alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

KSAL Yudo Margono Pantau Vaksinasi Santri PPDU Jombang

13 Oktober 2021, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

PANTAU: KSAL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Bupati Mundjidah Wahab memantau pelaksanaan vaksinasi kemarin.

PANTAU: KSAL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Bupati Mundjidah Wahab memantau pelaksanaan vaksinasi kemarin.

Share this      

JOMBANG – Jajaran TNI AL ikut serta dalam mempercepat serbuan vaksinasi untuk masyarakat. Kemarin (12/10), TNI AL menyiapkan 2.000 dosis vaksin untuk santri dan masyarakat di lingkup Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Rejoso Peterongan.

Rombongan TNI AL dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Bersama  sejumlah petinggi lain, di antaranya Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi dan Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto. Tidak ketinggalan Bupati  Mundjidah Wahab dan beberapa kepala OPD terkait.

Sebelum meninjau vaksinasi, KSAL terlebih melakukan ziarah ke pendiri Ponpes Darul Ulum KH Romli Tamim, KH As’ad Umar dan KH Umar Tamim. Berkesempatan mendampingi KH Zaimuddin Wijaya As'ad (Gus Zuem) Ketua Yayasan Unipdu  dan KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

Baca juga: Bupati Jombang Minta Pejabat Langsung Tancap Gas

Dalam kesempatan itu KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan, TNI AL telah menuntaskan vaksinasi masyarakat di wilayah pesisir dan pulau terluar sebanyak 2 juta dosis. Setelah cakupan vaksin tersebut dinilai maksimal, maka serbuan vaksin bergeser ke kalangan pesantren dan yayasan pendidikan. "Sasaran vaksinasi di wilayah pesisir dan pulau terluar, hampir semua sudah kita laksanakan. Sekarang kita mengarah ke pesantren," ujarnya.

Dia menambahkan, vaksinasi untuk para santri dan masyarakat umum tersebut sebagai upaya mengejar herd immunity di kalangan lembaga pendidikan. Salah satunya pesantren di Jombang. Dia menguraikan, tercatat ada 11.000 santri PPDU yang telah divaksin dosis 1. Pihaknya akan mengejar target vaksinasi dosis 2 yang baru mencapai 60 persen.

"Harapannya semua dapat vaksin karena sudah pembelajaran tatap muka. Sehingga bisa membentuk herd immunity agar siswa sehat semua," pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP