alexametrics
Minggu, 17 Oct 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Jombang Hangus Terbakar

11 Oktober 2021, 09: 05: 59 WIB | editor : M. Nasikhuddin

OLAH TKP: Petugas kopolisian melakukan olah kejadian kebakaran.

OLAH TKP: Petugas kopolisian melakukan olah kejadian kebakaran.

Share this      

JOMBANG – Sebuah rumah di Dusun Klampisan, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung ludes dilalap si jago merah, Sabtu (9/10) malam. Api diduga berasal dari peristiwa korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden kebakaran yang terjadi malam hari ini.

Suningsih, salah satu saksi mata di lokasi kejadian menerangkan, kebakaran rumah milik Budi Waluyo, 39, terjadi sekitar pukul 18.30. Sebelum kebakaran terjadi, warga sempat mendengar  suara dua suara ledakan dari arah rumah korban. Warga yang penasaran langsung mencari sumber suara itu. ”Waktu keluar rumah, saya melihat api sudah membesar di atap. Kayaknya api dari kamar belakang membesar dan merambat ke kamar depan," kata Suningsih, saksi mata.

Saat kejadian, Budi sedang berada di dalam rumah. Menurut Suningsih, Budi hari itu memang tengah sakit, dan dalam posisi tertidur. ”Pemilik rumah sendirian di dalam,  sedang sakit. Tadi ditolong warga terus dibawa ke rumah depan ini, kalau istrinya sedang bekerja katanya," lanjutnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Jawa Pos Radar Jombang Berlangsung Sukses

Api yang terus membesar, membuat sejumlah warga terus berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api tak kunjung padam hingga petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Butuh waktu sekitar satu jam hingga api benar-benar bisa dipadamkan. ”Untuk dampak kebakarannya ada dua ruangan di dalam rumah yang hagus. Sejumlah perabotan juga genteng rumah ikut terbakar,” terang Kompol Purwo Atmojo Rumantyo, Kapolsek Mojoagung saat dikonfirmasi.

Dari hasil olah kejadian perkara, polisi menduga kebakaran ini diakibatkan peristiwa korsleting listrik. Hal ini, juga dikuatkan dengan adanya ledakan dari dalam rumah. ”Dugaan penyebannya korsleting listrik, untuk taksiran kerugian materiil sekitar Rp 30 juta,” pungkasnya.

(jo/riz/naz/JPR)

 TOP