alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Penyambungan Struktur Utama Jembatan Ploso Jombang Dikebut

14 Oktober 2021, 09: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Penyambungan Struktur Utama Jembatan Ploso Jombang Dikebut

Share this      

JOMBANG – Memasuki pertengahan Oktober, struktur utama proyek jembatan baru Ploso belum tersambung. Saat ini pemasangan launcher girder (gelagar peluncur) untuk menyambungkan struktur utama jembatan terus dikebut.

Bangun Wicaksono Site Administration Manajer PT Waskita Karya menuturkan, pekerjaan saat ini terus dikebut. Di antaranya di tengah sungai, pemasangan launcher (peluncur) girder (balok) jembatan sudah dilakukan. ”Sekarang masih dikerjakan,” terang Bangun, kemarin.

Pengerjaan ini menurut Bangun kemungkinan akan berdampak ke lalu lintas. ”Yang paling agak ruwet itu nanti di pertigaan jalan (Rejoagung). Karena di sana paling panjang, mungkin akan ada rekayasa lalu lintas lagi,” kata Bangun dikonfirmasi Rabu (13/10) kemarin.

Baca juga: DPPKB PPPA Jombang Raih APE Kategori Utama

Dijelaskan, untuk saat ini pemasangan di area itu belum dilakukan. Itu disebabkan pihaknya harus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait. ”Jadi belum kita lakukan, karena kita tidak boleh putusin sendiri, harus ditutup misalnya, tapi harus koordinasi ke pihak-pihak terkait,” imbuh dia.

Dikatakan, pemasangan girder di area itu tepat berada di atas jalan. Nantinya tersambung hingga ke tengah sungai. Sehingga baik utara maupun selatan Sungai Brantas, jembatan benar-benar sudah tersambung. ”Jadi di situ ada girder atau semacam gelagar,” sambung Bangun.

Karena ada pemasangan itu menurut Bangun, di area sekitar harus benar-benar steril. Tak ada kendaraan yang melintas. Itu dilakukan, agar tak membahayakan pengguna jalan.”Kanan dan kiri harus aman, jadi namanya ada green zone dan red zone. Kalau di sana nanti masuk red zone. Jadi harus benar-benar tidak ada orang beraktivitas sama sekali,” sambung dia.

Saat ini pengerjaan masih terfokus ke tengah sungai. Pihaknya masih mempersiapkan beberapa opsi yang akan dipakai. ”Tapi, itu perlu koordinasi dari dishub, kemudian kepolisian, pasti akan ada pertemuan. Termasuk dari owner (BBPJN, Red) pasti akan mengundang berbagai pihak. Karena mereka juga harus tahu,” ujar Bangun.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP