alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Wonderland Wonosalam
icon featured
Wonderland Wonosalam
Perekonomian Warga Terus Bergeliat

Jalan ke Wonosalam Jombang Sudah Mulus dan Terang

Wisatawan Terus Berdatangan

14 Oktober 2021, 07: 50: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Jalan ke Wonosalam Jombang Sudah Mulus dan Terang

Share this      

JOMBANG – Upaya pemkab menggarap kawasan Wonosalam menjadi ikon wisata di Kabupaten Jombang kian terlihat. Secara bertahap sejak 2018 lalu, pemkab banyak menggelontorkan anggaran guna memoles akses jalan menuju kawasan Wonosalam. Termasuk sarana penerangan jalan umum (PJU). Alhasil perekonomian warga sekitar pun terus bergeliat, termasuk gelombang wisatawan terus berdatangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Bayu Pancoroadi membenarkan Pemkab Jombang terus melakukan pemeliharaan maupun peningkatan jalan secara berkala di sepanjang jalur wisata. ”Benar, sejak 2018 hingga sekarang kita terus berupaya melakukan perbaikan di beberapa titik,” ujar dia kemarin (13/10).

Bayu memerinci, ada lima ruas jalan yang sudah diperbaiki sepanjang 2018-2020. Di antaranya, Wonosalam – Mangirejo sepanjang 1,714 km di 2018 dan 1,638 km di 2020. Kemudian ruas jalan Ngrimbi – Panglungan sepanjang 0,456 km di 2018 dan 0,838 km di 2019.

Baca juga: Bupati Mundjidah dan Gubernur Khofifah Salawat Bersama Habib Syekh

Lalu ruas jalan Carangwulung – Sumber sepanjang 1,464 km di 2018 dan 2,938 km di 2019. Lalu ruas jalan Sambirejo – Jenisgelaran sepanjang 0.683 di 2019 .Juga ruas Banjaragung – Pulosari sepanjang 1,217 km di 2019. ”Dengan total panjang 10,993 km selama tiga tahun terakhir,” papar dia.

Dia menjelaskan, tujuan dari peningkatan jalan tersebut adalah mendukung sektor wisata. Dengan jalan yang mulus, diharapkan dapat menarik banyak wisatawan. ”Sehingga semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Wonosalam,” papar dia. 

Sayang, bersamaan pandemi Covid-19, proyek peningkatan jalan menuju Wonosalam terhambat. Menyusul anggaran banyak difokuskan untuk penanganan Covid-19. Misalnya, rencana proyek pemeliharaan jalan akses menuju wisata Kampoeng Djawi terpaksa tertunda. ”Benar, rencana di 2020 kita minta BK Provinsi untuk pelebaran jalan menuju Kampoeng Djawi namun batal terealisasi karena adanya pandemi,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam bidang sarana dan prasarana jalan juga terus dilakukan peningkatan. Hartono Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang menyampaikan, pihaknya juga manaruh perhatian untuk peningkatan sarana prasarana jalan di kawasan Wonosalam. saat ini sudah ada pamasangan pambatas jalan atau guardrail di beberapa titik, khususnya di titik jalan yang rawan longsor. ”Sepanjang tahun sejak 2018 kita sudah pasang guardrail. Misalnya tahun 2019 di Panglungan dan di Galengdowo,” ujar Hartono.

Selain guardrail, dishub juga memasang sarana penerangan jalan uum (PJU) sepanjang Desa Ngrimbi hingga pertigaan Dusun Tukum, Desa Wonosalam. ”Untukarah menuju Panglungan masih bertahap,” pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP