alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Pemkab Jombang Potong Tumpeng HUT Jatim Ke-76

Bupati Mundjidah dan Gubernur Khofifah Salawat Bersama Habib Syekh

14 Oktober 2021, 09: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

KHUSYUK: Gubernur Khofifah, Wali Kota Pasuruan Gus Ipul, Bupati Mundjidah saat gema salawat bersama Habib Syekh di pendodo Jombang Selasa (12/10) malam.

KHUSYUK: Gubernur Khofifah, Wali Kota Pasuruan Gus Ipul, Bupati Mundjidah saat gema salawat bersama Habib Syekh di pendodo Jombang Selasa (12/10) malam.

Share this      

JOMBANG - Bupati Jombang diwakili Wakil Bupati Jombang Sumrambah, bersama Forkopimda Kabupaten Jombang, Ketua Tim Penggerak PKK Wiwin Sumrambah, Staf Ahli, Asisten, tokoh agama dan tokoh masyarakat terbatas, mengikuti upacara virtual Hari Jadi Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke 76, kemarin. Upacara dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, wabup mengikuti secara virtual dari ruang Media Center Kantor Pemkab Jombang.

Sedianya, Hari Ulang Tahun (HUT) Pemprov Jatim pada 12 Oktober 2021. Namun, Selasa kemarin (12/10/2021), Jatim mendapat kunjungan dari Presiden RI Joko Widodo, yang meresmikan dimulainya pembangunan smelter PT Freeport, untuk pengolahan tembaga di Gresik.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, bahwa dimulainya pembangunan smelter PT Freeport tersebut, dan juga dihadiri Presiden Jokowi, merupakan hadiah luar biasa bagi HUT Provinsi Jatim.

Baca juga: Boncengan Motor, Dua Remaja di Jombang Serempet Truk

JARAK JAUH: Habib Syekh bersalawat dari Solo, Bupati Hj Mundjidah dan Gubernur Khofifah mengikuti dari pendopo Jombang.

JARAK JAUH: Habib Syekh bersalawat dari Solo, Bupati Hj Mundjidah dan Gubernur Khofifah mengikuti dari pendopo Jombang.

 "PT Freeport Indonesia yang membangun smelter terbesar di dunia yang di dalam konstruksi ini 40 ribu tenaga kerja dibutuhkan dan total investasi InsyaAllah 42 triliun, tentu ini adalah hadiah yang luar biasa persis di saat HUT Pemprov Jawa Timur," ujarnya.

Peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur, kata Khofifah, pada hakekatnya adalah suatu ungkapan rasa syukur atas berkat rahmat Allah Subhanahu Wa ta'ala, Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga perjalanan sejarah yang penuh dinamika, dimana ada ketegaran sikap, kekuatan mental dan ketenangan dalam melangkah.

 "Dalam situasi yang normal maupun sulit telah mengantarkan kita kepada segala kemajuan yang kita dapatkan hari ini," imbuhnya.

Pada upacara kali ini, bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Tampak juga hadir Wakil Gubernur Jatim - Emil Dardak dan Ketua Tim Penggerak PKK - Arumi Bachsin, serta se jumlah Forkopimda Jatim.

Usai mengikuti upacara virtual, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, bersama Forkopimda Kabupaten Jombang menandai Hari Jadi Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke 76 dengan acara potong tumpeng serta santunan anak yatim.

Sebelumnya, pada Selasa (12/10) malam, Bupati Mundjidah mengikuti Jawa Timur Bersalawat dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke 76 Provinsi Jawa Timur, Hari Jadi ke 111 Pemerintah Kabupaten Jombang dan Hari Santri Nasional.

Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf berada di Solo. Sementara Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berada di Pendopo Kabupaten Jombang. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur; Bupati/ Walikota se-Jawa Timur yang hadir secara virtual; Forkopimda Kabupaten Jombang; Kepala Perangkat Daerah terkait di Kabupaten Jombang; Pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Jombang; Pimpinan Organisasi Keagamaan dan Organisasi Kemasyarakatan; Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, ada yang hadir di Pendopo juga ada yang mengikuti secara virtual. Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang maupun pribadi, Bupati Mundjidah Wahab menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada semua pihak, khususnya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Jombang untuk menyelenggarakan kegiatan Jawa Timur Bersholawat dalam rangka hari jadi ke-76 Provinsi Jawa Timur, Hari Jadi ke 111 Pemkab Jombang dan Hari Santri Nasional. Melalui kegiatan Jawa Timur bersholawat ini, diharapkan dapat semakin merekatkan kebersamaan dan persatuan seluruh umat Islam. Karena perbedaan adalah hal yang wajar bahkan bagi umat Islam, perbedaan itu adalah Rahmat, jadi jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah belah. Namun jadikan perbedaan sebagai media kita untuk selalu bersyukur dan menyadarkan kita tentang kebesaran kekuasaan Allah SWT.

Melalui Gema Sholawat dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke 76 Provinsi Jawa Timur, Hari Jadi ke 111 Pemerintah Kabupaten Jombang dan Hari Santri Nasional, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang ini meminta seluruh yang hadir untuk ikut mendoakan agar Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jombang menjadi Provinsi dan Kabupaten yang Bal Datun Thoyyibatun Warobbun Ghofur.

"Insya Allah, dengan hadirnya Habib Syeikh, akan dapat menyejukkan dan meneduhkan kita semua. Kami juga ingin masyarakat memaklumi, bahwa dengan terbatasnya tempat yang digunakan untuk acara Gema Jawa Timur Bersholawat ini serta dengan diadakannya acara ini secara virtual, tidak mengurangi sedikitpun hikmah maupun manfaat yang didapat", tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati Jombang berharap dengan Gema Jawa Timur Bersholawat ini, Allah SWT mengangkat semua musibah dan digantikan dengan kenikmatan serta keberkahan bagi masyarakat. Mengangkat semua penyakit dan menggantikannya dengan kesehatan,  dimudahkan rezeki yang halal, berkah dan penuh rahmat.

"Kami mohon dukungannya dari para Habaib, para Ulama dan Kiai, untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu halal dan aman, agar langkah dan kebijakan Pemerintah menangani covid-19 bisa berjalan baik",tambah Bupati Mundjidah Wahab.

Menurutnya, kerja keras dan ikhtiar Pemerintah ini bisa berhasil jika dilakukan bersama-sama dengan seluruh masyarakat Indonesia disertai dengan doa yang terus kita panjatkan. "Semoga ikhtiar kita mendapatkan Ridho Allah SWT sehingga kita segera keluar dari krisis kesehatan ini", tandasnya.

Dengan hanya mendengarkan sholawat, para umat bisa menjadi tenang, hatipun lebih gembira. Berharap kegiatan Jawa Timur bersholawat ini dapat semakin meningkatkan kerukunan masyarakat, bersatu, dan menjaga silaturahmi karena hal ini sangat diperlukan untuk menyukseskan pembangunan di Provinsi Jawa Timur demi menuju Jatim Bangkit, dan Pembangunan di Kabupaten Jombang demi mewujudkan visi bersama mewujudkan Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing, pungkas Bupati Mundjidah Wahab.

Gubernur Khofifah dalam sambutannya mengatakan bahwa Jawa Timur Bersholawat ini menjadi bentuk keberseiringan antara aspek mental spiritual dengan kerja profesional institusional. Yaitu sebagai wujud syukur yang mendalam atas karunia yang Allah SWT berikan kepada seluruh warga di Provinsi Jatim di Peringatan Hari Jadi ke-76.

Bahwa keberhasilan baik di bidang pembangunan maupun berbagai program lainnya sampai dengan perkembangan Covid-19 di Jatim juga tidak lepas dari kerja keras yang diikuti doa dan istiqomah yang masif seluruh warga masyarakat Jatim.

“Sudah menjadi tradisi bagi kami di Pemprov Jatim setiap acara pasti diawali dengan sholawat dan santunan anak yatim. Kalau sehari ada 5 kali acara, ya 5 kali kita sholawatan dengan santunan yatim dan dhu’afak. Dari sholawat yang dilantunkan dan santunan anak yatim ini ada doa-doa yang dipanjatkan dan insyaAllah kami cukup istiqomah,” ungkap Khofifah.

Khofifah mengatakan, dalam menangani pandemi Covid-19, selain kerja keras, kerja profesional dan sinergi dari seluruh elemen baik tenaga kesehatan, TNI-Polri, sampai dengan masyarakat, ada doa yang istiqamah dan masif yang mengiringi seluruh langkah-langkah yang dilakukan.

Dimana, saat ini kondisi Covid-19 di Jatim juga terus melandai. Berdasarkan asessmen level situasi covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Provinsi Jatim menjadi provinsi pertama dan sampai saat ini masih satu-satunya di Jawa-Bali yang masuk level 1. Bahkan, berdasarkan asessmen level Kementerian Kesehatan pada (9/10) lalu, saat ini 32 kab/kota di Jatim sudah masuk level 1.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada seluruh Bupati/Walikota, Kapolres/Dandim/Kajari, Pengadilan Negeri, semua sudah bekerja luar biasa. Tapi bahwa di antara keberseiringan kerja keras dan kerja profesional itu kami ikuti do’a, sholawat dan santunan anak yatim. Mudah-mudahan ini akan menjadi bagian dari keberseiringan dalam berbagai ikhtiar melaksanakan berbagai tugas dan program kerja yang kita lakukan termasuk di kab/kota. Mudah-mudahan Jatim Bersholawat ini memberikan manfaat tepat di Hari Jadi ke-76 Provinsi Jatim. Maturnuwun semuanya mugi-mugi barokah untuk Jatim, barokah untuk kita semua,” pungkasnya.

Rangkaian acara Jawa Timur Bersholawat diawali dengan santunan anak yatim. Pembacaan Ayat Suci Al Qur'an oleh Saskia Nabila, Juara MTQ Tingkat Remaja Kabupaten Jombang Tahun 2021 dan akan mengikuti MTQ Ke-29 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan, 2 - 11 November 2021. Pengantar Jawa Timur Bersholawat oleh H. Saifulah Yusuf (Gus Ipul) dan dilanjutkan dengan Jawa Timur Bersholawat Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang tampil dalam 2 sesi.

Tausiyah Kebangsaan oleh Dr KH Reza Ahmad Zahid MA (Gus Reza) dari PP Lirboyo Kediri.

Sebagai Doa  penutup dipimpin oleh KH. Ahmad Masduki Abdurrahman Al Hafidz, Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotu Tahfidzil Qur'an Jombang. (Pemkab Jombang)

(jo/jif/jif/JPR)

 TOP