alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Pesilat Eko Raih Perunggu PON Papua

12 Oktober 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Eko Febrianto, pesilat Jombang

Eko Febrianto, pesilat Jombang

Share this      

JOMBANG – Eko Febrianto, pesilat Jombang yang ikut PON Papua berhasil meraih medali perunggu. Ia mengaku tak puas dan kecewa dengan hasil yang ia dapatkan. Penyebabnya, ia didiskualifikasi di ronde kedua.

”Point sudah unggul jauh, tapi ada keputusan wasit yang kurang fair, dan merugikan saya,” ujar Eko, kemarin.

Eko tarung hanya sampai babak semi final, Minggu (10/10). Ia duel lawan Putra Hidayana dari Papua. Ronde satu berjalan lancar. Eko unggul dengan total 13 poin. Berlanjut di ronde kedua, Eko kembali unggul dengan total 39 poin.

Baca juga: PIP SD Sudah Cair Rp 10,1 Miliar

Babak kedua belum selesai, Eko didiskualifikasi dari pertandingan. Dia dianggap melakukan pelanggaran dan lawan dinyatakan pihak medis tidak bisa melanjutkan pertandingan. ”Padahal secara teknik dan lintasan pukulan saya sudah benar,’’ terangnya.

Postur lawannya memang agak pendek. ’’Seharusnya main hingga ronde tiga, tapi karena ronde dua selesai, ya harus terima hasilnya,” jelasnya.

Official Jatim sempat melakukan protes dan minta video pertandingan diputar ulang. Namun protes itu diabaikan dan video tidak ditampilkan. ”Sudah coba protes tapi ditolak mentah-mentah, jadi ya harus legowo dan bersyukur dapat perunggu,” kata ayah satu anak ini.

Ada tujuh peserta di kelas J. Eko langsung main di babak semi final. Eko merupakan satu dari dua atlet yang lolos pra PON di wilayah tiga. ”33 provinsi dibagi menjadi tiga wilayah, masing-masing wilayah diambil dua pemenang,” rincinya.

Pria kelahiran Jombang 06 Februari 1993 ini termasuk pesilat andalan Jatim. Suami Fia Risqy Putri dan ayah dari M Fatih Rafisqy Alfianto ini sudah berlatih silat sejak usia 14 tahun. ”Sejak kelas 3 SMP Muhammadiyah 1 Jombang,” bebernya.

Mulanya, dia berlatih silat hanya sekedar ikut-ikutan. Tapi kemudian suka dan ditekuni. ”Motivasi utamanya ingin sukses dan membanggakan orang tua dan negara,” beber CPNS Kemenpora ini.

Selama menekuni silat, alumni SMAN 3 Jombang ini sudah banyak menorehkan prestasi. Diantaranya, medali emas PON Jabar 2016. Perunggu World Championship Pencak Silat 2016 di Bali.

Alumni STKIP PGRI Jombang ini juga meraih perunggu SEA Games 2017 Malaysia. Perak Belgium Open 2017 Belgia. Perunggu Belgium Open 2018 Belgia. Emas Invitation Tournament Asian Games 2018 Jakarta.

Pria yang sehari-hari tinggal di Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo, Sengon, Jombang ini juga tampil dalam Asian Games 2018 di Palembang.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP