alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Minta Inspektorat Jombang Turut Mengawasi

12 Oktober 2021, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Ketua Satgas Covid-19 DPRD Jombang Kartiyono

Ketua Satgas Covid-19 DPRD Jombang Kartiyono

Share this      

SEMENTARA itu, Ketua Satgas Covid-19 DPRD Jombang Kartiyono, meminta Inspektorat turut mengawasi pelaksanaan isoter. Terutama terkait dengan penggunaan anggaran baik yang dikelola kecamatan, maupun yang bersumber dari BTT secara benar.

”Kami sudah sering menyampaikan jangan sampai main-main dengan anggaran Covid-19. Termasuk saat melakukan sidak di sejumlah isoter,” katanya kemarin. Dia menyebut, anggaran penanganan Covid-19 harus bisa dimaksimalkan dengan  mengedepankan transparansi. Penggunaan maupun pengelolaannya harus sesuai aturan main.

”Inspektorat juga harus memantau anggaran Covid-19. Terutama BTT isoter itu,” tegas dia. Semua pihak, baik semua lapisan masyarakat maupun aparat penegak hukum (APH) turut melakukan pengawasan. ”Ini sudah menjadi tanggung jawab semua untuk melakukan pengawasan. APH juga ikut melakukan pengawasan. Sehingga tidak ada yang main-main,” tegasnya lagi.

Baca juga: Terkait BTT Megaluh, Bantah Tak Salurkan Insentif Penjaga Isoter

Politisi Fraksi PKB ini menilai, keberadaan rumah sehat isoter memang akan segera dievaluasi. Terutama terkait dengan keberadaan sekarang ini setelah banyak yang tidak berpenghuni. Tidak ada lagi pasien yang menjalani isolasi di isoter. ”Karena situasi kondisi sekarang Jombang sudah level 1, kasus terkonfirmasi nyaris tidak ada. Yang jelas harus ada evaluasi,” tambah dia.

Dalam perkembangan sekarang ini menurutnya keberadaan isoter sudah tidak efektif. Petugas jaga tidak ada artinya kalau seharian harus duduk manis, tanpa harus ada yang dipantau dan diawasi.

Untuk itu, pihaknya berencana akan melakukan pemanggilan kepada Satgas Covid-19 Jombang dan BPBD Jombang. Langkah ini untuk mengetahui apa yang akan dilakukan Pemkab Jombang ke depan. Sekaligus langkah antisipatif ketika ada lonjakan kasus kembali. ”Kami akan minta kembali roadmap penanganan Covid-19 di Jombang,” pungkas Kartiyono.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP