumlahnya pun sangat banyak, tidak hanya berada di gang Pasar Karat. Sebab pedagang lainnya juga ada yang  menjajakan dagangannya di pinggir jalan. Tidak seperti pedagang di Jalan Petaling atau China Town yang sudah tersedia lapak.

Rata-rata pedagang barang bekas tidak mempunyai tempat  permanen. Mereka menjual dagangannya dengan tempat seadanya. Ada yang sambil duduk-duduk atau berdiri di pinggir jalan. ’’Yang mau jualan silakan, bisa langsung jualan," tutur dia.

Harga yang ditawar juga bervariatif. Tentunya tergantung kondisi masing-masing barang. Sama halnya dengan pasar pada umunnya, barang yang dijajakan juga bisa ditawar hingga serendah-rendahnya.  

Rata-rata pembeli di pasar karat adalah warga setempat atau sekitaran Kuala Lumpur. Namun,  tak jarang turis Eropa terlihat  melakukan tawar-menawar. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Sat, 22 Dec 2018 08:24:25 +0700
<![CDATA[Menyusuri Tempat Wisata Negeri Jiran (3); Jalan Sultan Jadi Pusat PKL]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/21/109631/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-3-jalan-sultan-jadi-pusat-pkl https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/21/109631/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-3-jalan-sultan-jadi-pusat-pkl

KUALA LUMPUR - Usai menyusuri wisata di Pahang dan Selangor, perjalanan beberapa Jawa Pos Radar Jombang kembali ke Kuala Lumpur. Kini giliran menyambangi Jalan]]>

KUALA LUMPUR - Usai menyusuri wisata di Pahang dan Selangor, perjalanan beberapa Jawa Pos Radar Jombang kembali ke Kuala Lumpur. Kini giliran menyambangi Jalan Sultan dan Jalan Petaling yang  dikenal dengan aktivitas jual belinya.

Kata orang pergi ke Malaysia belum lengkap kalau tidak berkunjung ke Jalan Sultan dan Petaling. Ya, memang benar, di dua jalan itu merupakan pusat perbelanjaan yang ada di Kuala Lumpur. Hotel, mall, restoran, plasa, hingga foodcort bertebaran.

Hampir 24 jam non-stop aktivitas jual beli di kedua ruas jalan yang saling berdekatan itu tidak pernah berhenti. Sangat cocok bagi turis asing untuk dijadikan tempat mencari oleh-oleh kala menyambangi Negeri Jiran. Terlebih mencari barang dengan harga yang terbilang miring.

Sebab tidak hanya mall ataupun plasa, para pedagang kaki lima (PKL) juga dengan mudah dijumpai. Terutama di Jalan Petaling notabene kawasan pecinan atau China Town. Bisa dikatakan tempat itu menjadi pusatnya PKL di Kuala Lumpur.

Saking banyaknya lapak-lapak pedagang pun menjamur di pinggir jalan. Tentunya dengan menjajakan aneka ragam makanan dan barang. ’’Dihitung satu per satu ada lebih dari seribu pedagang,’’ kata Ahmed Fuzi salah seorang penjual makanan.

Lelaki usia 63 tahun ini menuturkan, dua jalan itu selama ini menjadi jujukan para turis lokal maupun asing untuk mencari barang atau sekadar mencari makanan ringan. Tentunya karena harganya yang dinilai terjangkau. ’’Makan-makan di sini juga murah," imbuh  warga Cheras Kuala Lumpur ini.

Barang yang dijajakan pedagang pun beragam. Mulai dari aksesoris macam gantungan kunci, pakaian, suvenir, snack dan lainnya. Harga yang ditawarkan juga berbeda-beda. Ada yang dibandrol 3 RM (Ringgit Malaysia) (sekitar Rp 10.500), ada juga 15 RM (sekitar Rp 52.500), hingga puluhan RM. 

Namun harga tersebut tak selalu  jadi patokan, sebab masih bisa ditawar. Karena itu kata Fauzi, para pengunjung pun harus pintar-pintar menawar saat hendak berbelanja di kawasan itu. ’’Kalau bisa tawar sampai separo. Semisal dikasih 30 RM, tawar itu barang 15 RM,’’ tutur dia.

Tak heran selama ini dua kawasan itu selalu ramai dikunjungi para turis. Rata-rata mereka berjalan kaki sembari melihat-lihat barang yang dijajakan pedagang. Menurut dia, kawasan Petaling paling ramai dikunjungi saat sore hingga malam hari.

’’Pukul 16.00 (sekitar pukul 15.00 WIB) warung ini harus sudah buka. Nanti tutup kalau sudah habis atau malam hari,’’ sambung Fuzi yang mengaku sudah berjualan sekira 40 tahun di ruas jalan itu.

Selain mencari buah tangan, pengunjung pun bisa mencari barang-barang bermerek. Hampir semua pedagang di Jalan Petaling menjual barang dengan brand terkenal. Namun tak seluruhnya asli. Sebab sebagian barang yang dijual pedagang barang imitasi atau KW.

’’Memang ada yang asli, ada pula yang KW. Makanya itu harganya bisa ditawar,  tidak seperti di toko. Barang pun ada yang didatangkan dari Indonesia,’’ papar bapak sembilan anak ini.

Untuk itu, dia mengingatkan kala mencari oleh-oleh di Kuala Lumpur harus cermat dan tetap berhati-hati. ’’Mending ke sini saja (Jalan Petaling, Red),’’ imbuh Fuzi.

Selain mencari barang, pengunjung juga bisa menikmati aneka panganan alias berwisata kuliner. Warung Fuzi sendiri menjual aneka makanan Malaysia, ada nasi lemak, teh tarik dan kue tow goreng. Ada pula camilan atau makanan ringan. Harganya pun terbilang ramah di kantong. (Ainul Hafid/bersambung)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 21 Dec 2018 13:04:05 +0700
<![CDATA[Kampoeng Djawi Wonosalam Hadirkan Nuansa Jawa Tempo Dulu]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/21/109569/kampoeng-djawi-wonosalam-hadirkan-nuansa-jawa-tempo-dulu https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/21/109569/kampoeng-djawi-wonosalam-hadirkan-nuansa-jawa-tempo-dulu

JOMBANG – Tempat wisata Kampoeng Djawi merupakan tempat berlibur yang tepat pada libur akhir tahun bersama keluarga maupun orang tersayang.]]>

JOMBANG – Tempat wisata Kampoeng Djawi merupakan tempat berlibur yang tepat pada libur akhir tahun bersama keluarga maupun orang tersayang. Tak hanya indah dan asri, Wisata Kampoeng Djawi di Dusun Gondang, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam ini memiliki konsep arsitektur Jawa tempo dulu.

Mulai dari pintu masuk hingga berbagai tempat dan fasilitas penginapan khas Jawa membawa pengunjung pada era tempo dulu. Hadirnya Kampoeng Djawi menjadi salah satu wahana untuk melestarikan arsitektur dan budaya jawa khususnya Jawa Timur.

Kampoeng Djawi ini sangat cocok untuk berwisata sekaligus edukasi tentang budaya. Selain tempat wisata, Kampoeng Djawi juga merupakan tempat penginapan yang dilengkapi berbagai fasilitas yang lengkap dan menarik. 

Dapur Kampoeng Djawi yang masih menggunakan pawon atau tungku (Dok/Jawa Pos Radar Jombang)

Diantaranya kolam renang  dengan latar belakang pemandangan sawah dan hutan begitu indah. Penginapan berbentuk rumah joglo tua lengkap dengan perabot dan pernik-perniknya. Kampoeng Djawi juga menawarkan menu makanan yang enak dan murah.

Menu makanan disini tidak jauh makanan khas ndeso, seperti urap-urap, bothok, sayur asem, ikan asin, tumis pepaya, sayur lodeh, tumis kangkung dan masih banyak menu lainnya. Berbagai paket dan program wisata yang hemat dan menarik membuat Kampoeng Djawi menjadi pilihan utama berlibur di Jombang.

Kampoeng Djawi sendiri berada pada ketinggian 750 di atas permukaan laut dengan udara yang cukup segar. Dikelilingi pegunungan dan hamparan sawah sangat cocok untuk pengunjung yang menyukai ketenangan dan alam yang masih alami.

Kampoeng Djawi juga menyediakan fasilitas outbond. Banyak lembaga pemerintahan, pendidikan maupun perusahaan dari luar daerah melakukan pelatihan  pengembangan  sumber daya manusia disini.

Outbond ini juga terdapat paket kegiatan yang sudah disediakan oleh manajemen Kampoeng Djawi. Terdapat perang-perangan paint ball, flying fox, mengendarai mobil di jalur off road, menaiki mountain bike, motor cross high rope dan juga yang lainnya. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 21 Dec 2018 08:15:41 +0700
<![CDATA[Studio Foto 3D 'Unik' Hadir di Jombang, Grand Opening Bagi-Bagi Hadiah]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/20/109501/studio-foto-3d-unik-hadir-di-jombang-grand-opening-bagi-bagi-hadiah https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/20/109501/studio-foto-3d-unik-hadir-di-jombang-grand-opening-bagi-bagi-hadiah

JOMBANG – Bagi anda penggemar foto, baik foto selvie atau foto biasa dengan background luar negeri (spot foto Mancanegara). Kini telah hadir studio foto]]>

JOMBANG – Bagi anda penggemar foto, baik foto selvie atau foto biasa dengan background luar negeri (spot foto Mancanegara). Kini telah hadir studio foto “3D Unik” bisa memanjakan diri atau bergaya foto dengan berbagai nuansa mancanegara seperti di kota Makkah, Madinah, Korea, Jepang, Cina, Paris dan sebagainya.

Studio Foto 3D 'Unik' Hadir di Jombang (Istimewa)

Tersedia juga nuansa pemandangan alam seperti laut, pegunungan, taman dan lain sebagainya dengan gaya yang diinginkan. Dewi Puspita, salah satu staf Studio foto 3D Unik mengatakan, sebelumnya buka di Surabaya dan Alhamdulillah karena banyak permintaan pelanggan, kami juga akan hadir disini (Jombang, Red). Untuk Grand Opening Unik Studio Foto 3D pada Sabtu dan Minggu (22-23/12).

“Grand opening kami punya harga promo, yaitu dengan HTM hanya 70 ribu untuk dua orang, anda sudah bisa spotfoto. Disamping itu juga ada edukasi untuk anak. Terutama agar anak kita tidak kecanduan gadget, suka sama sayuran dan lain sebagai nya. Tak hanya itu, ada game seru, badut doraemon dan pesta santa serta bagi-bagi hadiah,” ungkapnya.

Di Studio Foto 3D Unik juga menerima sewa studio utk wisuda, pre wedding, maternity, foto keluarga & foto seru bareng sahabat kamu dan lain sebagainya. Untuk itu segera bergabung dengan teman-teman yang sudah pesen tiket. Info tiket bisa hubungi Mbak Cahya 081-55622011, Mbak Rusna 082-233668151 dan Mbak Emi Dewi 081-234578012  atau datang di Unik Foto Studio 3D, beralamat di Cempaka 3 No 8 Jombang, telp.081-55622011 atau 082-233668151. “Buruan pesan tiketnya, karena kuota terbatas,” pungkas Dewi Puspita. (adv/ali)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Thu, 20 Dec 2018 19:00:33 +0700
<![CDATA[Menyusuri Tempat Wisata Negeri Jiran (2); Hari Kedua Genting Highland]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/20/109426/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-2-hari-kedua-genting-highland https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/20/109426/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-2-hari-kedua-genting-highland

KUALA LUMPUR - Hari kedua perjalanan dilanjutkan ke Genting Highland di Pahang dan Batu Caves di Selangor. Dua lokasi ini juga tempat favorite yang wajib]]>

KUALA LUMPUR - Hari kedua perjalanan dilanjutkan ke Genting Highland di Pahang dan Batu Caves di Selangor. Dua lokasi ini juga tempat favorite yang wajib dikunjungi saat ke Malaysia.

Jaraknya cukup jauh dari Kuala Lumpur, butuh waktu sekira dua jam untuk bisa sampai di wanawisata yang begitu menarik itu. Berada di kawasan pegunungan, Genting Highland (Tanah Tinggi Genting) mempunyai beragam tempat pilihan. Mulai dari pusat perbelanjaan, theme park, Kuil Chin Swee, hotel dan penginapan hingga yang teranyar yakni Awana Skyway. 

Ya, Awana Skyway merupakan salah satu alat transportasi penghubung seluruh tempat wisata di Genting, mulai dari bawah hingga ke puncak Gunung Titiwangsa, begitu sebaliknya. Transportasi itu  dioperasikan sejak 2016 lalu. ’’Semua bangunan di bawah (Awana Sentral) ini juga baru dibangun tahun lalu,’’ kata Hary Tan, pemandu wisata. 

Menurut Hary, Awana Skyway merupakan satu-satunya transportasi di Malaysia yang mengunakan sistem gondola. Tentunya dengan tujuan menghemat waktu. Gondola yang menggunakan satu kabel itu bisa mengangkut hingga10 penumpang, dengan jarak tempuh sekira 10 menit mencapai ke puncak gunung. ’’Jaraknya 2,8 kilometer," sebut Hary.

Selain itu, dalam perjalanan menuju ke puncak, pengunjung tak dibuat monoton dengan pemandangan yang itu-itu saja, sebab bisa menikmati pemandangan alam sekitar. Suasana pegunungan yang nampak masih asri dan begitu indah begitu terasa. Jika beruntung tak ada kabut, pengunjung pun bisa dengan leluasa untuk berfoto di dalam gondola, tentunya dengan background yang sangat menarik.

Salah satunya bisa melihat dengan jelas Kuil Chin Swee dari atas. Sebab di antara pegunungan itu terdapat satu kuil, aula dan pagoda. Pengunjung pun bisa berhenti di lokasi itu, lantaran disediakan beberapa tempat pemberhentian seperti terminal.

Nah, puncak dari wanawisata di Genting ada di ujung. Beragam wanawisata ditawarkan, mulai dari pusat perbelanjaan, permainan hingga aneka panganan. Salah satunya yang menarik dengan adanya Skycasino.

Ya, Genting Highlands menurut Hary selama ini memang lebih dikenal dengan Las Vegas-nya Malaysia. Pengunjung diperbolehkan melihat-lihat permainan di lokasi itu. ’’Boleh masuk hanya tengok-tengok saja, di sini (Skycasino, Red) kalau main minimal dapat 25 RM (Ringgit Malaysia, Red) (setara Rp 90 ribu, Red),’’ sambung Hary. Usai menikmati puncak Genting Highland, pengunjung bisa kembali turun dengan menggunakan gondola.

Usai puas menyusuri wanawisata di Pahang, perjalanan dilanjutkan  menyusuri Batu Caves Temple di Selangor. Jarak tempuh dari Pahang ke Selangor hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Batu Caves sendiri lokasinya ada di sekitar bukit kapur, di sana terdapat tempat ibadah bagi umat Hindu yakni kuil yang lokasinya berada di dalam goa. Tempatnya ada di tengah-tengah bukit. Untuk sampai di kuil itu pengunjung harus terlebih dahulu menaiki ratusan anak tangga. 

Kendati begitu, dari luar kuil pengunjung sudah bisa menikmati pemandangan. Warna-warni anak tangga setidaknya bisa menjadi pelecut semangat untuk naik ke atas. Ini didukung dengan adanya patung raksasa Dewa Murugan, tepat sebelum menaiki ratusan anak tangga. Patung warna emas itu menjulang tinggi sekitar 427 meter di sekitar bukit. 

Para turis baik lokal maupun asing lebih banyak dijumpai berfoto di depan patung. Maklum, di sekitar patung raksasa itu merupakan salah satu spot berfoto yang apik, didukung banyaknya burung dara dan monyet liar yang menuruni bukit. (Ainul Hafid/bersambung)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Thu, 20 Dec 2018 10:08:55 +0700
<![CDATA[Alam Jombang Regency, Hunian Eksklusif Lokasi Strategis]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/19/109267/alam-jombang-regency-hunian-eksklusif-lokasi-strategis https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/19/109267/alam-jombang-regency-hunian-eksklusif-lokasi-strategis

JOMBANG – Perumahan Alam Jombang Regency yang berlokasi di Jl Raya Tembelang, Ruko Blok RK- 6 Jombang merupakan perumahan yang punya nilai lebih.]]>

JOMBANG – Perumahan Alam Jombang Regency yang berlokasi di Jl Raya Tembelang, Ruko Blok RK- 6 Jombang merupakan perumahan yang punya nilai lebih.

Selain letaknya di exit dan entry tol Surabaya-Jombang, dekat dengan pesantren, SPBU dan rumah sakit, Perumahan Alam Jombang Regency mempunyai konsep dan mutu bangunan yang terjamin. 

Penghuni perumahan ini dimanjakan dengan adanya bonus taman, full furnish dan free AJB & BN ada beberapa fasilitas unggulan yang lain, yaitu Thematic Park, Children Playground, One Gate System dan keamanan 24 Jam.

Beberapa keunggulan tersebut membuat warga Jombang sudah banyak yang berburu di alam Jombang regency. Apalagi Minggu kemarin (16/12) menjadi pusat lomba burung berkicau. Peserta tidak hanya dari Jombang, tapi dari berbagai kota di Jawa Timur. 

Farida, salah satu staf Perumahan Alam Jombang Regency mengatakan, semakin hari perumahan Alam Jombang semakin diterima oleh masyarakat Jombang dan sekitarnya.

"Memang awal kami berdiri disini, masyarakat masih ragu akan memiliki hunian disini. Namun sejalannya waktu dengan bukti dan mutu bangunan yang selalu kami jaga, Alhamdulillah sekarang kami termasuk jajaran perumahan terbaik di kota Jombang. Monggo untuk saudara-saudara yang ingin bergabung dengan para penghuni yang sudah ada," katanya.

Buruan datang ke lokasi atau cukup telepon (0321) 888168, nikmati segala fasilitas bagus dan indah yang ada di Perumahan Alam Jombang Regency. "Karena unit kami sekarang terbatas," pungkasnya. (adv/ali)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Wed, 19 Dec 2018 08:37:54 +0700
<![CDATA[Menyusuri Tempat Wisata Negeri Jiran (1); Istana Negara Tujuan Pertama]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/18/109198/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-1-istana-negara-tujuan-pertama https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/18/109198/menyusuri-tempat-wisata-negeri-jiran-1-istana-negara-tujuan-pertama

KUALA LUMPUR - Di penghujung tahun, beberapa kru Jawa Pos Radar Jombang mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Malaysia. Di Negeri Jiran ini, sejumlah tempat]]>

KUALA LUMPUR - Di penghujung tahun, beberapa kru Jawa Pos Radar Jombang (Arif Hikmawan, Sulton Arif dan Ainul Hafidz) mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Malaysia. Di Negeri Jiran ini, sejumlah tempat wisata menjadi target untuk dikunjungi.

Tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Senin (17/12) siang kru disambut tour guide setempat. Tanpa pikir panjang, kru langsung bergeser ke objek wisata di pusat kota Kuala Lumpur. Butuh waktu cukup lama, sekitar 1,5 jam dari bandara baru tiba di depan Istana Negara.

Ya, tempat tinggal Raja Malaysia itu menjadi jujugan pertama di Ibu Kota Malaysia. Meski tak dibolehkan masuk hingga sampai ke dalam, Istana Negara yang berada di atas bukit di Jalan Duta ini cukup banyak dikunjungi turis mancanegara.

Terlebih dengan luasnya halaman depan istana, membuat tempat ini sangat cocok dijadikan tempat mengabadikan momentum kala berada di Negeri Jiran. Didukung dengan latar belakang yang cukup apik, para turis pun tak mau melewatkan kesempatan berada di depan istana. Mereka diberi kesempatan untuk berfoto di luar pagar.

Perjalanan selanjutnya mengunjungi ke Dataran Merdeka di Kuala Lumpur. Di sana bisa dikatakan merupakan komplek museum, sebab terdapat banyak bangunan lawas yang masih dibiarkan berdiri kokoh. Setidaknya ada sekitar lima lebih bangunan, rata-rata bangunan itu berlantai dua, dengan di atasnya masing-masing terdapat semacam kubah masjid.

Warnanya pun seragam yakni putih-merah. Dengan membiarkan tekstur batu bata merah masih tetap terlihat, tanpa dilapisi cat. ’’Ada juga masjid,’’ kata Hary Tan salah seorang pemandu wisata.

Bangunan-bangunan itu semakin terlihat menjadi salah satu benda peninggalan sejarah negara setempat, dengan adanya prasasti yang dibuat pemerintah Malaysia. Yakni bangunan pejabat agama Islam wilayah persekutuan didaftarkan sebagai warisan di bawah akta warisan kebangsaan 2005 (akta 645), ditandatangani Dato Profesor Emertus Zaraina Majid Pesuruh Jaya Warisan pada 2006 silam.

Sayang meski ada beberapa bangunan, tak semuanya dibuka untuk umum. Seperti diantaranya museum tekstil negara yang ditutup. Meski begitu, para turis masih bisa berfoto di depan museum kendati harus berhati-hati menghindari lalu lalang kendaraan.

Ada beberapa museum yang sampai sekarang masih tetap dibuka, salah satunya Kuala Lumpur City Galery. Di dalamnya memamerkan cerita tentang Malaysia. Ada Old Kuala Lumpur yang menceritakan wilayah setempat kala masih dijajah Inggris hingga masa kemerdekaan.

Tak hanya itu di dalam juga memamerkan kondisi Kuala Lumpur saat ini, dengan banyaknya bangunan yang tinggi menjulang dipamerkan dalam bentuk mini. Semua dipamerkan dalam museum dengan latar dan bentuk yang sederhana namun sangat apik. ’’Bisa juga foto-foto di dekat KL City Galery, di sana ada tulisan I love KL (Kuala Lumpur),’’ imbuh lelaki keturunan Tiongkok ini.

Sebelum ke penginapan, diajak melihat-lihat Twin Tower (menara kembar) Petronas dari kejauhan. Meski hanya berfoto dengan jarak sangat jauh, setidaknya dua bangunan yang mempunyai tinggi hingga 425 meter itu bisa menjadi tanda tengah berada di negeri serial kartun Upin dan Ipin ini.

Selanjutnya, mengunjungi toko yang menjual olahan aneka hasil perkebunan. Ada cokelat, durian, kopi, dan lainnya. Beragam jenis hasil perkebunan itu diolah dan dikemas menarik untuk dijajakan. Tak jarang sebelum membeli, pengunjung pun diberi kesempatan untuk mencicipi aneka olahan itu.

Semisal cokelat yang diolah dengan kopi. Dibentuk seperti permen, namun di dalamnya terdapat biji kopi. Cocok dijadikan buah tangan, apalagi kemasaannya pun menarik. ’’Cokelat yang dijual di sini nomor satu,’’ kata  Hary. (Ainul Hafid/bersambung)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Tue, 18 Dec 2018 19:32:53 +0700
<![CDATA[Pendopo Kabupaten; Gamelan Sejak Zaman Bupati Soedirman]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/17/108968/pendopo-kabupaten-gamelan-sejak-zaman-bupati-soedirman https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/17/108968/pendopo-kabupaten-gamelan-sejak-zaman-bupati-soedirman

JOMBANG - Gamelan di Pendopo Kabupaten diperkirakan sudah ada pada era Bupati R. Soedirman. Bupati ke-10 ini memimpin Jombang 1973-1979. Hingga kini,]]>

JOMBANG - Gamelan di Pendopo Kabupaten diperkirakan sudah ada pada era Bupati R. Soedirman. Bupati ke-10 ini memimpin Jombang 1973-1979. Hingga kini, gamelan gamelan tersebut masih utuh dan terawat. 

”Jadi kalau gamelan itu sudah ada sejak saya pertama kali masuk tahun 1976, zamannya Pak Bupati Soedirman,’’ ujar Mastur Baidlowi Saleh, mantan Kepala Bappeda Jombang. 

Beberapa bangunan lama selain gamelan yang dia tahu adalah sumur tua. Sumur tersebut, terletak di belakang Masjid Al-Kautsar di komplek pendopo. Sumur itu memiliki cungkup alias atap yang lumayan tua. Ada empat lampu di setiap sisi cungkupnya. ”Itu sudah ada sejak saya belum masuk pemda,’’ sambungnya.  

Sementara, di belakang rumah dinas bupati, masih ada beberapa dokar yang dipajang dekat kolam ikan. Dokar itu, kata Mastur, diletakkan pada zaman Bupati Achmad Hudan Dardiri (1979 - 1983). ”Kalau dokar dan beberapa ornamen lainnya di rumah dinas bupati itu pada zamannya pak Hudan,’’ jelas dia. 

Rumah dinas bupati awalnya terletak di depan, kini dipakai gedung Swagata. Alasan Bupati Hudan membangun rumdin di belakang karena menurut Bupati Hudan seorang pemimpin cocoknya memiliki rumah di belakang pendapa. ”Ya, alasannya bupati Hudan dulu kan,  ndoro kanjeng harus mangku pendapa tidak miringi pendapa, sehingga dia membangun rumdin di belakang. Termasuk beberapa ornamennya,’’ jelas dia. 

Lelaki yang juga ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jombang ini menambahkan, seperti pos satpam dan ruang sekpri memang usiannya lebih tua daripada Masjid al-Kautsar yang baru didirikan 1997 oleh bupati Soewoto Adiwibowo. ”Kalau masjidnya kan baru, dibangun sekitar 97-an pas zamannya pak Soewoto,’’ tandasnya. 

Dibandingkan dahulu, wajah pendapa sekarang sudah jauh berbeda. Mastur mengatakan, seiring dilakukan renovasi di sejumlah gedung, wajah pendopo makin cantik. Sebut saja, Swagata yang diresmikan era Bupati Nyono Suharli-Mundjidah Wahab. ”Kalau dibandingkan dahulu ya otomatis lebih bagus sekarang,’’ pungkasnya. (Pewarta: ANGGI FRIDIANTO)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Mon, 17 Dec 2018 15:24:42 +0700
<![CDATA[Radar Jombang Akan Launching Website di Event 'Mlaku Bareng']]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/17/108930/radar-jombang-akan-launching-website-di-event-mlaku-bareng https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/17/108930/radar-jombang-akan-launching-website-di-event-mlaku-bareng

JOMBANG - Jawa Pos Radar Jombang bakal menggelar event tutup tahun 2018 ini yaitu “Mlaku Bareng Launching Radar Jombang Online”.]]>

JOMBANG - Jawa Pos Radar Jombang bakal menggelar event tutup tahun 2018 ini yaitu “Mlaku Bareng Launching Radar Jombang Online”. Event ini bakal digelar pada Minggu 30 Desember.

Mlaku bareng bekerja sama dengan Warung Apung Rahmawati ini dengan hadiah utama sebuah sepeda motor dan banyak hadiah lainnya. Hanya dengan membeli kupon Rp 2000, bisa berkesempatan membawa pulang sepeda motor.

Menurut Manajer Event Radar Jombang, Arief Hikmawan, launching ini dikemas dalam bentuk Mlaku Bareng dan bakal diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB start dan finish di Warung Apung Rahmawati, Jalan KH Wahid Hasyim.  

”Untuk mendapatkan kupon bisa langsung membeli di Warung Apung di Jalan KH Wahid Hasyim, maupun di Kantor Radar Jombang Jalan Airlangga 10 Jombang,” jelasnya.

Rute Mlaku Bareng ini start Warung Apung Rahmawati Jalan KH Wahid Hasyim - Jalan Buya Hamka - Jalan RE Martadinata - Jalan Urip Sumoharjo dan finish kembali ke Warung Apun Rahmawati. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Mon, 17 Dec 2018 11:28:56 +0700
<![CDATA[Usai Magang di PLTU, Siswa SMK Dwija Bhakti 1 Kantongi SKP]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/14/108501/usai-magang-di-pltu-siswa-smk-dwija-bhakti-1-kantongi-skp https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/14/108501/usai-magang-di-pltu-siswa-smk-dwija-bhakti-1-kantongi-skp

JOMBANG – Sebanyak 27 siswa terbaik SMK Dwija Bhakti 1 Jombang sukses mengikuti magang di PLTU Pacitan dan juga PLTU Rembang. Sebanyak 27 siswa yang sudah menye]]>

JOMBANG – Sebanyak 27 siswa terbaik SMK Dwija Bhakti 1 Jombang sukses mengikuti magang di PLTU Pacitan dan juga PLTU Rembang. Sebanyak 27 siswa yang sudah menyelesaikan magangnya, kemarin mengikuti ujian untuk mengantongi sertifikat standar kompetensi personal (SKP) bidang pembangkit tenaga listrik.

“Anak-anak sudah menyelesaikan magang selama delapan bulan di PLTU Rembang dan PLTU Pacitan, ini tahapan berikutnya yaitu ujian sertifikasi keahlian yang harus diikuti,” kata Arief Sugiharto, Kepala SMK DB 1 Jombang kemarin (13/12). 

Magang yang diikuti siswa jurusan Teknik Permesinan dan Teknik Listrik ini didukung sepenuhnya PT Pembangkit Jawa Bali (PJB). Setelah mengikuti magang yang cukup lama delapan bulan, siswa harus menyelesaikan laporan. Baru kemudian mengikuti ujian yang juga diisi materi dari direktur PT Sertifikasi Kompetensi Pembangkit (SKP) Tenaga Listrik Jakarta, Mujiono.

Menurutnya, semua siswa harus lulus ujian, karena jika tidak, maka harus mengulang ujian selanjutnya. "Bukan diulang magangnya, tapi diulang ujiannya, ini ada pemateri langsung, direktur SKP sendiri yang datang, SKP itu bagian dari PT PJB," tambahnya.

27 siswa yang mengikuti ujian merupakan siswa angkatan ke III dari PJB class. Dari angkatan I sudah ada 6 siswa yang menjadi karyawan PT.Pembangkit Listrik Jawa Bali. Siswa-siswa ini merupakan siswa kategori  unggul di jurusan teknik permesinan dan teknik listrik.

Syarat utamanya, lanjut Arief, sebagai siswa PJB class di SMK DB 1 Jombang harus ulet, sehat jasmani rohani dan siap bekerja keras untuk mengikuti magang dengan PT.PJB. 

Setelah uji sertifikasi ini selesai, siswa bisa memanfaatkan sertifikat tersebut setelah lulus sekolah. Pemegang sertifikat dari PT.SKP dan PJB nanti bisa memanfaatkan keahliannya yang sudah dibuktikan dengan sertifikat dengan mendaftar sebagai karyawan di pembangkit listrik, di bawah naungan BUMN seperti PJB atau pembangkit listrik swasta yang ada di Indonesia.

"Dalam perekrutan karyawan  PJB diprioritaskan bagi alumni kelas PJB dan sudah mempunyai sertifikat karena telah teruji dan terbukti mampu bekerja di pembangkit listrik. Kemampuan serta kompetensi siswa PJB class hampir disetarakan dengan pekerja PJB sekarang karena untuk mendapat sertifikat tersebut harus memiliki keahlian kerja dengan bukti magang selama delapan bulan," tambahnya. 

Di Jatim sendiri, lanjutnya, hanya ada 7 sekolah yang memiliki kerjasama dengan PT PJB dan di Jombang SMK DB 1 merupakan satu-satunya sekolah yang memiliki perjanjian kerjasama dengan PT PJB. 

Arief berharap dengan adanya program pemerintah penyediaan listrik 35.000 megawatt di Indonesia, yang tentu memerlukan banyak tenaga kerja, bisa menerima siswa SMK DB 1 Jombang sebagai bagian dari pekerja yang berpotensi di bidangnya. "Karena yang bisa diterima bekerja harus memiliki keahlian dibuktikan dengan sertifikat dari SKP, dan siswa DB 1 Jombang sudah memiliki," pungkasnya. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 14 Dec 2018 11:39:14 +0700
<![CDATA[Ikut Kejurda Atletik, Siswa SMPN 2 Ngoro Raih Tiga Emas dan Satu Perak]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/14/108486/ikut-kejurda-atletik-siswa-smpn-2-ngoro-raih-tiga-emas-dan-satu-perak https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/14/108486/ikut-kejurda-atletik-siswa-smpn-2-ngoro-raih-tiga-emas-dan-satu-perak

JOMBANG – Tak hanya berprestasi di bidang akademik. Siswa-siswi SMPN 2 Ngoro juga meraih prestasi di bidang olahraga. Terbukti, 6 siswa berhasil menyabet 3]]>

JOMBANG – Tak hanya berprestasi di bidang akademik. Siswa-siswi SMPN 2 Ngoro juga meraih prestasi di bidang olahraga. Terbukti, 6 siswa berhasil menyabet 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu pada Kejurda di GOR Merdeka Jombang, Senin kemarin (12/12).

Drs Nurkolis MPd.I, Kepala SMPN 2 Ngoro mengatakan, prestasi siswa-siswinya tidak kalah dengan siswa yang bersekolah di kota, meski sekolahnya tidak di tengah kota. Salah satunya meraih juara pertama atletik.

"Memang siswa-siswi kami sangat suka olahraga lari, kebetulan didukung guru olahraga yang juga suka lari. Sehingga, setiap kali mengikuti kejuaraan selalu meraih banyak medali," ujarnya kemarin.

Dia memaparkan, peraih medali emas M.Riski Afrizal kategori lari 1000m putra kelas A, Iren Ayu Agustina kategori lari 1500m putri kelas B, Ayu Setiawati kategori lari 1500m putri kelas C. Peraih medali perak Muchamad Yunus Saputra kategori lari 1500 m putra kelas C.

Sedangkan peraih medali perunggu, Candra Setiawan kategori lari 1500 m putra kelas C dan M.Rifaldo Dwi kategori lari 1500 m kelas B. Tidak hanya atletik, siswa-siswi SMPN 2 Ngoro juga meraih prestasi akademis juara 3 olimpiade Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Jombang di MAN 5 Jombang (Genukwatu).

"Untuk juara 3 olimpiade Bahasa Indonesia diraih Lola Amelia Putri dan Bahasa Inggris diraih Fasya Audria," katanya. Bahkan, siswa-siswi SMPN 2 Ngoro juga berprestasi di ekstakurikuler lainnya, seperti patroli kemanan siswa yang pernah menyabet medali perunggu.

"Kami juga ada ekstrakurikuler menjahit untuk menambah ketrampilan anak-anak, sebagai bekal membuka usaha atau melanjutkan ke sekolah jurusan nanti," tegasnya.

Sementara, Joko Purnomo, guru olahraga SMPN 2 Ngoro menambahkan, latihan atletik terus ditingkatkan. "Kalau sudah mendekati kejuaraan, terkadang latihan bisa empat kali dalam seminggu," bebernya.

Saat ini, para siswa sedang dipersiapkan mengikuti kejuaraan MKKS Cup atau Porkab yang rencana akan digelar Januari mendatang. "Kami berharap event tersebut siswa SMPN 2 Ngoro bisa meraih medali lebih banyak lagi," pungkasnya. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 14 Dec 2018 10:56:26 +0700
<![CDATA[Kelola Dampak Limbah B3 Usaha Kecil, Pemkab Kerja Sama Lintas Sektor]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/14/108470/kelola-dampak-limbah-b3-usaha-kecil-pemkab-kerja-sama-lintas-sektor https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/14/108470/kelola-dampak-limbah-b3-usaha-kecil-pemkab-kerja-sama-lintas-sektor

JOMBANG – Pemkab Jombang terus melakukan upaya terkait penanganan sejumlah masalah lingkungan dan sosial. Salah satunya yang diakibatkan proses produksi]]>

JOMBANG – Pemkab Jombang terus melakukan upaya terkait penanganan sejumlah masalah lingkungan dan sosial. Salah satunya yang diakibatkan proses produksi dan dampak industri kecil pengolahan alumunium yang menghasilkan limbah B3 (bahan beracun berbahaya) di  Kecamatan Sumobito dan Kesamben.

Kini, selain mengupayakan beragam upaya perizinan ratusan industri kecil ini, pemkab juga terus mematangkan gagasan terkait calon sentra produksi hingga penanganan limbah yang lebih ramah lingkungan. Ini yang disampaikan Kepala Bappeda Jombang Eksan Gunajati melalui Kabid Pengembangan Wilayah, Prasarana dan Tata Ruang, Danang Praptoko.

Sejak tahun 2012, Pemkab Jombang disebutnya telah melakukan berbagai upaya pendampingan. Baik perizinan, hingga dokumen amdal yang harus disiapkan masing-masing industri kecil ini. “Mulai tahun 2012, pemkab sudah mendampingi industri ini untuk mulai mengurus dokumen AMDAL-nya ada advokasi juga agar industri ini berizin dan punya UKL-UPL,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Hingga 2017, Pemkab Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup mulai mengajukan permohonan penanganan kasus lingkungan terkait dengan pembuangan abu aluminium di Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Kesamben kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK) Wilayah Jabalnusra.

Di tahun ini, Pemkab Jombang terus bergerak maju. Usai menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait di tingkat provinsi hingga pusat, menghasilkan rumusan Roadmap Penanganan Kasus LB3 Industri Pengolahan Slag Aluminium.

“Dari roadmap inilah kemudian di bulan Juni kemarin kami terus menyosialisasikan kepada masyarakat terkait rencana tindak yang dilakukan secara terpadu dengan target penghentian sebaran limbah secara open dumping (pembuangan limbah secara terbuka) dan ilegal, serta pemenuhan aspek legal formal perizinan usaha dan pemenuhan sarana prasarana pengelolaan lingkungan yang memenuhi standar teknis,” lanjutnya.

Tak hanya itu, sejak 31 Juli 2018 lalu, Pemkab Jombang telah merumuskan nota kesepakatan bersama penyelesaian kasus LB3 serta pembagian tugas instansi terkait guna penyelesaian pokok persoalan.

Dengan tugas ini, semua OPD bakal melaksanakan bagiannya masing-masing dalam pengelolaan limbah dan penataan industri ini. Seperti Bappeda yang bertugas membuat masterplan relokasi dan pembuatan sentra industri komunal. “Kita menyepakati lokasi sentra industri aluminium ini nantinya akan diletakkan di Desa Bakalan dan Desa Kendalsari Kecamatan Sumobito,” lanjutnya.

Di sisi lain, sejumlah dinas lain juga bakal terlibat di dalamnya. Seperti Dinas Koperasi dan UMK yang bertugas memfasilitasi pembentukan koperasi, Dinas Perindustrian yang bertugas sebagai fasilitator pembentukan sentra industri.

“Jadi nanti industri yang dibangun akan dibangun dengan pengelolaan dan sarana prasarana lengkap. Misalnya cerobong, kantor pengelola, IPAL serta pengolahan air bersihnya,” rinci Danang. Bahkan Danang menyebut keputusan ini disambut baik sejumlah pelaku industri yang bersedia menyediakan lahan secara swadana untuk puluhan ribu meter persegi lahan di kedua desa.

“Calon Sentra Industri Kendalsari, dengan jumlah IKM yang bersedia direlokasi sebanyak 27, dengan luas lahan yang disediakan sebagai calon sentra ± 13.630 m². Calon Sentra Bakalan, dengan jumlah IKM yang bersedia direlokasi sebanyak 22, dengan luas lahan yang disediakan sebagai calon sentra ± 11.300 m²,” urainya.

Sementara Dinas Lingkunagn Hidup, bakal didapuk menjadi dinas yang memfasilitasi pendampingan penyusunan layout area produksi yang sesuai standar teknis. “Selain itu DLH juga akan jadi fasilitator bagi pembentukan tempat pembuangan sementara (TPS) limbah B3 komunal yang tentunya sesuai dengan zonasi lokasi yang sudah ditentukan. Serta pendampingan teknis perizinan pengelolaan LB3 itu,” tandasnya.

Sedangkan beberapa dinas lain yang juga akan terlibat dalam proses ini adalah Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Jombang hingga Kementrian Agama Jombang.

“Dinas-dinas itu, nantinya bertugas memberikan penyuluhan terkait potensi dan risiko limbah itu, untuk dinas yang berhubungan dengan pendidikan maka tugasnya penyuluhan ke sekolah, sementara Dinas Kesehatan kepada masyarakat terdampak dan pekerjanya,” pungkas Danang. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 14 Dec 2018 09:50:51 +0700
<![CDATA[Diva Jombang Gelar Manasik Umrah, Diikuti 200 Jamaah Siap Berangkat]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/11/107971/diva-jombang-gelar-manasik-umrah-diikuti-200-jamaah-siap-berangkat https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/11/107971/diva-jombang-gelar-manasik-umrah-diikuti-200-jamaah-siap-berangkat

JOMBANG – Berikan layanan terbaik, Diva Jombang (Ebad Group) menyelenggarakan manasik umrah di Islamic Centre Sabtu kemarin (8/12). Manasik diikuti 200 jamaah]]>

JOMBANG – Berikan layanan terbaik, Diva Jombang (Ebad Group) menyelenggarakan manasik umrah di Islamic Centre Sabtu kemarin (8/12). Manasik diikuti 200 jamaah dari paket Thaibah yang akan berangkat 7 Januari 2019 mendatang.

”Alhamdulillah sudah siap semua baik perlengkapan, dokumen, maskapai penerbangan sampai hotel. Ini merupakan jaminan kami untuk melayani semua jamaah,” ujar H.Iftikar Yahya, Owner Diva Jombang.

Peserta manasik umrah Diva Jombang (Ricky Van Zuma/Jawa Pos Radar Jombang)

Para jamaah begitu antusias mengikuti manasik. Beberapa diantaranya adalah Camat Kudu Sutomo beserta istri, dan enam kepala desa beserta istri. Kemudian disusul Endang Joko Triono bersama anak dan mertua, serta Sekretaris Disbudpar Kabupaten Jombang WE Tjitrawatie beserta suami dan besan.

“Alhamdulillah ini sudah sekian kali saya menggunakan travel Diva Jombang, pelayanannya sangat memuaskan. Pendekatannya bagus seperti keluarga, jadi sangat berkesan sekali,” jelas Camat Kudu Sutomo.

Hal senada disampaikan artis orkes melayu New Palapa Ayu Arsita yang juga mengikuti manasik umrah. ”Ini sudah dua kali umroh dengan Diva Jombang. Ustad-ustadahnya sangat ramah dan baik, selalu diberi kemudahan dan dibimbing seperti keluarga sendiri. Semua pelayanan sampai hotel bagus dan makanannya cocok di lidah,” ucapnya.

Ia mengaku siap menunaikan ibadah umrah bersama ayahnya. Sementara itu, pelaksanaan manasik berjalan lancar dan tertib. Mulai dari persiapan pemberangkatan, kondisi saat di pesawat, bandara maupun saat berada di Mekah dan Madinah.

Tak hanya itu, jamaah juga dibekali pengetahuan dan praktik pelaksanaan ibadah umrah. Meski termasuk paket ekonomis, Diva Jombang selalu menyediakan layanan ekslusif demi kepuasan jamaah.  

Diva Jombang memang sudah empat kali memberangkatkan jamaah dengan jumlah besar. Bahkan rombongan besar ini seperti dalam satu keluarga karena sebagian besar notabene warga Jombang sendiri, dan berangkat dengan satu pesawat.

Berangkat dari Jombang dan pulang bersama sampai di Jombang. Bahkan kali ini, perjalanan akan diikuti 15 jamaah dari para penghafal Alquran, baik hafid maupun hafidoh yang diberangkatkan free. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Tue, 11 Dec 2018 16:03:23 +0700
<![CDATA[Pemkab Jombang Salurkan Bansos Disabilitas dan Beasiswa Pendidikan]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/10/107717/pemkab-jombang-salurkan-bansos-disabilitas-dan-beasiswa-pendidikan https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/10/107717/pemkab-jombang-salurkan-bansos-disabilitas-dan-beasiswa-pendidikan

JOMBANG – Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas, serta membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu.]]>

JOMBANG – Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas, serta membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu. Bupati Jombang Mundjidah Wahab menyerahkan  bantuan sosial (bansos) di Pendopo Pemkab Jombang, Sabtu (8/12) lalu.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan pemenuhan kabutuhan dasar untuk masyarakat Jombang, baik untuk penyandang disabilitas dan juga siswa kurang mampu di Jombang,” ungkap   Mundjidah Wahab.

Bantuan diserahkan Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Sosial Jombang. Penyerahan kemarin baru dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan kelompok disabilitas maupun siswa kurang mampu.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Jombang Mundjidah Wahab didampingi staf ahli Subandriyah, Asisten Ekonomi Pembangunan Sucipto, Kepala Dinsos M.Saleh, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Heri Widjajanto.

Secara simbolis penerima bansos sembako dari disabilitas diterima Slamet Hari, Suparno, Moh.Wahyudi, Joko Suryadi, Tamiati. Sedangkan untuk beasiswa diserahkan secara simbolis kepada Siswa SDN I Carangrejo Kesamben Aprilia Lailatul Jamic, Shalma Alifiah Syawal dari SMPN 1 Jombang, dan Dewi Lailatun Nisfah dari UIN  Sunan Ampel Surabaya.

“Semoga bantuan sosial berupa sembako untuk para penyandang disabilitas juga beasiswa bagi siswa tidak mampu ini menjadi manfaat, dan barokah,” tutur Bupati  Mundjidah Wahab.

Bupati menambahkan, Pemkab Jombang juga berharap tahun-tahun mendatang  dapat membantu lebih banyak lagi sehingga mampu meringankan beban kebutuhan dasar bagi para penyandang disabilitas serta anak-anak berprestasi yang tidak mampu dapat melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi.

Tahun ini pemerintah Kabupaten Jombang memberikan beasiswa kepada 533 siswa. Dengan rincian, kepada siswa  SD/MI sebesar Rp 750.000 untuk 159 siswa, SMP/MTs sebesar Rp 1.000.000 kepada 139 siswa, SMA/SMK/MA sebesar  Rp. 1.250.000 untuk  133 siswa  dan perguruan tinggi sebesar  Rp 1.500.000 kepada 102 mahasiswa.

“Salah satu penerimanya adalah mahasiswa yang menajalani studi di Jerman,” papar M.Saleh kepala Dinas Sosial Jombang. Saleh menambahkan seluruh data penerima sudah disesuaikan dengan data terpadu dan telah  dilakukan verifikasi dengan melibatkan pemerintahan desa dan kecamatan. Sedangkan untuk bansos sembako bagi penyandang Disabilitas diberikan kepada 4459 orang. Masing-masing menerima 6 paket yaitu berisi 6 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng. (adv)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Mon, 10 Dec 2018 11:03:08 +0700
<![CDATA[Jaga Harmonisasi Dunia Kerja, Disnaker Jombang Sosialisasi UMK 2019]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/07/107294/jaga-harmonisasi-dunia-kerja-disnaker-jombang-sosialisasi-umk-2019 https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/07/107294/jaga-harmonisasi-dunia-kerja-disnaker-jombang-sosialisasi-umk-2019

JOMBANG - Para investor kini tak perlu ragu untuk berinvestasi di Kabupaten Jombang. Sebab Pemkab terus konsisten menjaga dunia usaha yang kondusif dengan]]>

JOMBANG - Para investor kini tak perlu ragu untuk berinvestasi di Kabupaten Jombang. Sebab Pemkab terus konsisten menjaga dunia usaha yang kondusif dengan tingkatkan infrastruktur, permudah pelayanan ijin usaha dan berikan kepastian hukum.

“Jombang sangat kondusif, investor kami ajak untuk berinvestasi baik dari lokal, regional, nasional dan internasional. Jika investor mau berinvestasi di Jombang, tenaga kerja akan terserap, kurangi angka pengangguran, tingkatkan kesejahteraan masyarakat dan kurangi angka kemiskinan,” tegas Asisten I Pemkab Jombang Purwanto, mewakili Bupati Jombang dalam acara Sosialisasi Upah Minimum Kabupaten (UMK), Selasa (4/12) lalu di Aula Bung Tomo Pemkab Jombang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Heru Widjayanto menegaskan sesuai keputusan Gubernur Jatim melalui Surat Keputusan Nomor 188/665/Kpts/013/2018 tertangga; 15 Nopember 2018, UMK Jombang pada 2019 adalah sebesar Rp 2.445.945,88.

Ada kenaikan sebesar 8,03% bila dibandingkan dengan UMK pada 2018. Besaran kenaikan UMK tersebut sejalan dengan rumusan yang terdapat dalam PP Nomor 78 Tahun 2015. Pemerintah telah mengatur sistem dan mekanisme pengupahan di pasar kerja.

Salah satunya kebijakan mengenai UMK yang dibuat bertujuan untuk melindungi upah pekerja, agar tidak merosot pada tingkat paling rendah sebagai akibat ketidak seimbangan pasar kerja.

Untuk itu diharapkan pengusaha dan pekerja mengetahui hak dan kewajiban, agar terjalin hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha di Jombang. Ketentuan UMK Jombang yang telah ditetapkan melalui keputusan Gubernur, dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.

“Bagi perusahaan yang tidak mampu dapat mengajukan penangguhan UMK yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur dengan persyaratan yang telah ditentukan,” pungkasnya. (adv/sul)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 07 Dec 2018 09:54:17 +0700
<![CDATA[Bupati Sampaikan Pandangan Akhir Raperda Hak Inisiatif DPRD]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/05/106940/bupati-sampaikan-pandangan-akhir-raperda-hak-inisiatif-dprd https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/05/106940/bupati-sampaikan-pandangan-akhir-raperda-hak-inisiatif-dprd

JOMBANG – Bupati Hj.Mundjidah Wahab dalam rapat Paripurna kemarin malam (3/12) menyampaikan Pendapat Akhir (PA) terhadap Rancangan Peraturan Daerah]]>

JOMBANG – Bupati Hj.Mundjidah Wahab dalam rapat Paripurna kemarin malam (3/12) menyampaikan Pendapat Akhir (PA) terhadap Rancangan Peraturan Daerah Hak Inisiatif DPRD Jombang 2018.

Secara khusus menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih, kepada DPRD Jombang yang telah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah hak inisiatif. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Diantaranya, nota penjelasan DPRD, Pemandangan Umum Bupati, dan Jawaban DPRD atas Pemandangan Umum Bupati, serta rapat-rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah.

Serta fasilitasi Pemprov Jawa Timur, tanggal 17 Oktober 2018 terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Jombang, tentang PT. BPR Bank Jombang (Perseroda), sesuai Surat Gubernur Jawa Timur tanggal 30 Oktober 2018, Nomor: 188/17667/013.4/2018, hal Fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Jombang.

Dengan memperhatikan pertimbangan tersebut Pemkab Jombang sepakat dan setuju untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, terhadap Peraturan Daerah tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Jombang.

Serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso.

“Saya perlu sampaikan, bahwa untuk Rancangan Peraturan Daerah yang mengatur retribusi daerah, masih perlu proses evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan tindak lanjut hasil evaluasi, sekaligus diajukan permohonan nomor register, sebelum diundangkan,” tandas bupati perempuan pertama di Jombang ini. (Kominfo)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Wed, 05 Dec 2018 12:02:06 +0700
<![CDATA[Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia 2018, PLN Tanam 22.000 Pohon]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/29/105945/peringati-hari-menanam-pohon-indonesia-2018-pln-tanam-22000-pohon https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/29/105945/peringati-hari-menanam-pohon-indonesia-2018-pln-tanam-22000-pohon

JOMBANG - Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2018, PT PLN (Persero) menanam 22.000 pohon di wilayah-wilayah operasional PLN, Rabu (28/11).]]>

PT PLN (Persero) menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 75 juta kepada Pokmas Bukit Hijau Desa Wonomerto untuk program gerakan penghijauan (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG - Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2018, PT PLN (Persero) menanam 22.000 pohon di wilayah-wilayah operasional PLN, Rabu (28/11). Aksi ini dilakukan serentak oleh 22 unit kerja PLN se-Indonesia.

Di Kabupaten Jombang, PLN bersama Pemkab Jombang menanam 793 pohon di di Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang sebagai desa argo forestry kawasan binaan PLN.

”Rabu (28/11) PLN melakukan aksi tanam pohon sebagai upaya kami dalam menjalankan bisnis ketenagalistrikan yang berwawasan lingkungan. Ini merupakan misi kami,” ujar Senior Manager General Affair PT PLN (Persero) Dwi Suryo kemarin.

Dwi Suryo menjelaskan, penanaman pohon oleh PLN merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli. Bentuk kepedulian PLN terhadap lingkungan ini bertujuan mencegah efek rumah kaca dan mengurangi pemanasan global. Efek gas rumah kaca adalah penumpukan gas Karbon dioksida (CO2) pada atmosfer yang menyebabkan berlubangnya atmosfer.

Berdasarkan penelitian, setiap 1 hektar hutan tropis dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton Oksigen (O2). ”Program penanaman pohon ini juga bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan karena kegiatan ini melibatkan masyarakat dan stakeholder PLN,” sambungnya.

Luas lahan yang ditanami pohon oleh PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur sekitar 5,5 hektare, dimana empat hektare terletak di TPA Benowo Surabaya dengan 2.018 pohon dan sekitar 1,5 hektare ada di Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang dengan 793 pohon.

Sehingga di Jawa Timur ada 2.811 pohon dari berbagai jenis pohon seperti: pohon tanjung, cempoko, nyamplung, bintaro, keben, pandan laut, kupu-kupu, bambu jakarta, kemoneng, kenonggo.

Juga buah-buahan, seperti duren, manggis, jambu kristal, pete, nangka, jeruk, dan mangga dengan tinggi dari satu hingga tiga meter.

Hadir dalam kesempatan itu, Sucipto Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Jombang. Sucipto menyampaikan terima kasih atas bantuan PLN karena dengan 793 pohon yang ditanam akan membantu menanggulangi terjadinya potensi bencana banjir  maupun longsor, mengingat Desa Wonomerto terletak pada ketinggian 280 mdpl.

”Disamping itu juga membangkitkan ekonomi warga karena jenis pohon yang ditanam merupakan buah-buahan sehingga diharapkan bisa mendorong meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui Agro Forestik,” pungkas Sucipto.

Total dana yang digelontorkan PLN Peduli untuk penanaman 22.000 pohon sebesar Rp 3,19 miliar. Dana tersebut selain untuk penanaman pohon dipergunakan pula untuk pemeliharaan pohon agar tetap tumbuh dengan baik.

Aksi tanam pohon yang PLN lakukan dalam rangka HMPI 2018 ini merupakan kelanjutan dari aksi tanam pohon tahap I yang dilakukan pada 5 Juni 2018. Melibatkan 32 unit PLN se-Indonesia, PLN menanam total 34.000 pohon. Total dana yang dikeluarkan PLN Peduli pada Tahap I ini sebesar Rp 4,64 miliar.

Sedangkan, HMPI yang ditetapkan dalam Keppres RI No. 24 Tahun 2008 merupakan langkah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menanam pohon. HMPI juga dilakukan sebagai wujud kepedulian dalam memulihkan kerusakan hutan dan lahan. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Thu, 29 Nov 2018 13:00:40 +0700
<![CDATA[Hafizha dan Putri Terpilih Sebagai Guk Yuk Jombang 2018]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/21/104599/hafizha-dan-putri-terpilih-sebagai-guk-yuk-jombang-2018 https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/21/104599/hafizha-dan-putri-terpilih-sebagai-guk-yuk-jombang-2018

JOMBANG – Babak grandfinal Guk Yuk Jombang 2018 mencapai puncaknya Sabtu (17/11) malam. Melewati berbagai tahap seleksi yang panjang, Hafizha Kevin Nurindaputra]]>

JOMBANG – Babak grandfinal Guk Yuk Jombang 2018 mencapai puncaknya Sabtu (17/11) malam. Melewati berbagai tahap seleksi yang panjang, Hafizha Kevin Nurindaputra dan Putri Meidiyan terpilih sebagai Guk dan Yuk Jombang 2018. Keduanya akan mewakili Kota Santri pada ajang Raka-Raki Jawa Timur 2019.

Sebanyak 15 pasang Guk Yuk Jombang berlomba menunjukkan kemampuan terbaiknya pada babak grandfinal yang dihelat di GOR Merdeka. Tiga puluh pemuda-pemudi luar biasa ini pun tampil all out menunjukkan kemampuan diri sebagai generasi muda yang kreatif, inovatif, berjati diri, dinamis, berbudaya dan berwawasan luas.

Sebelumnya mereka telah melalui seleksi ketat dari sejak babak penyisihan, karantina, hingga mencapai grandfinal. “Setelah melalui proses seleksi, uji talenta, akhirnya mereka yang lolos mendapatkan pembekalan bertempat di Kampoeng Djawi Wonosalam,” papar Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jombang Sucipto.

Ajang Guk Yuk tahun ini peminatnya sangat luar biasa. Pendaftaran yang dibuka sejak 13 Agustus  hingga 20 September 2018  ini diikuti oleh 230 peserta. Para finalis Duta Wisata Guk Yuk ini dengan bekal yang cukup berkompetisi menjadi yang terbaik.

Diantaranya mereka harus memiliki kemampuan untuk meningkatkan citra pariwisata, maupun mempromosikan potensi wisata dan budaya yang ada di kabupaten Jombang, baik di tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional.

Mereka juga harus mengenal, mencintai dan bangga dengan Kabupaten Jombang pada khususnya. Sehingga ke depan mereka diharapkan mampu menjadi generasi muda  yang turut berkontribusi dalam mewujudkan visi Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing. Selain Hafizha dan Putri yang terpilih sebagai Guk dan Yuk, juga terpilih Wakil I Guk Yuk yaitu Nur Ihwan Maulana dan Mutiara Sasongko. Sedangkan Wakil II Guk Yuk adalah Muhammad Afsya Naf’an dan Shefa Birthamevia.

Babak grandfinal ini juga dihadiri Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Sumrambah, Ketua TP PKK, Dansatradar TNI AU beserta istri, asisten, kepala OPD, para camat, kepala sekolah, serta para duta wisata dari kabupaten/kota tetangga, dan duta-duta anak muda berprestasi lainnya.

Penampilan Sharla Martiza, juara The Voice Kids Indonesia 2017 juga memeriahkan acara ini. Dewan juri yang bertugas pada Grandfinal Guk Yuk 2018 diantaranya Nasrulillah, Sih Wihartini, Ana Tri Agustina, Karsam dan Moh Musyafik.

“Atas nama pemerintah daerah saya sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, karena dengan terpilihnya duta wisata Guk Yuk Jombang ini dapat dijadikan mitra pemerintah daerah dalam berfikir dan berkarya untuk pengembangan kepariwisataan khususnya di Jombang ke depan” ujar  Mundjidah Wahab Bupati Jombang dalam sambutannya.

Mudah-mudahan agenda rutin ini dari tahun ketahun semakin baik dan mampu membawa dampak positif bagi kemajuan kita bersama khususnya bagi pengembangan potensi wisata yang ada di Kabupaten Jombang.

Mereka yang terpilih sebagai Guk Yuk Jombang akan menjadi wakil Jombang pada pemilihan duta wisata Raka Raki tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019. Untuk itu, harus benar-benar dipersiapkan oleh Kabupaten Jombang. Guk dan Yuk Kabupaten Jombang  ke depanharus mampu mengembangkan seni budaya serta mampu memajukan pariwisata dan menjadi duta wisata yang profesional.

“Harapan saya kegiatan ini harus lebih ditingkatkan dan dikembangkan sebagai potensi wisata yang dikemas dengan baik. Harus terus dipromosikan baik potensi wisata alamnya, wisata religi dan budaya, dan lainnya. Warisan Budaya Wayang Topeng Jatiduwur Kesamben baru saja mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat,” tambah  Bupati Mundjidah Wahab.

Guk Yuk Jombang dituntut mampu membantu mempromosikan potensi  pariwisata di Kabupaten Jombang. Kegiatan pemilihan duta wisata Guk Yuk Jombang ini dijadikan sebagai salah satu ajang promosi wisata, pembangunan pariwisata, nilai-nilai seni dan budaya di Kabupaten Jombang.

“Melalui pemilihan duta wisata, kami berharap dapat mencetak generasi muda Kabupaten Jombang yang berani bersaing dalam era globalisasi, berpengetahuan luas, luwes dalam berkepribadian maupun berpenampilan, serta mampu mengembangkan diri secara progresif utamanya dalam kepariwisataan,” ujarnya. (adv)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Wed, 21 Nov 2018 11:07:30 +0700
<![CDATA[Tinggal Gesek Kartu, Warga Miskin Jombang Bisa Terima Bantuan Pangan]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/16/103855/tinggal-gesek-kartu-warga-miskin-jombang-bisa-terima-bantuan-pangan https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/16/103855/tinggal-gesek-kartu-warga-miskin-jombang-bisa-terima-bantuan-pangan

JOMBANG – Setelah ditunggu lama, program BPNT dari Kementerian Sosial RI akhirnya berjalan di Kabupaten Jombang. Kemarin (15/11), secara simbolik program BPNT]]>

JOMBANG – Setelah ditunggu lama, program BPNT dari Kementerian Sosial RI akhirnya berjalan di Kabupaten Jombang. Kemarin (15/11), secara simbolik program BPNT diluncurkan Bupati Mundjidah Wahab di Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh.

“BPNT ini harus benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh keluarga penerima manfaat,” jelas Hj Mundjidah saat memberikan sambutan. Pihaknya menjelaskan, program BPNT merupakan salah satu upaya meningkatkan ekonomi rakyat dengan memberdayakan kios atau warung di desa.

Melalui sistem non tunai perbankan, kios atau warung tersebut dapat melayani pembelian bahan pangan dari keluarga penerima manfaat. “Program ini akan bisa mendorong perilaku produktif masyarakat,” terangnya.

BPNT sendiri merupakan peralihan dari bantuan sosial (bansos) pangan, yang sebelumnya berbentuk beras subsidi atau dikenal dengan nama beras keluarga sejahtera (rastra).

Untuk Kabupaten Jombang, terdapat 100.561 warga yang mendapat manfaat dari program tahun ini. Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp 110 ribu per bulan. Dana di kartu tersebut digunakan untuk membeli bahan pangan, di kios yang bekerjasama dengan bank pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang M.Soleh mengatakan, launching BPNT adalah sebagai daya ungkit ekonomi keluarga dan masyarakat secara multiplayer effect. “Diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai manfaat sistem transaksi non tunai,” katanya.

Selain itu dengan program BPNT, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu. “Program ini merupakan komitmen pemerintah mengurangi beban pengeluaran, serta memberikan nutrisi yang seimbang kepada para keluarga penerima manfaat secara tepat sasaran dan tepat manfaat,” imbuhnya.

Soleh mengharapkan dukungan semua pihak dalam pelaksanaan program BPNT ini. Supaya dapat terealisasi dengan baik dan tepat sasaran sampai kepada yang berhak. “Cukup dengan menggesek kartu, warga penerima manfaat akan menerima bantuan pangan. Bisa beras atau telur, tergantung apa yang dibutuhkan,” pungkasnya. (adv)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 16 Nov 2018 09:37:10 +0700
<![CDATA[Kinerja PPPA Jombang Dievaluasi Jelang Anugerah Parahita Ekapraya]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/16/103851/kinerja-pppa-jombang-dievaluasi-jelang-anugerah-parahita-ekapraya https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/16/103851/kinerja-pppa-jombang-dievaluasi-jelang-anugerah-parahita-ekapraya

JOMBANG – Kinerja program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kabupaten Jombang tengah dalam evaluasi Kementerian PPPA. Evaluasi dilakukan]]>

JOMBANG – Kinerja program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kabupaten Jombang tengah dalam evaluasi Kementerian PPPA. Evaluasi dilakukan sebagai tahapan dalam menghadapi Anugerah Parahita Ekapraya (APE)  2018.

Rabu (14/11) kemarin, paparan kinerja disampaikan langsung Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab di Bappeda Provinsi Jawa Timur. Bertindak sebagai tim verifikasi diantaranya Siti Mardiyah, Ono Taryono, dan Herman Siregar dari tim independen.

Saat menyampaikan paparan bupati didampingi seluruh elemen pendukung mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), LSM, dan organisasi kewanitaan hingga unsur akademisi. Mengawali paparannya, Bupati Mundjidah membeberkan pelaksanaan pengarusutamaan gender (PuG) di Kabupaten Jombang.

Terutama yang berkaitan dengan tujuh prasyarat PUG diantaranya komitmen, kebijakan, SDM dan anggaran, kelembagaan, methode atau toll, sistem data terpilah dan peran serta masyarakat dalam mendukung program PUG.

Sejumlah inovasi yang telah dilakukan masing-masing OPD, LSM dan unsur akademisi dan masyarakat dalam rangka PUG dan perlindungan Perempuan juga disampaikan. “Tekad pemkab dan masyarakat Jombang adalah mewujudkan kesetaraan gender,” kata Bupati Mundjidah.

Usai paparan, tim verifikator melalui Herman Siregar yang menjadi juru bicara memberi sejumlah evaluasi. Diantaranya Pemkab Jombang harus segera menyusun perda pengarusutamaan gender maksimal dua tahun ke depan.

Lebih lanjut disampaikan, strategi dalam RPJMN tahun 2015-2019 meliputi 3 hal, yaitu pembangunan berkelanjutan, good governance dan gender untuk dimasukkan dalam strategi RPJMD Kabupaten Jombang 2018-2023.

Keterlibatan OPD di lingkup Pemkab Jombang baik yang berperan sebagai driver maupun focal point harus ditingkatkan. Serta keberadaan Gender Champion harus melibatkan berbagai unsur.

“Inspektorat juga berperan dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program pengarusutamaan gender,” tandasnya. Selain memberi evaluasi, Herman Siregar juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap sejumlah program yang dilakukan Pemkab Jombang.

Semisal program Three End, program PUSPA serta SIPEKKA, serta Gender Champion. Demikian pula dengan penyusunan Perencanaan Partisipatif Rensposif Gender (PPRG) maupun partisipasi perempuan dalam mendukung usaha ekonomi keluarga melalui pengembangan kebun bibit yang dilaksanakan warga Desa Badang, Kecamatan Ngoro.

“Karena mereka inilah yang akan menjadi panutan dalam pelaksanaan pengarustamaan gender. Ibu bupati juga dapat diajukan sebagai gender champion yang memberi motivasi kepada masyarakat untuk selalu bahu-membahu antara laki-laki dan perempuan di kancah pembangunan,” ungkap Herman. (KOMINFO)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Fri, 16 Nov 2018 09:18:23 +0700
<![CDATA[Bangkitkan Kejayaan Perbenihan Jombang]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/11/103077/bangkitkan-kejayaan-perbenihan-jombang https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/11/103077/bangkitkan-kejayaan-perbenihan-jombang

JOMBANG - Penandatanganan kerjasama produksi dan pemasaran benih padi telah dilakukan antara PT Sang Hyang Seri (Persero) dengan KTNA (Kontak Tani Nelayan]]>

JOMBANG - Penandatanganan kerjasama produksi dan pemasaran benih padi telah dilakukan antara PT Sang Hyang Seri (Persero) dengan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan)  Kabupaten Jombang, belum lama ini. PT Sang Hyang Seri diwakili General Manager Unit Bisnis Regional 3 Anasrullah Aminullah. Sementara dari KTNA diwakili oleh etua KTNA Kabupaten Jombang Erwin Burhan. 

Penandatanganan nota kesepahaman kerjasama itu disaksikan  Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero) Karyawan Gunarso. Juga dihadiri jajaran pimpinan PT Sang Hyang Seri, pengurus KTNA serta beberapa perwakilan penangkar benih.

Sebelum penandatanganan kerjasama, acara diawali dengan dialog yang dipandu Wakil Bupati Jombang  Sumrambah. Dalam pengantarnya  Sumrambah yang pernah menjadi ketua KTNA Jombang itu  berharap melalui kerjasama PT Sang Hyang Seri dengan KTNA ini, nantinya bisa meningkatkan produksi dan kualitas benih padi Jombang.

’’Apalagi kita sudah tidak asing lagi dengan Bapak Karyawan Gunarso yang pernah memimpin Bulog Surabaya Selatan dan memberi peluang Gapoktan di Jombang sebagai mitra Bulog. Kalau dulu kita pernah menorehkan satu inovasi, bagaimana Gapoktan bisa menjadi kontraktor untuk pengadaan beras Bulog. Saya harap itu bisa kita ulang dalam bentuk yang lain. Yaitu memproduksi dan memasarkan benih padi Jombang. Dan kita akan coba bangkitkan kejayaan perbenihan Jombang termasuk mendukung  kejayaan PT Sang Hyang Seri seperti pada tahun 80 an,” terang Wabup Sumrambah.

Gayung bersambut, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Karyawan Gunarso, menyampaikan harapannya Jombang melalui KTNA, Poktan dan Gapoktan bisa menjadi pioner kemitraan yang baik untuk produksi dan pemasaran benih padi. ’’Saya ingin menjadi  keluarga besar KTNA Kabupaten Jombang. Karena itu, begitu mendapatkan SK sebagai direktur utama dari menteri BUMN, segera saya menghubungi  Mas Rambah untuk menyusun rencana kemitraan ini,’’ terang Karyawan Gunarso yang baru saja menjabat Direktur Utama PT Sang Hyang Seri.

Karyawan Gunarso menerangkan, PT Sang Hyang Seri memang memiliki kisah sukses sebagai produsen benih nasional. Itu akan coba dibangkitkan lagi. Tidak hanya sebagai PSO (Public Service Obligation) atau penyedia layanan perbenihan dari pemerintah, tapi juga sebagai produsen benih untuk pasar bebas yang potensinya sangat besar. ’’Tahun depan kita menargetkan produksi benih 50.000 ton. Dan saya berharap Jombang bisa menjadi pioner sekaligus sentra produksi benih bagi PT Sang Hyang Seri,” ujarnya.

Karyawan Gunarso juga menerangkan, PT Sang Hyang Seri telah memproduksi benih-benih padi unggul yang telah dikenal masyarakat. Seperti,  Ciherang, Mekongga, Situbagendit dan Impari 32. Termasuk benih unggul varietas Tropiko yang merupakan silangan varietas  Koshihikari dari Jepang dengan IR36. ’’Varietas Tropiko ini memiliki rasa yang sangat pulen dan tahan terhadap hama wereng batang coklat. Melalui kemitraan bersama KTNA dan para petani Jombang varietas-varietas unggul  ini akan kita produksi selanjutnya dipasarkan ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Erwin Burhan, Ketua KTNA Kabupaten Jombang menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada KTNA untuk menjalin kerjasama dengan PT Sang Hyang Seri. ’’Kesempatan yang baik ini tentunya harus disambut dengan baik. Selanjutnya nanti akan kita bicarakan bersama para pengurus dan tentu saja bersama Dinas Pertanian agar pelaksanaan di lapangan berjalan dengan baik,’’ ujar Erwin Burhan.

Hadi Purwantoro Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menyambut baik adanya kerjasama PT Sang Hyang Seri dengan KTNA Kabupaten Jombang. Dia menyampaikan pengalamannya tahun 1990-an benih-benih padi dari Jombang sangat diminati para petani luar daerah.  Dengan adanya kemitraan ini tentu sangat membantu Dinas Pertanian untuk memperbaiki pembinaan para kelompok penangkar. 

General Manager PT Pertani Unit Bisnis Regional 3, Anasrullah menyampaikan, musim penghujan ini akan segera dimulai 100 hektar sebagai pilot project. ’’Nantinya akan terus dikembangkan selanjutnya bisa dipasarkan ke berbagai daerah dengan  brand benih padi Jombang,” ujarnya.

Di Jombang sendiri berdasarkan data yang ada di Dinas Pertanian, terdapat 29 penangkar benih padi. Dari jumlah itu tidak semua aktif. Alasan utamanya adalah kesulitan pasar. Dengan adanya kemitraan antara PT Sang Hyang Seri dengan KTNA ini menjadi peluang untuk menumbuhkembangkan perbenihan padi Jombang. Secara utuh mulai peningkatan produksi, perbaikan kualitas sampai perluasan akses pasar. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Sun, 11 Nov 2018 19:25:07 +0700
<![CDATA[Olah Susu Jadi Es Krim, Kades Galengdowo Raih Juara 1 APN Jatim]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/10/102962/olah-susu-jadi-es-krim-kades-galengdowo-raih-juara-1-apn-jatim https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/11/10/102962/olah-susu-jadi-es-krim-kades-galengdowo-raih-juara-1-apn-jatim

JOMBANG - Pemkab Jombang patut berbangga. Kades Galengdowo Wartomo berhasil meraih juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara]]>

JOMBANG - Pemkab Jombang patut berbangga. Kades Galengdowo Wartomo berhasil meraih juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) dalam Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 di Jatim Expo Surabaya, Senin (5/11) lalu.

Wartomo harus bersaing ketat dengan seluruh peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Namun berkat keseriusan Wartomo, juara 1 kategori pembina ketahanan pangan akhirnya berhasil diraih.

Penghargaan ini diserahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo. Wartomo memperkenalkan potensi lokal di Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam yaitu olahan susu sapi perah.

“Desa Galengdowo berada di kaki Gunung Anjasmara yang geografisnya adalah perbukitan. Sehingga kalau diangkat sisi pertanian tentu kurang kuat,” jelas dia. Terobosan yang dibuat, adalah mengolah susu sapi perah sebagai bahan baku es krim.

“Kami memberdayakan warga sejak 2017. Ini juga yang membuat juri tertarik. Mereka kami ajak ke lapangan langsung untuk melihat proses pembuatan,” jelas dia. Alumni Fisipol Untag Semarang ini pun akhirnya dinobatkan menjadi juara 1.

Pria kelahiran Jombang 30 Agustus 1967 ini memang dikenal memiliki gagasan yang inovatif. Itu dibuktikan dari beberapa event yang pernah digarapnya, mulai dari ketua panitia Keduri Durian Jombang selama tiga tahun berturut-turut.

Wartomo juga menjadi penggagas kontes kambing PE tingkat nasional sejak 2017, penggagas Bancaan Salak Galengdowo sejak 2016, dan penggagas pembentukan kelompok susu Galengdowo sejak 2017 yang per harinya mampu menghasilkan 2.500 liter susu.

Di kantor Desa Galengdowo, tampak berbagai macam piala, serta piagam penghargaan yang sudah diraih mulai tingkat kabupaten hingga provinsi. (*)

]]>
Mardiansyah Triraharjo Sat, 10 Nov 2018 16:43:06 +0700
<![CDATA[Langganan Koran Jawa Pos, Gratis Buku Jejak Laskar Hizbullah Jombang]]> https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/10/31/101147/langganan-koran-jawa-pos-gratis-buku-jejak-laskar-hizbullah-jombang https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/10/31/101147/langganan-koran-jawa-pos-gratis-buku-jejak-laskar-hizbullah-jombang

Menyambut Hari Pahlawan 10 November, Jawa Pos Radar Jombang memberikan hadiah langsung bagi pembaca setia, melalui program Langganan Koran Berhadiah Buku]]>

JOMBANG - Menyambut Hari Pahlawan 10 November, Jawa Pos Radar Jombang memberikan hadiah langsung bagi pembaca setia, melalui program Langganan Koran Berhadiah Buku, langsung tanpa diundi.

Pembaca setia Jawa Pos Radar Jombang yang ingin mengikuti program ini caranya mudah. Cukup berlangganan koran selama satu bulan bayar di depan seharga Rp 165 ribu, akan mendapat hadiah langsung sebuah buku Jejak Laskar Hizbullah Jombang, Yon 39/ Condromowo, STM Surabaya Divisi I Jawa Timur.

Periode berlangganan mulai 1 hingga 30 November 2018. Program ini berlaku bagi pelanggan lama yang sebelumnya sudah berlangganan, maupun pelanggan baru terhitung sejak bulan November 2018.

Selain bisa berlangganan melalui Bagian Pemasaran Koran di Kantor Jawa Pos Radar Jombang, para pelanggan juga bisa menghubungi agen-agen koran terdekat.

Sosialisasi program Langganan Koran Berhadiah Buku bagi para agen koran dan mitra pemasaran sudah dilakukan kemarin. Ada beberapa agen Jawa Pos Radar Jombang yang hadir mewakili rekan-rekannya.

Acara itu juga merupakan silaturahmi dan pertemuan rutin agen koran yang diadakan Bagian Pemasaran.

“Kami sampaikan terimakasih kepada pembaca dan pelanggan setia Jawa Pos Radar Jombang. Harapan kami, program ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Moch. Faisol, Koordinator Pemasaran. Untuk informasi lengkap bisa menghubungi kantor di 0321-875137 atau melalui WA : 0822.4409.9176. (*)

]]>
Binti Rohmatin Wed, 31 Oct 2018 12:49:23 +0700