alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Diduga Sakit, Mr X Tewas di Hutan

14 Oktober 2021, 06: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

TENGAH HUTAN: ODGJ ditemukan meninggal.

TENGAH HUTAN: ODGJ ditemukan meninggal.

Share this      

SEORANG pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di hutan wilayah KPH Gedangan, Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Selasa petang (12/10). Diduga kuat, pria terlantar ini tewas akibat penyakit yang dideritanya.

“Dugaan awal kita memang sakit, karena tidak ditemukan bekas tanda kekerasan maupun penganiayaan fisik apapun di tubuhnya,” terang Kompol Purwo Atmojo Rumantyo Kapolsek Mojoagung.

Dijelaskan, kematian Mr X ini diketahui salah seorang warga Lasimin, 50, petani asal Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam. Sekitar pukul 17.30, Lasimin yang selesai mencari rumput di hutan dan hendak pulang, dikejutkan dengan sesosok pria tergeletak di tengah hutan. Tepatnya, di petak 20 KPH Gedangan.

Baca juga: Terkait Dugaan Korupsi Isoter di Jombang, APH Diminta Serius

Saat ditemukan, pria terlantar tanpa identitas ini tengah mengenakan pakaian celana jeans pendek dan baju berwarna biru muda. Ia juga memakai baju batik warna ungu yang diletakkan di atas badannya. “Jadi posisi korban terlentang di bawah pohon, kemudian saksi mengecek ternyata sudah meninggal dunia,” lanjutnya.

Polisi yang datang setelah mendapat laporan, menggelar olah kejadian perkara di lokasi. Dari hasil visum luar, pria tak dikenal ini adalah seorang ODGJ yang meninggal karena sakit. Hal ini berdasar pada keterangan saksi yang menyebut, sebelum meninggal pria itu sempat mondar-mandir di lokasi.

“Menurut keterangan saksi, korban ini sebelumnya sudah tiga hari mondar-mandir di sekitar situ dalam kondisi yang sudah terlihat lemas dan tidak sehat,” lontarnya.

Karena tak ada yang mengenal korban, juga tidakada identitas yang ditemukan, jenazah MrX ini hingga kini masih disimpan di ruang jenazah RSUD Jombang sambil menunggu proses identifikasi lanjutan. “Kita sebar pengumuman ke polsek dan wilayah sekitar kalau memang ada yang merasa kehilangan keluarga atau mengenal korban silahkan melapor,” pungkas dia.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP